BALITOPIK.COM, BADUNG – Sebanyak 117 petenis dari berbagai kabupaten/kota di Bali dan luar Bali ambil bagian dalam Kejuaraan Tenis Junior Kelompok Umur (KU) dan Senior Terbuka “Bupati Badung Cup II” Tahun 2026.
Kejuaraan yang digelar Pengurus Kabupaten (Pengkab) Pelti Badung tersebut resmi dibuka di Lapangan Tenis Dharma Praja Lumintang, Jumat (16/10/2026).
Pembukaan dilakukan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang diwakili Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung, I Putu Oka Adnyana.
Ajang ini menjadi bagian dari upaya Pengkab Pelti Badung meningkatkan pembinaan atlet sekaligus memberikan tambahan jam terbang dan pengalaman bertanding bagi petenis muda.
Peserta terbagi dalam sejumlah kelompok usia. KU 10 tahun diikuti 32 peserta putra dan putri, KU 12 sebanyak 18 peserta, KU 14 sebanyak 26 peserta, KU 16 sebanyak 26 peserta, serta kelompok senior terbuka sebanyak 15 peserta.
Mereka akan bertanding selama 10 hari dengan kategori junior berlangsung 16-20 Oktober 2026. Sementara pertandingan senior dijadwalkan 21-25 Oktober 2026.
Selain Lapangan Tenis Dharma Praja Lumintang, pertandingan juga digelar di Lapangan Tenis KONI Bali.
Total hadiah yang diperebutkan dalam kejuaraan ini mencapai Rp110 juta.
Bupati Badung melalui Putu Oka Adnyana menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Bupati Badung Cup II. Menurutnya, konsistensi pembinaan diperlukan agar olahraga tenis di Bali, khususnya Badung, terus berkembang.
Pemkab Badung juga menyatakan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi atlet. Kejuaraan seperti ini diharapkan mampu menarik lebih banyak generasi muda untuk menekuni olahraga sekaligus membangun pola hidup sehat.
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar pertandingan tidak hanya dijadikan ajang mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai proses membangun mental dan pengalaman bertanding.
“Kemenangan memang menjadi tujuan, namun sikap sportif dan semangat untuk terus berkembang merupakan nilai yang jauh lebih penting,” ungkapnya.
Ketua Panitia Bupati Badung Cup II, I Nyoman Adi Wiratma, mengatakan kejuaraan ini diharapkan menjadi ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit petenis potensial.
Melalui penyelenggaraan tersebut, Pengkab Pelti Badung berharap muncul generasi baru atlet tenis yang mampu berprestasi dan membawa nama daerah ke level regional maupun nasional.









