Balitopik.com, DENPASAR – Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Bali terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui Koperasi Primkopal Lanal Denpasar, satu unit Jukung diserahkan kepada nelayan di wilayah Serangan sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penyerahan bantuan Jukung ini dilakukan melalui skema kerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Samudera Serangan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan lokal dalam mengelola potensi sumber daya laut di wilayah Bali.
Peresmian Jukung tersebut dilangsungkan di perairan Serangan dan dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, S.H., M.Sc., M.Tr. Hanla di Serangan, Denpasar Selatan, Rabu (18/2/2026).
Dalam sambutannya, Kolonel Cokorda menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini bukan sekadar urusan teknis operasional, melainkan bagian dari visi besar TNI AL untuk menyukseskan program pemerintah pusat.
“Upaya ini merupakan dukungan nyata dari TNI AL kepada kelompok nelayan untuk mewujudkan program nasional, yaitu ketahanan pangan, di sektor laut. Kami berharap jukung ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok nelayan Samudera Serangan,” ujar Kolonel Cokorda.
Melalui keterlibatan Koperasi Primkopal Lanal Denpasar, sinergi antara institusi militer dan ekonomi kerakyatan terlihat semakin solid. Program ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan masyarakat pesisir dapat dilakukan melalui kolaborasi yang terstruktur antara koperasi instansi dan kelompok usaha bersama milik warga.
Dengan adanya tambahan armada jukung ini, para nelayan di Serangan diharapkan memiliki daya jangkau dan kapasitas tangkap yang lebih baik, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada stabilitas pasokan pangan laut di wilayah Denpasar dan sekitarnya.
Selain itu, kata Cokorda, pihak intens melalukan edukasi kepada para nelayan terkait pengamanan diri saat di laut, memahami jenis-jenis ikan yang boleh ditangkap dan yang tidak serta menjaga kebersihan laut.
“Pesan kami kepada kelompok nelayan, karena kita mencari makan di laut maka jangan sampai kita mengotori laut. Jagalah laut agar laut bisa memberi kita kehidupan,” tandasnya.
Sementara Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Samudera Serangan, I Made Mada menjelaskan, langkah tersebut merupakan hal erdana yang terjadi di Serangan. Yang mana para nelayan mendapat dukungan nyata dari lembaga negara yaitu TNI Angkatan Laut Denpasar.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Lanal Denpasar kepada kami nelayan di Serangan. Kami akan menjaga kepercayaan ini sebagaimana dukungan iklas dari Lanal Denpasar kepada kami,” ucap Made Mada. (*)

















