• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -Ilustrasi

Nyoman Parta Tolak Rencana PPN Sembako: “Rakyat Sudah Sulit Makan”

5 bulan ago
Dr. Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana

Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular

2 jam ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. -BALITOPIK.COM

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas

6 jam ago
Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

7 jam ago
Gede Pasek Suardika (GPS) tengah dan tim hukum I Made Daging lainnya. -BALITOPIK.COM

Praperadilan Made Daging Diterima Sebagian, GPS Sebut Hakim Bernyali dan Siapkan Gugatan Jilid III

8 jam ago
Ketua KMHDI Bali, Pitriyou. -IST/Balitopik.com

KMHDI Bali Dorong PHDI Pusat Konsisten Mengayomi Umat dan Menjaga Martabat Agama

12 jam ago
Ketua Umum DPD IMM Bali, Muhammad Pramudya Rahardjo

IMM Bali Kritik Kisruh BBM, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab

12 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima pamitan dari Irjen Pol Daniel Adityajaya. -IST

Kapolda Bali Pamit, Koster: Terima Kasih Atas Kerja Sama yang Solid

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Tim Official Perseden FC. -IST

Koster Dukung Perseden ke Liga 3 Nasional, Siapkan Fasilitas GOR Ngurah Rai

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Nyoman Parta Tolak Rencana PPN Sembako: “Rakyat Sudah Sulit Makan”

Reporter balitopik.com
13 Mei 2026 - 9:33 am
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -Ilustrasi

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -Ilustrasi

BALITOPIK.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta, menolak keras rencana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap bahan pokok atau sembako. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi semakin menekan kondisi ekonomi masyarakat kecil yang saat ini masih dibayangi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Pernyataan itu disampaikan Nyoman Parta di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/5/2026). Ia menilai pemerintah perlu meninjau ulang wacana tersebut karena sembako merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menyangkut langsung kehidupan sehari-hari.

“Tanpa pajak saja rakyat sudah susah untuk makan apalagi kena pajak. Harga beras naik, minyak goreng mahal, gula dan cabai terus bergejolak. Kalau sembako dikenakan PPN, ini bisa makin menekan kehidupan masyarakat kecil,” ujar Nyoman Parta.

Legislator asal Bali itu menegaskan, sembako bukan barang mewah yang layak dikenakan pajak tambahan. Sebaliknya, negara seharusnya hadir untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Menurutnya, kebijakan pajak terhadap kebutuhan primer berpotensi menimbulkan efek domino di sektor perdagangan. Pedagang diperkirakan akan menyesuaikan harga jual, distributor menaikkan biaya distribusi, hingga akhirnya masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.

“Sembako itu kebutuhan primer. Semua orang membutuhkannya, terutama rakyat kecil. Kalau dikenakan pajak, maka dampaknya langsung terasa di meja makan masyarakat. Ini bukan soal angka semata, tapi soal kemampuan rakyat bertahan hidup,” katanya.

Nyoman Parta juga mengingatkan bahwa kenaikan harga pangan dapat memicu persoalan sosial yang lebih luas, mulai dari meningkatnya angka kemiskinan hingga ancaman stunting akibat menurunnya kualitas konsumsi keluarga.

“Kalau harga kebutuhan pokok makin mahal, yang dikorbankan biasanya kualitas makanan keluarga. Ini berbahaya karena bisa berdampak pada gizi anak-anak dan meningkatkan risiko stunting. Negara jangan sampai mengambil kebijakan yang membuat rakyat makin tercekik,” tegasnya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut meminta pemerintah mencari sumber penerimaan negara dari sektor lain yang dinilai lebih adil dan tidak membebani masyarakat kecil. Ia mencontohkan optimalisasi pajak korporasi besar, pengelolaan sumber daya alam, hingga pengetatan pengawasan kebocoran anggaran negara.

“Cari pemasukan negara jangan dari kebutuhan makan rakyat. Negara masih punya banyak sumber penerimaan lain yang bisa dioptimalkan tanpa harus menyentuh sembako,” ujarnya.

Nyoman Parta memastikan dirinya akan terus mengawal isu tersebut di parlemen dan memperjuangkan agar kebutuhan pokok masyarakat tetap bebas dari pengenaan PPN.

“Rakyat butuh harga pangan murah dan terjangkau, bukan pajak baru yang membuat hidup makin berat. Saya akan berdiri bersama rakyat untuk menolak PPN sembako,” pungkasnya. (*)

Tags: Berita JakartaDPR RIEkonomi RakyatHarga PanganI Nyoman PartaKenaikan Harga PanganKomisi III DPR RIPajak Pertambahan NilaiPajak SembakoPDIPpolitik nasionalPPN SembakoRakyat KecilSembako Mahalstunting
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular
  • Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas
  • Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist