• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gede Pasek Suardika (GPS). -Facebook

GPS: soal antrean BBM, tak layak hakimi Koster, Bahlil yang tidak mampu

3 menit ago
Pemkab Badung Distribusikan Logistik di 38 SPBU. -IST

38 SPBU di Badung Jadi Titik Pelayanan, Pemkab Siagakan Petugas dan Logistik

3 jam ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melihat langsung pemanfaatan PID saat meninjau hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD No. 3 Abiansemal. -IST

559 Sekolah di Badung Sudah Dilengkapi Papan Interaktif Digital

3 jam ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. -IST

PECAT BAHLIL

9 jam ago
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung, I Putu Oka Adnyana.

Bupati Badung Cup II Dibuka, 117 Petenis Berebut Hadiah Rp110 Juta

10 jam ago
Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Badung. -BALITOPIK.COM

KMHDI Badung Minta Presiden Ganti Bahlil dan Dirut Pertamina

10 jam ago
Bank BPD Bali Jaga Tren Positif Kinerja Keuangan Sampai Dengan Triwulan III 2026 Melalui Pemberdayaan UMKM

TREN POSITIF, Kredit UMKM Bank BPD Bali Tembus Rp14,43 Triliun hingga September 2026

14 jam ago
Ilustrasi

BBM Langka di Bali, IWO Desak Dirut Pertamina Dicopot

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memantau operasional di salah satu SPBU. -BALITOPIK.COM

Cek Depo Pertamina, Koster Minta Distribusi Dipacu

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

GPS: soal antrean BBM, tak layak hakimi Koster, Bahlil yang tidak mampu

Reporter balitopik.com
16 Oktober 2026 - 4:57 pm
Gede Pasek Suardika (GPS). -Facebook

Gede Pasek Suardika (GPS). -Facebook

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Gede Pasek Suardika (GPS) meminta masyarakat tidak menjadikan Gubernur Bali Wayan Koster sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas krisis bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

Pernyataan tersebut cukup berbeda dari sorotan sejumlah pihak yang belakangan mengkritik Koster terkait penanganan antrean BBM di Bali. GPS justru menilai persoalan tersebut lebih tepat diarahkan kepada pemerintah pusat karena kewenangan energi, termasuk BBM, berada di tingkat pusat.

“Untuk urusan polemik BBM, saya lihat tidak layak hakimi Koster. Bukan ke sana meminta pertanggungjawaban,” tulis GPS dalam unggahan Facebook-nya, dikutip Bali Topik, Sabtu (17/10/2026).

GPS mengakui selama ini dirinya termasuk pihak yang kerap mengkritik Koster. Bahkan, kritik tersebut menurutnya sering kali cukup keras hingga membuatnya dicap sebagai lawan atau anti-Koster.

Namun, ia menegaskan kritik yang selama ini disampaikannya berkaitan dengan kebijakan, bukan persoalan pribadi.

“Padahal daya kritis saya pada kebijakannya bukan pada pribadi orangnya,” tulisnya.

Dalam persoalan BBM kali ini, GPS melihat Koster justru telah beberapa kali turun langsung untuk mencari solusi. Mulai dari mendatangi Pertamina hingga mengecek depo BBM.

Menurutnya, posisi gubernur dalam persoalan energi memang terbatas karena kebijakan dan kewenangan utama berada di pemerintah pusat.

“Yang pertama dan utama adalah kewenangan dan kebijakan urusan energi termasuk BBM menjadi otoritas pusat. Gubernur hanya sebatas melakukan koordinasi, menyampaikan aspirasi dan sejenisnya. Sisanya semua otoritas pusat. Membeli dan mengimpor BBM juga pusat,” tulis GPS.

Karena itu, menurut GPS, sorotan terhadap Koster perlu ditempatkan secara proporsional. Ia menilai gubernur tidak memiliki kewenangan untuk mengeksekusi kebijakan pasokan BBM secara langsung.

Meski demikian, GPS tetap mengkritik dua tindakan Koster selama penanganan krisis BBM. Ia menilai Koster tidak seharusnya membentak pegawai SPBU yang sedang kelelahan.

Ia juga menyoroti aksi Koster ikut menuangkan BBM ke kendaraan warga yang menurutnya lebih bernuansa pencitraan dan tidak menyentuh persoalan utama.

“Nuansa pencitraan yang tidak substansial dilakukan,” tulis GPS.

Di luar dua hal tersebut, GPS menilai langkah Koster untuk berkoordinasi dengan Pertamina, mendatangi depo dan menyampaikan berbagai solusi sudah dilakukan dalam kapasitasnya sebagai gubernur.

Sorotan GPS kemudian diarahkan kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM. Ia mempertanyakan kemampuan pemerintah menyelesaikan persoalan BBM yang menyangkut kebutuhan vital masyarakat.

“Blunder BBM ini membuat Bahlil di titik tidak mampu selesaikan urusan kebutuhan vital rakyat. Apalagi ini sampai lebih 4 hari… Ini sama dengan gagal,” tulisnya.

Menurut GPS, persoalan tersebut menjadi semakin serius karena gangguan BBM tidak hanya terjadi di Bali. Ia menyebut terdapat 11 provinsi yang mengalami persoalan serupa.

Karena itu, GPS meminta masyarakat Bali tidak hanya menyampaikan kemarahan kepada pemerintah daerah. Ia mendorong tekanan publik diarahkan kepada pemerintah pusat dan wakil rakyat di tingkat nasional.

“Jadi masyarakat Bali harus berteriak ke pusat. Wakil rakyat harus teriak ke pusat jangan hanya buat konten di daerah saja seakan-akan sudah bekerja. Gedor pusat, kritis ke pusat,” tegasnya.

Bahkan, GPS mendorong agar persoalan krisis BBM tersebut dibawa ke DPR RI melalui mekanisme Hak Interpelasi jika diperlukan.

“Bila perlu galang buat Hak Interpelasi atas peristiwa ini di DPR RI,” tulisnya.

GPS bilang, persoalan utama bukan sekadar siapa yang terlihat berada di SPBU atau turun ke lapangan, melainkan siapa yang memiliki kewenangan mengambil keputusan terkait pasokan dan kebijakan energi nasional.

Jadi penyelesaian krisis BBM harus diarahkan kepada pihak yang memiliki kewenangan eksekusi agar antrean masyarakat tidak terus berlarut. (*)

Tags: antrean bbmBahlil LahadaliaBBM BaliGede Pasek SuardikaGPSHak Interpelasi DPR RIkrisis BBM BaliPemerintah PusatPertaminaWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • GPS: soal antrean BBM, tak layak hakimi Koster, Bahlil yang tidak mampu
  • 38 SPBU di Badung Jadi Titik Pelayanan, Pemkab Siagakan Petugas dan Logistik
  • 559 Sekolah di Badung Sudah Dilengkapi Papan Interaktif Digital
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist