BALITOPIK.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat dengan memfasilitasi bus tirtayatra bagi desa adat.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan bahwa setiap desa adat yang akan melaksanakan persembahyangan (tirtayatra) ke pura-pura di Bali akan difasilitasi dua unit bus. Program ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya untuk memastikan umat Hindu dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Bantuan ini sudah berjalan dari tahun sebelumnya. Ini bentuk dukungan pemerintah daerah agar umat Hindu dapat menjalankan kewajiban keagamaannya dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya saat memberikan keterangan di Rumah Jabatan Bupati Badung, Sabtu (11/04/2026).
Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, fasilitas transportasi ini diharapkan mampu membantu masyarakat melaksanakan persembahyangan secara tertib dan lancar, terutama saat momentum besar keagamaan di berbagai pura di Bali.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Made Widiana, mengungkapkan bahwa animo desa adat terhadap program ini cukup tinggi. Hingga saat ini, sudah ada empat desa adat yang mengajukan permohonan bantuan armada bus.
Permohonan tersebut umumnya untuk kegiatan tirtayatra ke pura-pura besar di Bali, seperti Pura Besakih dan Pura Ulun Danu Batur yang tengah melaksanakan rangkaian upacara keagamaan.
“Sesuai kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Badung, kami memfasilitasi dua unit bus untuk setiap desa adat yang melaksanakan tirtayatra. Saat ini sudah ada empat desa adat yang mengajukan permohonan,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemkab Badung berharap mobilitas krama desa adat semakin mudah dalam menjalankan tradisi keagamaan, sekaligus memperkuat pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Bali. (*)









