• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Kolase: Nelayan Pulau Serangan, Nyoman Dana (kiri) dan Wayan Kerman. -Balitopik.com

Nelayan Diperlakukan Seperti Teroris oleh PT BTID, Dipiting Polisi

1 tahun ago
Kolase:Januaria Awalde Berek dan sebidang tanah yang diduga dicaplok. -IST

Diduga Caplok Tanah Warga Warisan Tahun 1826, Wakil Ketua DPRD Belu Disorot

6 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Pemprov Bali Tutup Akses OSS untuk Sejumlah Usaha PMA Guna Lindungi UMKM Lokal Bali

22 jam ago
Sidang perdana gugatan perdata senilai Rp25 miliar yang diajukan advokat Togar Situmorang terhadap empat perusahaan media di Bali berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (22/7/2026). -IST

Sidang Gugatan Rp25 Miliar terhadap Empat Media di Bali Bergulir, Tim Kuasa Hukum Pers Siap Hadapi Mediasi

1 hari ago
Suasana Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Provinsi Bali yang digelar di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (21/7/2026). -IST

Rakorkesda Bali Perkuat Transformasi Sistem Kesehatan, Fokus pada Enam Pilar Nasional

1 hari ago
Koster dan Rocky Gerung. -IST

Bedah Buku Rocky Gerung, Gubernur Bali Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Marhaenisme di Era Digital

2 hari ago
Ketua Umum KONI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. -IST

Koster Targetkan Bali Tembus Lima Besar PON 2028, Minta Pembinaan Atlet Lebih Serius

2 hari ago
Wayan Koster saat menerima Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana, di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (20/7/2026).

Koster Percepat Perlindungan Lahan Produktif di Bali, LP2B Jadi Benteng Ketahanan Pangan

2 hari ago
Gede Angastia. -BALITOPIK.COM

Angastia Bantah Klaim Demer Soal Shortcut Singaraja-Mengwitani

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Nelayan Diperlakukan Seperti Teroris oleh PT BTID, Dipiting Polisi

Reporter balitopik.com
29 Januari 2025 - 1:07 am
Kolase: Nelayan Pulau Serangan, Nyoman Dana (kiri) dan Wayan Kerman. -Balitopik.com

Kolase: Nelayan Pulau Serangan, Nyoman Dana (kiri) dan Wayan Kerman. -Balitopik.com

Balitopik.com – Sungguh ngeri, para nelayan di Pulau Serangan mengaku sempat diperlakukan seperti teroris oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) sebagai pengelolah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Denpasar Selatan, Bali.

Hal itu terjadi ketika mereka melakukan aksi saat PT Bali Turtle Island Development (BTID) membuat tanggul pembatas yang mengisolasi ruang gerak mereka sebagai nelayan di lautan sekitar Pulau Serangan.

Nyoman Dana salah seorang yang dituakan di kalangan nelayan Pulau Serangan menjelaskan perjuangan mereka terhadap intimidasi PT BTID selama ini. Mereka dibuat seperti teroris karena dianggap menyerobot tanah dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang dikelolah oleh PT BTID itu.

“Contohnya waktu membuat kanal ini saya aja khusus nelayan unjuk rasa nggak ada artinya. Kadang-kadang bapak-bapak itu kayak menangkap teroris bahkan teman kami dapat dipeluk di leher (dipiting) sama Polisinya, dibilang nelayan serobot tanah,” ungkap Dana.

Dana mengaku saat ini penghasilan sebagai nelayan menurun 100 persen lantaran tidak hanya laut yang dibatasi, tapi mereka juga dilarang beraktivitas ketika ada kunjungan tamu atau investor ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. “Saya ngomong real, kenyataan aja ini nggak bisa mengada-ngada,” ujarnya.

Sementara, Wayan Kerman yang sudah menjadi nelayan di Pulau Serangan sejak tahun 1984 ikut memberi pengakuan. Kerman mengaku hadirnya PT BTID di Pulau Serangan mempersulit nelayan, ruang gerak mereka sangat terbatas untuk mendapat penghasilan.

“Jelas (sulit dapat penghasilan), itu jelas menurut saya. Karena aktivitas melaut pantai ini sudah diblok, jalan saja tidak bisa apalagi untuk bekerja (melaut),” kata Kerman.

Dia berharap pihaknya bisa mendapatkan kembali hak mereka sebagai nelayan seperti dulu.

“Harapan saya agar pantai ini dikembalikan seperti semula, bagaimana Pulau Serangan yang dulu, itu dikembalikan. Mudah-mudahan bisa dikembalikan seperti dulu,” tandas Kerman penuh harap. (*)

Tags: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura BaliKura-Kura BaliNelayan SeranganPantai Kura Kura Bali (Surf Surf by The Waves)Pantai SeranganPT Bali Turtle Island Development (BTID)PT BTIDPulau Serangan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Diduga Caplok Tanah Warga Warisan Tahun 1826, Wakil Ketua DPRD Belu Disorot
  • Pemprov Bali Tutup Akses OSS untuk Sejumlah Usaha PMA Guna Lindungi UMKM Lokal Bali
  • Sidang Gugatan Rp25 Miliar terhadap Empat Media di Bali Bergulir, Tim Kuasa Hukum Pers Siap Hadapi Mediasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?