• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster saat diajak foto oleh sejumlah pemuda di PKB 2026. -IST

Koster Saksikan Gong Kebyar Dewasa PKB 2026, Bangli dan Denpasar Tampil Memukau

2 bulan ago
Kolaborasi jurnalis Bali dan Joni Agung saat galang dana di Renon untuk korban gempa Flores. -SJB

Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores

22 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI (Suara Advokat Indonesia) Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar, Sabtu (22/8/2026) malam. -IST

“Saya Tunggu Kajian Konkret,” Koster Tantang PERADI SAI Perkuat Desa Adat Bali

23 jam ago
Pengamat Wisata dan Budaya, I Gede Meindra Parwatha. -BALITOPIK.COM

Usulan Pusat Pemerintahan Bali Pindah ke PKB Klungkung

1 hari ago
Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) saat ngamen di lampu merah Jalan Dewi Sri–Nakula, Kuta, Badung. -SJB

Ngamen di Lampu Merah, Jurnalis Bali Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

2 hari ago
Pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan Persaudaraan Profesi Advokat Nusantara (Peradi Pergerakan) DPC Denpasar Raya bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai. -IST

PKPA Peradi Pergerakan Denpasar Raya Dibuka, Fokus Cetak Advokat Berkualitas dan Berintegritas

2 hari ago
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. -IST

6.200 Paket Gemarikan Badung Serap Hasil Ikan Pembudidaya Lokal

2 hari ago
Kepala Dinkes Badung, Dr. dr. Bagus Padma Puspita, Sp.PD., MARS., FINASIM. -IST

3,3 Juta Wisman Masuk Badung, Respons Darurat Kesehatan Dipangkas Jadi 10-14 Menit

2 hari ago
Layangan Janggan Sang Naga Terbang di Udara Pulau Bali. -IST

Nyoman Parta: Perlukah Bali Memiliki Kawasan Khusus Layang-Layang Bertaraf Dunia?

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Koster Saksikan Gong Kebyar Dewasa PKB 2026, Bangli dan Denpasar Tampil Memukau

Reporter balitopik.com
2 Juli 2026 - 3:48 am
Gubernur Bali Wayan Koster saat diajak foto oleh sejumlah pemuda di PKB 2026. -IST

Gubernur Bali Wayan Koster saat diajak foto oleh sejumlah pemuda di PKB 2026. -IST

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyaksikan langsung penampilan Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center Denpasar, Rabu (1/7/2026) malam. Di hadapan ribuan penonton, duta seni dari Kabupaten Bangli dan Kota Denpasar berhasil memukau melalui karya-karya yang memadukan tradisi, spiritualitas, dan kreativitas seni Bali.

Kehadiran Gubernur Koster bersama jajaran kurator PKB turut menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah seniman hingga penonton memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama di sela-sela pertunjukan yang berlangsung meriah.

Pada parade malam itu, Kabupaten Bangli diwakili Sekaa Gong Tirta Nirmala Ulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, yang tampil bersama Sanggar Seni Semara Budaya, Banjar Badak Sari, Desa Sumerta Klod, Denpasar Timur, sebagai duta pendamping.

Bangli membuka penampilannya melalui Tari Ratu Kebasan, sebuah garapan yang terinspirasi dari ritual sakral masyarakat Desa Songan. Tarian ini menggambarkan perjalanan manusia menuju penyucian diri melalui proses spiritual, dimulai dari gerakan yang tenang sebelum berkembang menjadi penuh energi ketika kekuatan suci hadir dalam prosesi kerauhan.

Melalui koreografi yang kaya simbol, karya tersebut memperlihatkan transformasi batin manusia dalam melepaskan ego dan menyerahkan diri kepada kehendak alam semesta. Gerakan spontan, lompatan, hingga hentakan yang kuat membangun suasana magis yang menjadi ciri khas tradisi sakral masyarakat Bali Aga.

Sementara itu, Duta Kota Denpasar membuka penampilannya dengan Tari Banda Yowana, tari kreasi yang lahir pada 1987 dan mengangkat kisah sekelompok pemuda yang menjunjung tinggi semangat organisasi, persaudaraan, dan kebersamaan.

Melalui komposisi gerak yang dinamis dan kompak, tarian tersebut menggambarkan semangat generasi muda dalam menjaga solidaritas sekaligus melestarikan warisan estetika Tari Bangdu, yang menjadi inspirasi utama lahirnya karya tersebut.

Pada penampilan pamungkas, kedua duta kembali menyuguhkan karya monumental yang sarat nilai spiritual dan mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton.

Bangli mempersembahkan Merujaklalang, sebuah garapan yang menginterpretasikan ritus sakral masyarakat Desa Songan dalam rangkaian upacara pengabenan. Karya ini menampilkan prosesi perebutan rumput ilalang sebagai simbol penyucian diri yang dikemas melalui gerak maskulin, dinamika Gong Kebyar, serta ritme dramatik yang kuat.

Simbol perebutan “rujak” dimaknai sebagai proses penghancuran ego jasmani menuju pemurnian jiwa, sebelum berakhir pada sukacita sebagai lambang keikhlasan menerima kematian sebagai bagian dari perjalanan spiritual manusia.

Adapun Kota Denpasar menutup penampilannya lewat fragmentari Tamtam, yang mengangkat kisah perjalanan spiritual dua atma, Gina dan Gidul.

Dalam alur cerita tersebut, Gidul bereinkarnasi menjadi pengembara suci bernama Tamtam, murid Aji Saka dari Pulau Jawa, sedangkan Gina bereinkarnasi sebagai Dewi Aryeswara di Kerajaan Mesir. Pertemuan keduanya bermula dari sebuah sayembara yang kemudian berkembang menjadi perjalanan spiritual menuju penyatuan nilai-nilai Siwa-Buddha.

Lewat perpaduan dramatika, tari, tabuh, dan visual artistik, fragmentari ini menyampaikan pesan bahwa kehidupan manusia merupakan perjalanan penyucian diri melalui pemahaman dan pengamalan ajaran dharma hingga mencapai pelepasan menuju Swargaloka.

Usai menyaksikan pertunjukan, Gubernur Wayan Koster mengapresiasi kualitas Parade Gong Kebyar Dewasa yang dinilainya kembali menunjukkan bahwa Pesta Kesenian Bali bukan sekadar ruang pertunjukan seni, tetapi juga wadah pelestarian nilai-nilai spiritual, sejarah, dan identitas budaya Bali.

“PKB menjadi ruang penting untuk menjaga kesinambungan seni budaya Bali agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi muda melalui karya-karya kreatif yang tetap berakar kuat pada tradisi,” ujarnya.

Parade Gong Kebyar Dewasa malam itu pun kembali menegaskan posisi PKB sebagai panggung bergengsi yang tidak hanya menampilkan kualitas artistik para seniman Bali, tetapi juga menjadi media pelestarian filosofi, kearifan lokal, dan jati diri budaya Bali di tengah perkembangan zaman. (*)

Tags: Art Center DenpasarBangliBudaya BaliGong Kebyar DewasaKota DenpasarParade Gong KebyarPesta Kesenian BaliPKB 2026Seni BaliWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kolaborasi Jurnalis dan Joni Agung, Ajak Warga Bali Bantu Korban Gempa Flores
  • “Saya Tunggu Kajian Konkret,” Koster Tantang PERADI SAI Perkuat Desa Adat Bali
  • Usulan Pusat Pemerintahan Bali Pindah ke PKB Klungkung
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?