• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Kolase: Nelayan Pulau Serangan, Nyoman Dana (kiri) dan Wayan Kerman. -Balitopik.com

Nelayan Diperlakukan Seperti Teroris oleh PT BTID, Dipiting Polisi

2 tahun ago
Herman Umbu Billy. -BALITOPIK.COM

Umbu Billy Putera Sumba Dipercaya Jadi Dewan Pakar Gekrafs Bali

3 menit ago
Gubernur Bali dan jajajaran saat menerima dialog perwakilan mahasiswa dan buruh terkait kenaikan upah 2027. -BALITOPIK.COM

Koster Ungkap Proyeksi Upah 2027: Badung Tembus Rp4 Jutaan

5 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menemui massa aksi di Lapangan Renon, Denpasar. -BALITOPIK.COM

Temui Buruh Tuntut UMP Bali Rp5,2 Juta, Koster Janji Akan Lakukan yang Terbaik

21 jam ago
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma. -IST

Pengangguran di Badung Turun Jadi 1,57 Persen, 601 Tenaga Kerja Terserap ke Luar Negeri

1 hari ago
Kelian Subak Puluai,Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli Ketut Sirka dan pegiat antikorupsi Gede Angastia saat meninjau lokasi subak. -IST

Petani Ungkap Kejanggalan Proyek Irigasi Rp137 Miliar di Bangli

1 hari ago
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

2 hari ago
PP KMHDI

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi

2 hari ago
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung jalannya psikotes pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali, di Ruang Sidang FK Unud kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10). -BALITOPIK.COM

Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Nelayan Diperlakukan Seperti Teroris oleh PT BTID, Dipiting Polisi

Reporter balitopik.com
29 Januari 2025 - 1:07 am
Kolase: Nelayan Pulau Serangan, Nyoman Dana (kiri) dan Wayan Kerman. -Balitopik.com

Kolase: Nelayan Pulau Serangan, Nyoman Dana (kiri) dan Wayan Kerman. -Balitopik.com

Balitopik.com – Sungguh ngeri, para nelayan di Pulau Serangan mengaku sempat diperlakukan seperti teroris oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) sebagai pengelolah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Denpasar Selatan, Bali.

Hal itu terjadi ketika mereka melakukan aksi saat PT Bali Turtle Island Development (BTID) membuat tanggul pembatas yang mengisolasi ruang gerak mereka sebagai nelayan di lautan sekitar Pulau Serangan.

Nyoman Dana salah seorang yang dituakan di kalangan nelayan Pulau Serangan menjelaskan perjuangan mereka terhadap intimidasi PT BTID selama ini. Mereka dibuat seperti teroris karena dianggap menyerobot tanah dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang dikelolah oleh PT BTID itu.

“Contohnya waktu membuat kanal ini saya aja khusus nelayan unjuk rasa nggak ada artinya. Kadang-kadang bapak-bapak itu kayak menangkap teroris bahkan teman kami dapat dipeluk di leher (dipiting) sama Polisinya, dibilang nelayan serobot tanah,” ungkap Dana.

Dana mengaku saat ini penghasilan sebagai nelayan menurun 100 persen lantaran tidak hanya laut yang dibatasi, tapi mereka juga dilarang beraktivitas ketika ada kunjungan tamu atau investor ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. “Saya ngomong real, kenyataan aja ini nggak bisa mengada-ngada,” ujarnya.

Sementara, Wayan Kerman yang sudah menjadi nelayan di Pulau Serangan sejak tahun 1984 ikut memberi pengakuan. Kerman mengaku hadirnya PT BTID di Pulau Serangan mempersulit nelayan, ruang gerak mereka sangat terbatas untuk mendapat penghasilan.

“Jelas (sulit dapat penghasilan), itu jelas menurut saya. Karena aktivitas melaut pantai ini sudah diblok, jalan saja tidak bisa apalagi untuk bekerja (melaut),” kata Kerman.

Dia berharap pihaknya bisa mendapatkan kembali hak mereka sebagai nelayan seperti dulu.

“Harapan saya agar pantai ini dikembalikan seperti semula, bagaimana Pulau Serangan yang dulu, itu dikembalikan. Mudah-mudahan bisa dikembalikan seperti dulu,” tandas Kerman penuh harap. (*)

Tags: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura BaliKura-Kura BaliNelayan SeranganPantai Kura Kura Bali (Surf Surf by The Waves)Pantai SeranganPT Bali Turtle Island Development (BTID)PT BTIDPulau Serangan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Umbu Billy Putera Sumba Dipercaya Jadi Dewan Pakar Gekrafs Bali
  • Koster Ungkap Proyeksi Upah 2027: Badung Tembus Rp4 Jutaan
  • Temui Buruh Tuntut UMP Bali Rp5,2 Juta, Koster Janji Akan Lakukan yang Terbaik
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist