• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Wakil Gubernur NTT Dr. Johni Asadoma, M.Hum. -Balitopik.com

Diplomasi Harmoni: Rangkuman Kunker Wagub NTT Johni Asadoma di Bali

2 bulan ago
Kolase: Megawati Soekarnoputri dan 2 model saat tampilkan produk Dior yang gunakan Kain Endek Bali pada gelaran Paris Fashion Week September 2020 lalu. -IST/BALITOPIK.COM

Megawati Bangga Dior Pakai Kain Endek Bali

4 jam ago
Megawati Soekarnoputri saat menghadiri temu wicara bersama pelaku UMKM Bali terkait HKI dan manajemen usaha di Klungkung. -IST/BALITOPIK.COM

Megawati Dorong UMKM Bali Lindungi Karya Lewat HKI

8 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri penyerahan sertifikat HKI Provinsi Bali 2026 di Klungkung bersama sejumlah pejabat dan pelaku UMKM. -IST/BALITOPIK.COM

Badung Dukung HKI UMKM, 5.003 Permohonan Tercatat Awal 2026

8 jam ago
I Nyoman Parta saat menghadiri pertemuan bersama perwakilan masyarakat adat dan koalisi sipil di DPR RI, Jakarta. -IST/BALITOPIK.COM

Parta: Pengesahan RUU Masyarakat Adat adalah Penunaian Janji Republik

18 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta saat briefing pejabat Pemprov Bali. -IST/BALITOPIK.COM

Kebijakan Baru! Mulai 10 April ASN Bali WFH, Tapi Layanan Tetap Normal

24 jam ago
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto melantik Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi dan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri di Jakarta. -IST/BALITOPIK.COM

Menteri Imipas Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli

1 hari ago
Ilustrasi TPA Suwung Ditutup. -Balitopik.com

Aturan Baru Sampah di Bali: Organik Wajib Diolah dari Rumah

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memberi santunan untuk 66 siswa SD N 5 Banjar yang terdampak banjir. -IST/BALITOPIK.COM

Koster Salurkan Rp129 Juta untuk SDN 5 Banjar Pascabanjir

2 hari ago
BALI TOPIK
Kamis, April 2, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

Diplomasi Harmoni: Rangkuman Kunker Wagub NTT Johni Asadoma di Bali

Reporter balitopik.com
3 Februari 2026 - 10:53 am
0 0
Wakil Gubernur NTT Dr. Johni Asadoma, M.Hum. -Balitopik.com

Wakil Gubernur NTT Dr. Johni Asadoma, M.Hum. -Balitopik.com

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

Balitopik.com, BALI – Kunjungan kerja Wakil Gubernur NTT, Dr. Johni Asadoma, M.Hum., ke Pulau Dewata membawa misi utama yaitu “Diplomasi Harmoni”. Langkah strategis ini diambil guna memastikan hubungan persaudaraan antara kedua provinsi tetap terjaga dengan baik menyusul adanya sejumlah gesekan sosial yang melibatkan oknum warga NTT di Bali.

Wagub Johni memulai agenda dengan merangkul internal warga NTT yang menetap di Bali. Ia berdialog dengan tokoh-tokoh diaspora NTT, pengurus paguyuban kabupaten/kota di bawah naungan IKB Flobamora Bali, serta para mahasiswa NTT di Denpasar, Rabu 28 Januari 2026.

Wagub mendengarkan keluh kesah diaspora terkait stigma negatif yang muncul akibat ulah oknum tertentu. Ia memberikan pesan tegas agar seluruh warga NTT di Bali menghormati adat istiadat setempat (di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung).

Selain itu Wagub meminta tokoh-tokoh NTT berbesar hati untuk meluangkan waktu pikiran dan tenaga agar terus memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap sesama warga NTT di Bali terutama bagi para perantau pemula.

Keesokan harinya, Kamis 29 Januari 2026 ia memulai misi “diplomasi harmoni”. Johni bersama rombongan melakukan safari ke pemerintah kabupaten Badung. Mereka diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba. Dari Badung, Wagub NTT bergerak ke Bali Timur, Kabupaten Karangasem. Di sini Wagub dan rombongan diterima oleh Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa serta tokoh adat setempat.

Sorenya, Johni bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat Bali, diantaranya, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Anak Agung Bagus Ngurah Agung, dan Sekretaris FPK Agus Samijaya, serta Ketua Forum Perbekel (Kepala Desa) se-Bali, I Gede Pawana di Bendega Denpasar.

“Tujuannya sama, silaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf atas gesekan sosial akibat keonaran sekelompok warga kita di Bali. Minta maaf atas ketidaknyamanan masyarakat Bali,” kata Wagub.

Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WITA, sebuah proyek di pinggiran pantai Kuta mendadak heboh. Orang nomor 2 di NTT itu mengunjungi bedeng tempat tinggal para buruh proyek. Di sana ia berjumpa dengan puluhan warga NTT yang bekerja sebagai buruh proyek, semuanya berasal dari Sumba Barat Daya (SBD). Pada perjumpaan itu, Johni berpesan bahwa ketika sudah memutuskan untuk merantau maka harus siap menyesuaikan diri dengan tradisi dan kebudayaan warga setempat.

Setelah kurang lebih 1 jam berinteraksi dengan para pekerja proyek asal Sumba Barat Daya itu, Wagub dan rombongan menuju pertemuan inti yaitu Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemerintah Provinsi Bali dan NTT yang membahas antisipasi konflik horizontal dan gangguan ketentraman masyarakat, di Kertha Sabha, Denpasar.

Rapat dipimpin langsung Gubernur Bali Wayan Koster. Turut hadir Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Chatarina Muliana, Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, Wakil Bupati Sumba Tengah, Martinus Umbu Djoka, dan Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere.

Pada momen ini, Wagub NTT juga meminta maaf kepada Pemprov Bali dan masyarakat Pulau Dewata. Ia memahami bahwa tindakan yang dilakukan oknum NTT dua tiga tahun terakhir telah mencederai ketenangan, ketentraman, keharmonisan, dan kedamaian yang selama ini terjaga dengan baik di Pulau Dewata.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat Bali, Pemerintah, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan menyadari bahwa tindakan saudara-saudara kami, tidak hanya mengganggu ketertiban umum dan keharmonisan selama ini yang terjalin, tetapi juga mencederai tatanan sosial masyarakat Bali yang menjunjung tinggi kedamaian dan kerukunan,” kata Johni Asadoma.

Pemprov NTT kata Asadamo, telah tegas meminta seluruh warga Nusa Tenggara Timur yang merantau ke Bali dan seluruh Indonesia entah untuk bekerja atau menempuh pendidikan agar mampu beradaptasi, menghormati dan menaati adat istiadat, budaya dan norma hukum yang berlaku.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster memberi saran agar perlu adanya suatu persyaratan administrasi dari pemerintah NTT kepada warganya yang hendak bekerja keluar daerah. Syarat ini juga yang nantinya akan diterapkan oleh pemerintah provinsi Bali.

“Persyaratan administratif ini juga diharapkan bisa dikoordinasikan kepada Pemerintah Daerah di Bali, agar apa yang menjadi syarat – syarat di sana, bisa kami terapkan juga disini. Sehingga ketika Pemerintah Daerah NTT yang mengeluarkan syarat keluar untuk warganya, maka kami di Bali akan mengeluarkan syarat masuk ke Bali,” ungkap Gubernur Bali dua periode ini.

Rakor tersebut juga membahas hal teknis terkait 5 poin dalam Komitmen Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mewujudkan Harmoni Kehidupan Bali – NTT yang sudah disepakati bersama Gubernur Bali dan Gubernur NTT pada tanggal 28 Januari 2026 di Labuan Bajo. Yaitu Penguatan Komunikasi Budaya dan Ruang Dialog, Pembinaan dan Pembekalan Warga (Pre-Migration), Penegakan Hukum yang Tegas dan Proporsional, Perlindungan Hak dan Kesetaraan Warga, dan Sinergi Strategis dan Narasi Positif.

Setelah dari Rakor, sorenya Wagub NTT menutup perjalanan diplomasi harmoni dengan bertemu Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet di Kantor MDA Bali. Sukahet berpesan agar semua perantau asal NTT hidup berbaur dan mengenal budaya setiap desa adat di Bali. (*)

Tags: Diplomasi HarmoniJohni Asadoma
SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Megawati Bangga Dior Pakai Kain Endek Bali
  • Megawati Dorong UMKM Bali Lindungi Karya Lewat HKI
  • Badung Dukung HKI UMKM, 5.003 Permohonan Tercatat Awal 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?