• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

1 menit ago
PP KMHDI

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi

3 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung jalannya psikotes pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali, di Ruang Sidang FK Unud kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10). -BALITOPIK.COM

Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?

7 jam ago
Prambanan Shiva Festival (PSF) 2027 diluncurkan dalam rangkaian Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10/2026). -IST

Prambanan Shiva Festival 2027 Diluncurkan

1 hari ago
Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.,MM.

Pemimpin yang Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. -BALITOPIK.COM

Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia

1 hari ago
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan), Menteri ESDM dan Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi

1 hari ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”

1 hari ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Stok BBM Bali Kembali 11–12 Hari, Menteri ESDM Minta Cadangan Ditingkatkan Jadi 15 Hari

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

Reporter balitopik.com
20 Oktober 2026 - 3:25 pm
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

BALITOPIK.COM, JAKARTA – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) mengingatkan pemerintah agar pemulihan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak berujung pada alih fungsi menjadi perkebunan sawit yang menguntungkan kelompok pemilik modal.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana, menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api. Pemerintah juga harus memastikan ekosistem yang rusak benar-benar dipulihkan.

Hal itu disampaikan Candra dalam diskusi publik bertajuk “Refleksi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Demokrasi, Kekuasaan dan Masa Depan Republik Indonesia” yang digelar Aliansi Gelanggang Muda Indonesia di Kedai Tempo, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

“Pemerintah tidak boleh hanya hadir saat api menyala, tetapi juga harus menjamin pemulihan ekosistem setelah kebakaran,” kata Candra.

Ia mengaitkan persoalan tersebut dengan ketimpangan penguasaan tanah dan pelaksanaan reforma agraria. Menurutnya, kebijakan reforma agraria harus menjamin keadilan dalam penguasaan lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Candra juga menyoroti gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN). Jika diwujudkan, lembaga tersebut perlu memiliki mandat yang jelas, transparansi, dan mekanisme pengawasan agar tidak menjadi sarana kepentingan politik maupun bisnis.

“BRAN harus menjadi instrumen keadilan agraria, bukan ruang baru kapitalisasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya alam memiliki dasar konstitusional dalam Pasal 33 UUD 1945. Ketentuan tersebut mengamanatkan pemanfaatan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dengan prinsip keberlanjutan dan wawasan lingkungan dalam penyelenggaraan perekonomian nasional.

Atas dasar itu, KMHDI mendorong pemerintah memperjelas pihak yang bertanggung jawab atas pemulihan lahan bekas karhutla, termasuk pembiayaan, target pemulihan, dan pengawasan terhadap perubahan fungsi lahan.

Candra juga meminta perlindungan terhadap kawasan dengan fungsi ekologis penting, terutama ekosistem gambut dan kawasan hutan, agar tidak dialihfungsikan secara bertentangan dengan ketentuan lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla tidak semestinya hanya diukur dari padamnya api, tetapi juga dari pemulihan ekosistem dan perlindungan hak masyarakat.

“Lahan bekas kebakaran harus dipulihkan, bukan dikapitalisasi,” tegasnya.

Tags: Candra IrawanaKarhutlaKMHDIperkebunan sawitPrabowo-GibranReforma Agraria
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki
  • Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi
  • Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist