BALITOPIK.COM, BALI – Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta selama periode 20 Februari 2025 hingga 20 Februari 2026 menunjukkan berbagai capaian strategis di sejumlah sektor pembangunan.
Dalam satu tahun pertama, duet Koster-Giri menitikberatkan pembangunan Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam pola pembangunan semesta berencana, dengan fokus pada enam bidang prioritas, mulai dari adat dan budaya, kesehatan dan pendidikan, ekonomi, infrastruktur, lingkungan, hingga transformasi digital.
Satu tahun pertama kepemimpinan mereka menunjukkan fokus kuat pada penguatan budaya Bali, pembangunan berkelanjutan, serta transformasi ekonomi berbasis kearifan lokal.
“Capaian ini menjadi fondasi awal menuju visi besar Bali Era Baru yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan,” ucap Gubernur Bali Wayan Koster usai mempresentasikan hasil kerja selama 1 tahun di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Rabu (25/3/2026).
Berikut daftar (ringkasan) pencapaian utama selama satu tahun kepemimpinan Koster-Giri:
- Penguatan Regulasi dan Fondasi Pembangunan
Selama 2025–2026, Pemerintah Provinsi Bali berhasil:
- Menerbitkan 10 Peraturan Daerah (Perda) strategis, termasuk:
- Perlindungan budaya dan lingkungan dari pungutan wisatawan asing
- Pengendalian alih fungsi lahan produktif
- Perlindungan penyandang disabilitas
- Menerbitkan 6 Peraturan Gubernur (Pergub) strategis, seperti:
- Program 1 Keluarga 1 Sarjana
- Jaminan sosial bagi rohaniawan
- Mengeluarkan 5 Instruksi Gubernur dan 7 Surat Edaran strategis, termasuk:
- Larangan alih fungsi lahan pertanian
- Gerakan Bali Bersih Sampah
- Pembatasan sampah plastik sekali pakai
- Bidang Adat, Budaya, dan Kearifan Lokal
- Perluasan penggunaan Aksara Bali di ruang publik
- Penguatan peran Desa Adat
- Peningkatan kualitas Pesta Kesenian Bali dan Bulan Bahasa Bali
- Persiapan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali senilai Rp995 miliar
- Penguatan nilai Sad Kerthi dalam kehidupan masyarakat
- Kesehatan, Pendidikan, dan SDM
- Cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai sekitar 95%
- Peningkatan layanan kesehatan, termasuk pengembangan layanan tradisional Bali
- Program 1 Keluarga 1 Sarjana untuk keluarga kurang mampu
- Angka Partisipasi Kasar SMA/SMK mencapai 94%
- Penguatan SDM Bali unggul dan peningkatan event olahraga daerah
- Perluasan jaminan sosial dan peningkatan kualitas tenaga kerja
- Transformasi Ekonomi Kerthi Bali
Sektor Pertanian dan Pangan:
- Pengembangan pertanian organik
- Pengendalian alih fungsi lahan
- Budidaya kelapa untuk bahan baku arak Bali
Perindustrian dan UMKM:
- Peningkatan produksi dan pemasaran arak Bali hingga masuk duty free Bandara Ngurah Rai
- Perluasan pasar UMKM lokal hingga ke tingkat global
Pariwisata:
- Penerapan pungutan wisatawan asing (PWA) dengan pendapatan mencapai Rp369 miliar
- Tren positif peningkatan kunjungan wisatawan asing maupun lokal.
- Penertiban wisatawan dan pelaku usaha pariwisata yang melanggar aturan
- Infrastruktur dan Transportasi
- Pembangunan proyek strategis:
- Shortcut Singaraja–Mengwitani
- Underpass Jimbaran
- Jembatan Nusa Ceningan–Lembongan
- Reaktivasi Trans Metro Dewata
- Studi pengembangan transportasi modern (ART)
- Peningkatan kualitas jalan di seluruh kabupaten/kota
- Lingkungan, Kehutanan, dan Energi
- Program pengelolaan sampah berbasis sumber
- Penutupan bertahap TPA Suwung pada 2026
- Persiapan pembangunan PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah)
- Percepatan penggunaan kendaraan listrik (KBLBB)
- Pengembangan energi bersih dan PLTS atap
- Transformasi Digital dan Keamanan
- Pembangunan Turyapada Tower sebagai pusat teknologi dan komunikasi Bali
- Penguatan sistem keamanan terpadu berbasis desa adat (Sipandu Beradat)
- Digitalisasi layanan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis teknologi
- Capaian Indikator Makro Pembangunan
Kinerja pembangunan Bali tahun 2025 menunjukkan hasil positif:
- Pertumbuhan ekonomi: 5,82%
- Kemiskinan: 3,42% (terendah nasional)
- Pengangguran: 1,45% (terendah nasional)
- IPM: 79,37 (di atas rata-rata nasional)
- Stunting: 7,2% (terendah nasional)
- Prestasi dan Penghargaan
Dalam satu tahun, Pemprov Bali meraih berbagai penghargaan, di antaranya:
- Opini WTP 12 kali berturut-turut dari BPK
- Predikat SAKIP BB dan Reformasi Birokrasi “A-”
- Innovative Government Award 2025
- Penghargaan provinsi layak anak dan kinerja pembangunan daerah
- Pengakuan sebagai daerah terbaik dalam pemulihan ekonomi
- Dukungan Program Nasional
- Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem dan Tabanan
- Dukungan program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah
- Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau lebih dari 600 ribu penerima
- Pembentukan lebih dari 700 koperasi desa/kelurahan. (*)









