Balitopik.com, DENPASAR – Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama lintas sektor, seperti Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Kantor Imigrasi TPI 1 Khusus Ngurah Rai, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, serta Desa Adat Intaran dan Desa Sanur Kauh.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 Wita tersebut, turut dihadiri berbagai elemen masyarakat mulai warga desa hingga mahasiswa.
Di sela-sela kegiatan juga turut diberikan piagam penghargaan kepada instansi yang berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih pantai ini.
Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Bali Tri Widiyanti Prasetiyo menjelaskan kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan aksi spontanitas dan kepedulian wartawan terhadap isu lingkungan.
Ia juga menepis anggapan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan respons atas kritik Presiden RI Prabowo Subianto terkait masalah sampah khususnya di kawasan pesisir pantai
“Bukan karena kemarin disentil bapak presiden, tapi kami sebagai jurnalis memiliki kewajiban tentunya tidak hanya sebagai jurnalis dalam memberitakan sebuah berita khususnya soal sampah tapi kita juga memiliki kewajiban untuk melestarikan lingkungan,” ungkap Tri Widiyanti.
Perempuan yang juga merupakan wartawan media Metro Bali ini menyebut, acara bersih-bersih Pantai Mertasari diikuti oleh sekitar 100 orang.
“Kami berharap aksi ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja tetapi menjadi inspirasi atau bisa mengajak teman-teman khususnya warga Bali untuk ikut mengelola sampah mulai dari sumbernya,” tandas Tri Widiyanti.
Disatu sisi, Kakanwil Bali I Made Daging menyambut baik aksi bersih pantai yang diinisiatori oleh sejumlah wartawan yang tergabung di IWO Bali.
“Kita diundang oleh IWO Bali, dan saya kira ini baik inisiatornya semua wartawan jadi langsung diberitakan bisa dilihat dan semua tahu. Bahwa kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan Bali itu sangat baik apalagi kita (red, Bali) kemarin disentil Presiden. Mari kita jaga Bali,” serunya.
Sementara itu, Bendesa Adat Intaran I Gusti Agung Alit Kencana menyambut baik aksi bersih-bersih pantai yang digagas IWO Bali ini.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi upaya untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah.
“Banyak pihak yang belum menyadari bagaimana sampah ini harus memang dikelola dengan baik. Hal ini juga bisa terjadi karena peran pemerintah juga tidak jelas dalam hal ini,” tuturnya.
Ia berharap, pemerintah untuk lebih aktif turun ke bawah untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah khususnya di kawasan pesisir pantai yang merupakan salah satu tujuan favorit wisatawan.
“Kami mengharapkan kejelasan seperti apa sebenarnya? Apa yang dipakai alatnya untuk mengolah sampah ini juga harus ada penjelasan,” tukasnya. (*)

















