• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
8 siswa yang gagal magang ke Australia saat mendatangi LPK Brightly Global Academy. -IST

8 Siswa LPK Brightly Global Academy Kecewa Batal Magang ke Australia, Tuntut Uang Kembali

1 tahun ago
Terduga pelaku setelah diamankan pihak kepolisian. -IST

Belanja Pakai Uang Diduga Palsu, Pria Asal Tabanan Diamankan Warga di Pasar Mengwi

4 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi Prof. Hammam Riza, ilmuwan sekaligus Perekayasa Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama jajaran panitia ICANN87 di Jayasabha, Denpasar, Selasa (28/7/2026). -IST

Gubernur Koster Dukung ICANN87 Digelar di Bali, Siap Luncurkan Domain .Bali dan Perkuat Aksara Bali di Dunia Digital

5 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi instansi terkait saat konferensi pers. -BALITOPIK.COM

Gubernur Koster Ajak Masyarakat Jangan Terprovokasi, Tegaskan Bali Tetap Aman dan Kondusif

5 jam ago
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengunggah momen kebersamaannya dengan pengacara Hotman Paris Hutapea dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir. -IST

PP KMHDI Apresiasi Politik Dialogis Sufmi Dasco, Dorong Penanganan Perkara Febri Transparan

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi instansi terkait saat konferensi pers. -BALITOPIK.COM

Koster Pastikan Bali Tetap Aman, Minta Publik Tak Terpengaruh Informasi Viral di Media Sosial

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) “Swakarya Praba” Kabupaten Badung Tahun 2026, yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (28/07/2026). -IST

Bupati Badung dan Istri Ajak Lindungi Anak dari Perundungan, Tegaskan Pendidikan Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

1 hari ago
Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Ditanyai Soal Kasus Pencurian Ayam di Baturiti, Nyoman Parta: Kesalahan Kami Sebagai Pemimpin

1 hari ago
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat menghadiri Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Bali–Nusa Tenggara 2026 di Daya Tarik Wisata (DTW) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Senin (27/7/2026). -IST

Dewa Made Indra: Insentif Jadi Kunci Lindungi Lahan Pertanian Produktif di Bali

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

8 Siswa LPK Brightly Global Academy Kecewa Batal Magang ke Australia, Tuntut Uang Kembali

Reporter balitopik.com
6 April 2025 - 1:46 am
8 siswa yang gagal magang ke Australia saat mendatangi LPK Brightly Global Academy. -IST

8 siswa yang gagal magang ke Australia saat mendatangi LPK Brightly Global Academy. -IST

Balitopik.com – LPK Brightly Global Academy (BG Academy) dituntut mengembalikan biaya pendaftaran dan pelatihan senilai Rp 50 juta hingga Rp 74 Juta oleh 8 siswa yang gagal magang atau studi sambil kerja di Australia. Para siswa itu mendatangi LPK Brightly Global Academy untuk menuntut pertanggungjawaban, Sabtu (5/4/2025).

Adapun 8 siswa Batch 3 yang menjadi korban janji LPK Brightly Global Academy (BG Academy) diantaranya, I Wayan Duta Kirana Lamben (21) asal Sanur, I Gusti Ayu Mitha Pradnyani (23) asal Klungkung, I Dewa Nyoman Agung Ratmadi Putra (24) asal Klungkung, Putu Adi Darma Putra (24) asal Denpasar), Ni Putu Dessya Ariyanti (29) asal Denpasar), Putu Sunartayasa (31) asal Singaraja), Ni Kadek Ayu Priska Dewi (21), dan I Putu Andika Sultan Gatan Arifin (21) asal Kerobokan.

Pihak BG Academy sebelumnya memberikan ‘janji manis’ kepada 8 peserta pelatihan ‘Batch 3’ ini mengaku direkrut dengan iming-iming program studi di Russell College, Melbourne, Australia, melalui visa pelajar (student visa) yang dijamin “99% granted”. Janji tinggallah janji, ibarat jebakan batman, setelah mereka bersusah payah mencari pinjaman uang hingga puluhan juta rupiah, justru merasa tertipu termakan janji palsu.

Salah satu perwakilan siswa asal Sanur, I Wayan Duta Kirana Lamben (21) didampingi I Gusti Ayu Mitha Pradnyani (23) menceritakan awalnya mereka diyakinkan oleh Nengah Kurniawan yang sebelumnya menjabat Direktur Hospitality & Cruiseline BG Academy, bahwa mereka dipastikan akan diberangkatkan ke Australia. Alumnus SMA Negeri 6 Denpasar ini mengaku beberapa kakak kelas di batch sebelumnya justru banyak yang ditolak visa.

“Dulunya dia (Nengah Kurniawan) bilang kalau dokumen lengkap pasti lolos. Kami percaya 100%, sampai berani mengeluarkan uang Rp50 juta hingga Rp70 juta lebih. Kami baru tahu belakangan, ternyata banyak yang tidak granted, tapi informasi ini ditutup-tutupi,” kata Wayan Duta maupun Gusti Ayu Mitha kepada media.

Setelah masalah ini mencuat, Nengah Kurniawan yang sebelumnya menjabat Direktur Hospitality & Cruiseline BG Academy seolah lari dari tanggungjawab dan justru mengundurkan diri dari jabatannya. Para peserta juga kecewa dengan kualitas pelatihan Food & Beverage (FNB) di BG Academy yang dinilai tidak sebanding dengan biaya Rp22,5 juta.

“Kami semua kecewa karena yang diajar sekadarnya, tidak profesional, padahal buang yang kami dikeluarkan sangat besar,” ungkap Wayan Duta.

Siswa lainnya yang kecewa, Ni Kadek Ayu Priska Dewi (21) yang juga bercita-cita studi sambil bekerja di Australia, menyoroti ketidakjelasan bukti pembayaran tuition fee ke Australia. “Kami transfer Rp45 juta untuk COE (Certificate of Enrollment), tapi tidak ada invoice resmi dari kampus Australia. Kami khawatir dana tidak benar-benar dikirim,” tegasnya.

Terkait keluhan siswa ini, CEO BG Academy, Tjok Tuty Ismayanthi berdalih ada miskomunikasi dari salah satu direktur yang sudah mengundurkan diri pada 21 Maret 2025 kalu. “Kami meminta maaf jika ada informasi yang tidak disampaikan secara transparan. Visa Australia memang tidak ada jaminan 100% granted,” dalihnya.

Untuk masalah ini, pihak BG Academy berjanji menindaklanjuti pengembalian dana untuk peserta yang memutuskan mundur. “Kami akan berkoordinasi dengan yayasan dan mitra di Australia untuk proses refund dan target akhir April selesai,” janji Tjok Tuty. (*)

Tags: LPK Brightly Global AcademyMagang ke Australia
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Belanja Pakai Uang Diduga Palsu, Pria Asal Tabanan Diamankan Warga di Pasar Mengwi
  • Gubernur Koster Dukung ICANN87 Digelar di Bali, Siap Luncurkan Domain .Bali dan Perkuat Aksara Bali di Dunia Digital
  • Gubernur Koster Ajak Masyarakat Jangan Terprovokasi, Tegaskan Bali Tetap Aman dan Kondusif
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?