Balitopik.com, DENPASAR – Merayakan Jubelium Perak, 25 tahun THK-Awards pihak Yayasan Tri Hita Karana melakukan program pengembangan SDM kesehatan masyarakat pariwisata. Dengan demikian, peserta THK-Awards akan mampu meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kesehatan di hotel dan masyarakat sekitarnya.
“Kami telah menandatangani kerjasama dengan Bapelkesmas Bali (Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat),” ujar I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, Ketua Yayasan THK Bali, Rabu (7/1/2026) kemarin.
Kerjasama itu langsung ditanda-tangani oleh Kepala Bapelkesmas Bali, Sinta Javani, S.ST, MAP. dengan Ketua yayasan, Ir I Gusti Ngurah Wisnu Wardana di ruang pimpinan UPTD Bapelkesmas Bali.
Wah Keren! 25 Tahun THK Awards Bakal Dirayakan Bersama Pengrajin Olahan Sampah
Dikatakan, ada banyak hal yang bisa dilakukan menyangkut pelatihan bidang kesehatan, baik untuk tenaga kesehatan professional (yang ada di hotel) dan masyarakat umum, seperti pecalang. Sedangkan dana pelatihan bisa diakomudir dari dana CSR hotel peserta THK-Awards.
Dengan demikian, dana CSR hotel akan terarah dan bermanfaat bagi masyarakat Bali dan wisatawan. “Tahun ini pihak yayasan akan memberikan ‘THK-CSR Awards’ kepada hotel yang telah menggelontorkan dana lebih dari setengah milyar rupiah dalam satu tahun anggaran hotel,” katanya.
Sementara Sinta Javani menambahkan, wisata kesehatan/ kebugaran (wellness tourism) mampu menarik wisatawan internasional. Sebab dengan mengintegrasikan layanan kesehatan holistik dan budaya Bali, seperti yoga, meditasi, dan terapi tradisional menjadi keunikan Bali. “Semua bisa dilakukan oleh tenaga pelatihan professional yang dimiliki oleh Bapelkesmas Bali,” katanya.
Sejak tahun 2000, tercatat 500 hotel dan daya tarik wisata (dtw) se Bali yang telah mengantongi sertifikat ‘THK Tourism Awards’. Sedangkan pada tahun 2025, pihak penyelenggara akan mengeluarkan ‘Life-time Achievement Awards’ kepada 13 hotel dan dtw yang telah terakreditasi lebih dari 10 tahun. (*)
















