• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Foto: Surat penolakan pertemuan Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar oleh Bendesa Adat Serangan. -Balitopik.com

Bak Orde Baru! Bendesa Adat Serangan Dinilai Diktator karena Larang Pertemuan Nelayan

2 tahun ago
Ariawan Surya Librata, S.H., C.P.L.M (Kiri). -BALITOPIK.COM

Investasi di Bali Tak Cukup Andalkan Modal, Ariawan Surya Librata Tekankan Kepastian Hukum

15 jam ago
Nyoman Parta saat bersalaman dengan Suyudi Ario Seto. -BALITOPIK.COM

Bagian 1 dari 5 Tulisan Tentang Pembenahan Polri: Mendengar Suara Rakyat, Membenahi Bayangkara Negara

16 jam ago
Tim PH I Made Daging. -BALITOPIK.COM

Made Daging Ditahan di Tahti Polda Bali, Hakim Minta Hadir di Sidang Praperadilan Jumat

21 jam ago
Tim kuasa hukum I Made Daging. -BALITOPIK.COM

PH Made Daging Bingung Ada Istilah Pemalsuan Intelektual: Alam Pikir Kita Pun Bisa Dipidana

21 jam ago
I Made Somya Putra, S.H., M.H. -BALITOPIK.COM

Panggung Moral, Politik, dan Hukum dalam Permohonan tentang Ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi

22 jam ago
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna. -BALITOPIK.COM

Respons AWK soal ‘Boikot Bali’: Silakan, Warga Bali Tak Terlalu Antusias dengan Artis

22 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima penghargaan. -BALITOPIK.COM

Bali Dapat Penghargaan dari KPK soal SPI Pendidikan

2 hari ago
Kepala Dishub Badung Anak Agung Gde Rahmadi

Dishub Badung Perluas Penerangan, 2.365 Lampu Jalan Siap Dipasang

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bak Orde Baru! Bendesa Adat Serangan Dinilai Diktator karena Larang Pertemuan Nelayan

Reporter balitopik.com
27 Februari 2025 - 4:56 pm
Foto: Surat penolakan pertemuan Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar oleh Bendesa Adat Serangan. -Balitopik.com

Foto: Surat penolakan pertemuan Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar oleh Bendesa Adat Serangan. -Balitopik.com

Balitopik.com – Entah apa alasannya Jro Bendesa Adat Serangan tiba-tiba menggigil dengan rencana pertemuan 8 kelompok nelayan di Serangan yang tergabung dalam Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar pada 28 Februari 2025.

I Nyoma Gede Pariatha selaku Jro Bendesa Adat Serangan mendadak mengeluarkan surat kepada Kelian Adat se-Desa Serangan untuk menolak pertemuan kelompok nelayan tersebut.

Salah satu pengurus Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut yang tidak ingin disebutkan Namanya mengatakan situasi itu sama seperti orde baru. Tindakan Jro Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha dinilai diktator karena menolak pertemuan nelayan tanpa penjelasan.

“Tanpa ada alasan yang jelas dan mendasar, menurut kita ini adalah bentuk tindakan yang mengintimidasi, memasung, menghalang – halangi hak orang berserikat, berkumpul dan berpendapat,” ucapnya kepada Bali Topik, Kamis (27/2/2025) malam.

Foto: Surat penolakan pertemuan Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar oleh Bendesa Adat Serangan. -Balitopik.com
Foto: Surat penolakan pertemuan Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar oleh Bendesa Adat Serangan. -Balitopik.com

Ia menjelaskan, pertemuan itu untuk membahas kelanjutan aspirasi yang sudah disampaikan kelompok nelayan dan DPR, DPD saat pertemuan dengan PT BTID pada 30 Januari 2025 lalu. Yaitu terkait pelampung pembatas laut, akses melaut nelayan, dan izin pemanfaatan tata ruang laut sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Waduh, Bendesa Adat Serangan Intimidasi Pertemuan Nelayan

Namun karena ditolak oleh Bendesa Adat Serangan, pihaknya terpaksa menunda pertemuan itu karena tidak ingin terlibat konflik. Mengingat Jro Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha mengajak semua masyarakat Kelurahan Serangan menolak acara tersebut. Masyarakat diajak berkumpul di tempat pertemuan para nelayan.

“Rencananya setelah ada keputusan dalam pertemuan itu baru kita akan menindaklanjuti hal ini kepada para pihak terkait yaitu kepada investor, pemerintah, dan wakil rakyat sebagai pernyataan sikap kita sebagai masyarakat nelayan Serangan,” tandasnya.

Untuk diketahui, 8 kelompok nelayan Serangan yang tergabung dalam Forum KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar itu diantaranya; KUB Cipta Karya I, KUB Cipta Karya II, KUB Guna Segara, KUB Madu Segara, KUB Mertha Segara Asih, KUB Dukuh Asri Segara, KUB Samudra Jaya dan KUB Samudra Serangan. (*)

Tags: Bendesa Adat SeranganGoogleI Nyoman Gede PariathaJro Bendesa Adat SeranganKelurahan Serangan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Investasi di Bali Tak Cukup Andalkan Modal, Ariawan Surya Librata Tekankan Kepastian Hukum
  • Bagian 1 dari 5 Tulisan Tentang Pembenahan Polri: Mendengar Suara Rakyat, Membenahi Bayangkara Negara
  • Made Daging Ditahan di Tahti Polda Bali, Hakim Minta Hadir di Sidang Praperadilan Jumat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist