BALITOPIK.COM, BADUNG – Kabupaten Badung menunjukkan keseriusannya dalam mempertahankan dominasi olahraga pelajar Bali. Sebanyak 1.707 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, official, dan pendamping resmi dilepas langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, untuk berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Tingkat Provinsi Bali 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat (29/5/2026), dengan semangat tinggi dari ribuan atlet muda yang akan menjadi duta olahraga Kabupaten Badung dalam ajang bergengsi tersebut.
Kontingen Badung hadir dengan kekuatan besar, yakni 1.441 atlet muda terbaik yang akan didampingi 266 pelatih dan official. Mereka akan bertarung pada PORJAR Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar pada 5–10 Juni 2026.
Target yang dibawa pun tidak main-main. Badung membidik posisi Juara Umum I dengan mengoptimalkan potensi atlet pada 39 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Pembinaan Atlet Dilakukan Sejak Maret
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana, menjelaskan bahwa persiapan kontingen telah dilakukan jauh hari sejak berakhirnya Porsenijar Kabupaten Badung pada Maret lalu.
Menurutnya, meski para atlet sempat menghadapi jadwal ujian sekolah, proses latihan tetap berjalan sesuai program yang telah disusun oleh masing-masing pelatih dan koordinator cabang olahraga.
“Secara keseluruhan pembinaan dapat berjalan dengan baik sesuai jadwal masing-masing cabang olahraga. Dengan demikian seluruh atlet sudah siap mengikuti pertandingan maupun perlombaan pada PORJAR Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026,” ujar Dwipayana.
Ia menambahkan, tahun ini terjadi regenerasi atlet di seluruh kabupaten/kota di Bali menyusul perubahan regulasi yang tidak lagi memperbolehkan atlet SMA kelas III berusia 18 tahun mengikuti PORJAR.
Meski demikian, Badung dinilai tidak kehilangan kekuatan. Atlet-atlet muda hasil pembinaan sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler telah dipersiapkan untuk mengisi posisi tersebut.
“Regenerasi atlet terjadi di seluruh kabupaten/kota. Sebelum PORJAR dimulai, kami juga telah melakukan pembinaan di tingkat sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler masing-masing,” katanya.
Optimistis Bersaing di Papan Atas
Dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Badung menjadi modal penting bagi kontingen dalam menghadapi persaingan ketat di tingkat provinsi.
Pembinaan intensif terus dilakukan terhadap seluruh cabang olahraga agar para atlet tidak hanya siap secara teknik, tetapi juga memiliki mental juara saat bertanding.
“Astungkara, performa atlet kita terus dipersiapkan dengan maksimal. Koordinator cabang olahraga bersama pelatih terus melakukan pembinaan setiap hari sampai nanti pertandingan berlangsung,” jelasnya.
Dengan jumlah atlet terbesar dan persiapan yang matang, Badung optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan utama dalam perburuan medali emas PORJAR Bali 2026.
“Kami tetap optimis. Dengan kekuatan kontingen saat ini serta dukungan penuh dari pimpinan, kami berharap mampu meraih prestasi terbaik dan menjadi Juara Umum I,” tegas Dwipayana.
Selama mengikuti PORJAR Bali 2026, para atlet Badung akan menempati sejumlah hotel di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan yang disesuaikan dengan lokasi venue pertandingan masing-masing cabang olahraga.
Ajang ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Badung untuk menunjukkan keberhasilan pembinaan olahraga pelajar sekaligus mencetak generasi atlet masa depan Bali. (*)









