• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. -BALITOPIK.COM

Gawat, 83 Persen Endek di Pasaran Sudah Bukan Buatan Bali

19 detik ago
Pelepasan kontingen Badung dalam rangka Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. -IST

Kontingen Badung Berambisi Rebut Juara Umum PORJAR Bali 2026

15 menit ago
Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar, AA Ayu Priniti. -IST

DPRD Denpasar Sebut Program MBG Bikin Siswa Lebih Semangat Belajar

14 jam ago
Image credit: Kiri: 'Regang' TOTON; Kanan: “re-ceremonial” oleh Ateev Anand. -IST

Art & Bali 2026 Hadirkan 21 Seniman Dunia di Nuanu Creative City

17 jam ago
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian. -IST

Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

1 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat menyerahkan Bansos ke salah satu keliuarga Buddha. -IST

Bansos Waisak Badung 2026 Dicairkan untuk 210 Kepala Keluarga

2 hari ago
Kantor DPRD Bali

FOR HATI BALI Dukung Pansus TRAP, Ratusan Tokoh dan Mahasiswa Bakal Audiensi ke DPRD Bali

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melepas tim sepak bola PS Badung untuk berlaga pada kompetisi Liga 4 Nasional di Tangerang. -IST

PS Badung Siap Tempur di Liga 4 Nasional

3 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5/2026). -IST

Koster Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Gawat, 83 Persen Endek di Pasaran Sudah Bukan Buatan Bali

Reporter balitopik.com
30 Mei 2026 - 4:25 am
Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. -BALITOPIK.COM

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengingatkan ancaman serius terhadap keberlangsungan tenun endek Bali akibat semakin menurunnya minat generasi muda untuk menjadi penenun.

Jika kondisi ini terus berlanjut, Bali dikhawatirkan hanya menjadi pengguna endek tanpa lagi memiliki sumber daya yang mampu memproduksinya.

Peringatan tersebut disampaikan saat membuka Dekranasda Bali Fashion Day 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (29/5/2026).

Menurut Putri Koster, kondisi yang terjadi saat ini menunjukkan ironi. Di satu sisi, penggunaan kain endek Bali terus meningkat dan semakin populer di berbagai kalangan. Namun di sisi lain, jumlah penenun justru terus berkurang karena minimnya regenerasi dari generasi muda.

“Fenomena yang ada saat ini, semakin banyak kita memakai kain tenun endek Bali, tetapi minat anak-anak muda kita untuk menenun sangat kecil. Ini sangat berbanding terbalik,” ujar Putri Koster.

Ia mengungkapkan banyak penenun yang sebelumnya aktif berkarya kini memilih meninggalkan profesi tersebut. Situasi ini menjadi ancaman nyata bagi kelestarian salah satu warisan budaya Bali yang selama ini menjadi identitas masyarakat Pulau Dewata.

“Tenun endek kita sedang tidak baik-baik saja,” tegasnya.

Putri Koster juga memaparkan hasil survei yang dilakukan bersama Universitas Hindu Indonesia (UNHI) yang menunjukkan fakta mencengangkan. Dari seluruh kain endek yang beredar di pasaran, sekitar 83 persen berasal dari luar Bali, sementara yang diproduksi oleh perajin Bali hanya sekitar 17 persen.

“Ketika Universitas Hindu Indonesia membantu kami melakukan survei, hasilnya sangat mencengangkan. Sebanyak 83 persen kain endek yang beredar di pasaran berasal dari luar Bali, sedangkan yang diproduksi di Bali hanya sekitar 17 persen,” ungkapnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa pasar endek Bali saat ini lebih banyak dikuasai produk dari luar daerah. Jika tidak segera diantisipasi, kondisi ini berpotensi mempercepat hilangnya profesi penenun sekaligus melemahkan industri tenun tradisional Bali.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, perajin, hingga masyarakat sebagai konsumen untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan industri tenun lokal. Ia juga meminta para pedagang tidak menjual kain bermotif endek yang diproduksi di luar Bali dengan mengatasnamakan produk endek Bali.

Putri Koster menegaskan bahwa regenerasi penenun harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, generasi muda Bali perlu didorong untuk mempelajari keterampilan menenun agar warisan budaya ini tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Suatu saat jika anak-anak Bali tidak bisa menenun lagi, tenun dan endek Bali akan diambil alih oleh daerah lain. Namanya mungkin bukan lagi Endek Bali, melainkan Endek Troso atau Endek Jepara. Orang Bali hanya akan menjadi pemakai tanpa lagi mampu menenunnya,” katanya.

Selain mendorong lahirnya penenun muda, Putri Koster juga mengajak masyarakat menjadi konsumen yang lebih bijak dengan memilih produk tenun yang benar-benar dibuat oleh perajin Bali. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan ekonomi para penenun lokal.

Ia juga memastikan motif endek Bali telah mendapatkan perlindungan hukum melalui hak kekayaan intelektual. Pemerintah bersama instansi terkait akan memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran penggunaan motif endek Bali.

“Saya sudah berbicara dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali. Motif endek Bali dilindungi oleh aturan hak cipta. Ke depannya, kita akan mulai menegakkan aturan tersebut terhadap para pelanggar,” tegasnya.

Dekranasda Bali Fashion Day 2026 turut menampilkan peragawan dan peragawati dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, di antaranya Dinas PMD Dukcapil, Dinas Kebudayaan, Badan Kesbangpol, dan Biro Umum Setda Provinsi Bali.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap wastra lokal sekaligus mendorong penggunaan produk tenun asli Bali. (*)

Tags: dekranasda baliEndek Asli BaliEndek BaliIndustri Tenun BaliKrisis Penenun MudaPelestarian Budaya BaliPenenun BaliPutri KosterTenun Endek BaliWastra Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Gawat, 83 Persen Endek di Pasaran Sudah Bukan Buatan Bali
  • Kontingen Badung Berambisi Rebut Juara Umum PORJAR Bali 2026
  • DPRD Denpasar Sebut Program MBG Bikin Siswa Lebih Semangat Belajar
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?