• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana. -Balitopik.com

Bendesa Adat Intaran Bantah Menolak LNG Sidakarya

8 bulan ago
Bappeda Badung Gelar Rakor Percepatan Penanganan Stunting Tahun 2026, Perkuat Intervensi dari Hulu

Angka Stunting Badung Naik, Pemkab Perkuat Deteksi dari Hulu

14 menit ago
I Made Ariel Suardana (tengah) dan tim hukum I Made Daging lainnya di Propam Polda Bali. -BALITOPIK.COM

Ariel Suardana Minta Propam Usut Dugaan Penghalangan Laporan Made Daging

5 jam ago
Herman Umbu Billy. -BALITOPIK.COM

Umbu Billy Putera Sumba Dipercaya Jadi Dewan Pakar Gekrafs Bali

5 jam ago
Gubernur Bali dan jajajaran saat menerima dialog perwakilan mahasiswa dan buruh terkait kenaikan upah 2027. -BALITOPIK.COM

Koster Ungkap Proyeksi Upah 2027: Badung Tembus Rp4 Jutaan

10 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menemui massa aksi di Lapangan Renon, Denpasar. -BALITOPIK.COM

Temui Buruh Tuntut UMP Bali Rp5,2 Juta, Koster Janji Akan Lakukan yang Terbaik

1 hari ago
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma. -IST

Pengangguran di Badung Turun Jadi 1,57 Persen, 601 Tenaga Kerja Terserap ke Luar Negeri

1 hari ago
Kelian Subak Puluai,Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli Ketut Sirka dan pegiat antikorupsi Gede Angastia saat meninjau lokasi subak. -IST

Petani Ungkap Kejanggalan Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli

1 hari ago
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bendesa Adat Intaran Bantah Menolak LNG Sidakarya

Reporter balitopik.com
17 Februari 2026 - 11:42 am
Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana. -Balitopik.com

Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana. -Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Rencana pembangunan proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) atau Terminal Apung Liquefied Natural Gas (LNG) di Bali, khususnya di perairan Sidakarya, Serangan, dan Desa Adat Intaran yang akan dibangun pada titik berjarak 3,5 kilometer dari pesisir Pantai Sidakarya, mendapat tanggapan dari Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana.

Bendesa Adat yang hadir dalam kegiatan aksi nyata membersihkan pantai yang digagas oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali pada Minggu (15/2/2026), menegaskan bahwa tidak ada alasan Desa Adat Intaran dan seluruh warga untuk menolak pembangunan proyek LNG tersebut di titik  3,5 kilometer dari pesisir.

“Adanya isu yang sering terdengar bahwa Masyarakat Bali menolak Proyek LNG itu tidak benar, yang kami tidak setuju adalah tempatnya yang rencananya awalnya berjarak 500 meter. Namun sekarang yang kami dengar sudah digeser pada jarak 3,5 kilometer, artinya sudah di tengah laut, jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menolak,” tegasnya.

Menurut Alit Kencana, sebelumnya, penolakan terhadap pembangunan Terminal Apung LNG disuarakan karena kekuatiran berpotensi merusak ekosistem laut, terumbu karang, hutan mangrove, serta mengganggu sektor pariwisata.

Namun saat setelah mendapatkan sosialisasi bahwa proyek LNG ini minim resiko  bahkan LNG ini disiapkan untuk menggantikan solar pada pembangkit listrik sebagai energi  yang lebih bersih guna mendukung Bali sebagai daerah tujuan wisata, sekaligus mengantisipasi potensi kekurangan energi di masa depan, hal tersebut memberikan pemahaman bahwa proyek LNG ini sangat dibutuhkan oleh  masyarakat.

Pihaknya sering diajak untuk mendengarkan sosialisasi yang disampaikan pihak pemerintah maupun pemrakarsa proyek. Ia berharap proyek ini  benar benar aman, risiko dalam sektor energi tetap harus menjadi perhatian serius.

“Memang  disampaikan proyek ini aman, bahkan LNG ini bukan yang pertama ada di Bali, melainkan sudah ada Terminal LNG di Pelabuhan Benoa, yang dimana telah beroperasi pada tahun 2016. Sudah 10 tahun berjalan. Tapi namanya energi kemungkinan bisa saja terjadi kecelakaan. Kami berharap semua potensi resiko tetap diperhitungkan. Selain itu setiap proyek pembangunan itu harus memberikan dampak positif untuk masyarakat,” tegasnya.

Hal ini juga sudah sampaikan di depan Gubernur Bali saat berkunjung ke Sanur. Ia berharap proyek terminal apung yang rencananya akan dibangun pihak LNG pada tahun 2026 ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali. (*)

Tags: Desa AdatIntaranIWO BaliLNGLNG Sidakarya
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Angka Stunting Badung Naik, Pemkab Perkuat Deteksi dari Hulu
  • Ariel Suardana Minta Propam Usut Dugaan Penghalangan Laporan Made Daging
  • Umbu Billy Putera Sumba Dipercaya Jadi Dewan Pakar Gekrafs Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist