BALITOPIK.COM, DENPASAR — Baru sehari menjabat Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Salah satu jabatan yang berganti adalah Kapolda Bali.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Selain Kapolda Bali, sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri dan sejumlah Polda juga mengalami pergantian.
Untuk Polda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya mendapat penugasan baru di luar struktur Polri. Posisinya sebagai Kapolda Bali akan digantikan Brigjen Pol Pasma Royce yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Timur.
Pergantian juga terjadi pada posisi Kepala Laboratorium Forensik (Kalabfor) Polda Bali. Kombes Pol Handrio Wicaksono bertukar posisi dengan Kombes Pol Wisnu Wardana yang sebelumnya menjabat Kapolres Bandara Soekarno-Hatta.
Nama Wisnu Wardana bukan orang baru di Bali. Perwira lulusan Akpol 2004 itu sebelumnya pernah menjabat Kapolsek Denpasar Barat dan Kapolsek Denpasar Selatan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Langkah tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus untuk pembinaan karier dan penyegaran tugas kepolisian.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).
Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menduduki jabatan baru. Mutasi juga mencakup 14 pejabat utama Mabes Polri dan 19 posisi Kapolda.
Sejumlah jabatan utama Mabes Polri yang berganti antara lain Irwasum Polri, Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, Asisten Kapolri bidang Perencanaan dan Anggaran, Aslog, As SDM, Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadensus 88 AT, Kadivkum, Kakortastipidkor, serta Koorspripim Polri.
Selain Bali, rotasi juga menyasar sejumlah Kapolda, antara lain Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan DIY.
Johnny mengatakan para pejabat yang mendapat penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program yang telah berjalan.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.
Suyudi sendiri baru dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (*)









