• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Dialog antara Nusantara Carbon, Mahardhika Institute dan Lembaga Desa Pengelola Hutan (LDPH) Jungutbatu terkait konservasi mangrove di Nusa Lembongan. -IST

Nusantara Carbon dan Mahardhika Institute Jajaki Konservasi Mangrove Jungutbatu Berbasis Masyarakat

16 detik ago
Gubernur Bali Wayan Koster Luncurkan Program Desa Kerthi Bali Sejahtera, Libatkan Hampir 13 Ribu Mahasiswa Bangun Desa. -IST

Koster Luncurkan Program Desa Kerthi Bali Sejahtera, Libatkan Hampir 13 Ribu Mahasiswa Bangun Desa

6 jam ago
LMND Bali bersama Wamensos Agus Jabo Priyono usai mengisi materi pada Sekolah Pelopor dalam rangkaian perayaan Harlah LMND yang ke-27 di Jakarta. Dari kanan ke kiri : Ketua LMND Bali ; I Made Dirgayusa, DPO LMND Bali ; I Putu Widi Arika S., Wamensos ; Agus Jabo Priyono, Sekretaris Komisariat LMND Warmadewa ; Semuel Bonu Ate. -IST

LMND Bali: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan di Bali

7 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Johannes Victor Mailangkay. -IST

Wagub Bali dan Wagub Sultra Dorong Kerja Sama Pariwisata Berkelanjutan 

23 jam ago
Pertemuan SJB menanggapi gugatan Togar Situmorang terhadap 4 media di Bali. -IST

SJB Siap Hadapi Gugatan Togar Rp25 Miliar Terhadap 4 Media di Bali

1 hari ago
Sanggar Eka Mahardika Putra dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 di Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa (14/7/2026).

Putri Koster: Festival Seni Bali Jani Jadi Ruang Tumbuh Talenta Muda Bali

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Gubernur Koster Targetkan Bali Mandiri Energi Lewat PLTS, Bidik Net Zero Emission 2045

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. -BALITOPIK.COM

Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Pemprov Bali Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. -BALITOPIK.COM

Prediksi Final, Wagub Bali Idolakan Argentina Tapi Jagokan Prancis Menang 2-1

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Nusantara Carbon dan Mahardhika Institute Jajaki Konservasi Mangrove Jungutbatu Berbasis Masyarakat

Reporter balitopik.com
16 Juli 2026 - 12:39 pm
Dialog antara Nusantara Carbon, Mahardhika Institute dan Lembaga Desa Pengelola Hutan (LDPH) Jungutbatu terkait konservasi mangrove di Nusa Lembongan. -IST

Dialog antara Nusantara Carbon, Mahardhika Institute dan Lembaga Desa Pengelola Hutan (LDPH) Jungutbatu terkait konservasi mangrove di Nusa Lembongan. -IST

BALITOPIK.COM, KLUNGKUNG – Nusantara Carbon bersama Mahardhika Institute menjajaki kolaborasi jangka panjang dengan Lembaga Desa Pengelola Hutan (LDPH) Jungutbatu untuk memperkuat konservasi hutan mangrove berbasis masyarakat di Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kelestarian ekosistem mangrove sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan yang berkelanjutan.

Penjajakan kerja sama dilakukan melalui kegiatan dialog dan observasi di kawasan hutan mangrove Jungutbatu seluas sekitar 215 hektare, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan visi dalam pengelolaan kawasan mangrove dengan menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama konservasi.

Hutan mangrove Jungutbatu memiliki peran strategis sebagai benteng alami pesisir yang melindungi wilayah dari abrasi dan gelombang laut. Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna serta memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar sehingga berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.

Selain fungsi ekologis, keberadaan mangrove juga menjadi penopang kehidupan masyarakat melalui sektor perikanan, pariwisata, dan berbagai aktivitas ekonomi berbasis pesisir.

Founder Nusantara Carbon, Risang Kusumo, mengatakan keberhasilan konservasi di Indonesia sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat yang setiap hari hidup berdampingan dengan alam.

“Kami meyakini bahwa masa depan konservasi Indonesia ditentukan oleh kuatnya masyarakat yang menjaga alam setiap hari,” ujar Risang.

Menurutnya, gerakan konservasi tidak cukup hanya mengandalkan semangat masyarakat, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik serta skema pembiayaan berkelanjutan agar program perlindungan lingkungan dapat berjalan secara konsisten dalam jangka panjang.

Ia menambahkan, keberhasilan konservasi juga memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat adat, komunitas lokal, pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga mitra strategis lainnya.

Pendekatan kolaboratif tersebut menjadi fondasi pelaksanaan Bali Indigenous Conservation Programme (BICP) yang diinisiasi untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi berbasis masyarakat.

Sementara itu, Founder dan Chairman Mahardhika Institute, I Putu Eka Mahardhika atau Jro Eka, menegaskan masyarakat Jungutbatu harus menjadi tuan rumah dalam pengelolaan kawasan mangrove karena memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

“Konservasi tidak boleh menjadikan masyarakat hanya sebagai penerima program. Masyarakat harus menjadi pelaku utama, sedangkan lembaga pendamping bertugas memperkuat kapasitas, kelembagaan, dan akses terhadap sumber daya konservasi,” tegas Jro Eka.

Dalam implementasi Bali Indigenous Conservation Programme, Mahardhika Institute akan berperan sebagai mitra pelaksana yang fokus pada penguatan kelembagaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pendampingan berbagai kegiatan konservasi berbasis kearifan lokal.

Melalui kolaborasi tersebut, Nusantara Carbon, Mahardhika Institute, dan LDPH Jungutbatu berharap dapat membangun tata kelola hutan mangrove yang lebih partisipatif, terukur, dan berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan aspek sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Jungutbatu sehingga manfaat konservasi tidak hanya dirasakan oleh alam, tetapi juga oleh masyarakat yang menjaga kawasan tersebut.

Tags: Bali Indigenous Conservation ProgrammeBICPEkowisata BaliI Putu Eka MahardhikaJro EkaKarbon BiruKlungkungKonservasi Berbasis Masyarakatkonservasi mangroveLDPH Jungutbatulingkungan BaliMahardhika InstituteMangrove JungutbatuNusa LembonganNusantara CarbonPerubahan IklimRisang Kusumo
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Nusantara Carbon dan Mahardhika Institute Jajaki Konservasi Mangrove Jungutbatu Berbasis Masyarakat
  • Koster Luncurkan Program Desa Kerthi Bali Sejahtera, Libatkan Hampir 13 Ribu Mahasiswa Bangun Desa
  • LMND Bali: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan di Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?