• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
LMND Bali bersama Wamensos Agus Jabo Priyono usai mengisi materi pada Sekolah Pelopor dalam rangkaian perayaan Harlah LMND yang ke-27 di Jakarta. Dari kanan ke kiri : Ketua LMND Bali ; I Made Dirgayusa, DPO LMND Bali ; I Putu Widi Arika S., Wamensos ; Agus Jabo Priyono, Sekretaris Komisariat LMND Warmadewa ; Semuel Bonu Ate. -IST

LMND Bali: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan di Bali

2 bulan ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali Tri Widiyanti saat memotong tumpeng. -IST

Koster ke Pers Bali: Jangan Takut Sampaikan yang Buruk

2 jam ago
Satpol PP Badung saat tertibkan bangunan liar di trotoar jalan Teuku Umar Barat. -IST

Satpol PP Bongkar 3 Bangunan Liar di Trotoar Teuku Umar Barat

2 jam ago
Bupati Badung saat uji coba Car Free Day (CFD) Kerobokan. -IST

Kerobokan Uji CFD, Jalan Teuku Umar Barat Disiapkan Jadi Ruang Publik

3 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa (kanan) saat uji coba metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System. -IST

Badung Uji Pertanian Modern, Target Panen Padi 12 Ton per Hektare

3 jam ago
Seorang model saat tampil di Dekranasda Bali Fashion Road Show “Wastra Hita Kara” di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana, Kamis (27/8/2026). -IST

Putri Koster Ungkap 3 Kunci Bawa Wastra Bali ke Dunia

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). -IST

Koster Ingin Bali Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

1 hari ago
Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat menyalurkan bantua logistik pangan kepada mahasiswa asal Flores di Bali. -IST

Gempa Flores Tekan Ekonomi Keluarga, 100 Mahasiswa di Bali Dapat Bantuan Logistik

2 hari ago
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap nenek yang hilang. -IST

Lansia 79 Tahun Hilang di Nusa Penida, Tim SAR Sisir Bukit

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

LMND Bali: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan di Bali

Reporter balitopik.com
16 Juli 2026 - 6:06 am
LMND Bali bersama Wamensos Agus Jabo Priyono usai mengisi materi pada Sekolah Pelopor dalam rangkaian perayaan Harlah LMND yang ke-27 di Jakarta. Dari kanan ke kiri : Ketua LMND Bali ; I Made Dirgayusa, DPO LMND Bali ; I Putu Widi Arika S., Wamensos ; Agus Jabo Priyono, Sekretaris Komisariat LMND Warmadewa ; Semuel Bonu Ate. -IST

LMND Bali bersama Wamensos Agus Jabo Priyono usai mengisi materi pada Sekolah Pelopor dalam rangkaian perayaan Harlah LMND yang ke-27 di Jakarta. Dari kanan ke kiri : Ketua LMND Bali ; I Made Dirgayusa, DPO LMND Bali ; I Putu Widi Arika S., Wamensos ; Agus Jabo Priyono, Sekretaris Komisariat LMND Warmadewa ; Semuel Bonu Ate. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bali menilai program Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Bali melalui perluasan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Organisasi tersebut mendorong pemerintah memperbanyak pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai kabupaten dan kota karena kapasitas yang tersedia saat ini dinilai belum mampu menjangkau seluruh anak yang membutuhkan.

Ketua Eksekutif Wilayah (EW) LMND Bali, I Made Dirgayusa, menilai kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga terbatasnya akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi yang layak.

Kondisi tersebut membuat banyak anak kehilangan kesempatan mengembangkan potensinya sehingga kemiskinan terus berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Menurut Dirgayusa, meski angka kemiskinan di Bali terus menunjukkan tren menurun pascapandemi Covid-19, masih terdapat kesenjangan yang cukup lebar antara masyarakat perkotaan dan pedesaan maupun antara kawasan pariwisata dan wilayah yang belum berkembang.

Ia menilai pendidikan merupakan instrumen utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka jalan keluar dari kemiskinan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak anak yang belum dapat menikmati pendidikan karena terkendala kondisi ekonomi keluarga.

“Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi untuk memutus paradoks tersebut. Pendidikan adalah jalan utama membebaskan masyarakat dari kemiskinan, sehingga negara harus memastikan anak-anak dari keluarga miskin memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa dibebani persoalan biaya,” ujar Dirgayusa, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, program Sekolah Rakyat tidak hanya menggratiskan biaya pendidikan, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti asrama, buku, seragam, layanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar peserta didik yang ditanggung negara.

Model pendidikan tersebut dinilai mampu mengatasi hambatan ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Meski demikian, LMND Bali menilai keberadaan Sekolah Rakyat di Bali masih jauh dari cukup. Saat ini, Bali baru memiliki satu Sekolah Rakyat permanen yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, dengan kapasitas sekitar 276 peserta didik untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Ia menyebut, saat ini masih terdapat sekitar 27.791 anak di Bali yang belum bersekolah, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan pendidikan. Jumlah tersebut dinilai jauh melampaui daya tampung Sekolah Rakyat yang tersedia saat ini.

Karena itu, LMND Bali mendorong pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Bali memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.

“Satu Sekolah Rakyat saja tidak cukup untuk Bali. Kami berharap pemerintah membangun lebih banyak Sekolah Rakyat di kabupaten dan kota lainnya agar semakin banyak anak dari keluarga miskin memiliki kesempatan mengubah masa depan melalui pendidikan. Sekolah Rakyat adalah jembatan emas menuju Bali yang bebas dari kemiskinan,” tegas Dirgayusa.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan sumber daya manusia berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan daerah. Dengan semakin luasnya akses pendidikan bagi kelompok rentan, peluang memutus rantai kemiskinan antargenerasi pun diyakini akan semakin besar. (*)

Tags: Anak Putus SekolahI Made DirgayusaKarangasemkemiskinan baliLMND BaliPemerintah Balipendidikan BaliPendidikan Gratispendidikan IndonesiaSDM BaliSekolah rakyatSekolah Rakyat Tulamben
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Koster ke Pers Bali: Jangan Takut Sampaikan yang Buruk
  • Satpol PP Bongkar 3 Bangunan Liar di Trotoar Teuku Umar Barat
  • Kerobokan Uji CFD, Jalan Teuku Umar Barat Disiapkan Jadi Ruang Publik
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?