Balitopik.com, BALI – Pengurus PAKKI Provinsi Bali bersinergi dengan Yayasan Tri Hita Karana (THK) dalam penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan kerja dan dilakukan secara professional.
Ketua PAKKI Bali (Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia), Ns. Putu Resiki, S.Kep, SH, M.Si mengatakan, pelaksanaan ‘Bulan K3 Tahun 2026’ di Bali dipusatkan pada sektor perhotelan dan dtw (daya tarik wisata).
“Pada sosialisasi K3, kami berkolaborasi dengan THK-Awards agar hotel/ dtw penerima awards agar lebih memperhatikan K3 di lingkungan kerjanya,” katanya.
Bulan Bakti K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional adalah peringatan tahunan di Indonesia setiap 12 Januari hingga 12 Februari, sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran, menerapkan budaya K3, dan membangun ekosistem kerja yang aman, sehat, serta produktif, sering diisi dengan kegiatan apel, sosialisasi, bakti sosial, dan peningkatan kompetensi SDM K3.
Sedangkan tema bulan bakti K3 tahun ini adalah “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”.
“Mari tunjukan komitmen dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja,” kata Putu Resiki mengutip tema Bulan Bakti K3 yang sedang berlangsung.
Tahun 2025 terdaftar 70 hotel dan dtw yang ikut THK-Awards. Sedangkan sejak THK-Awards digelar tahun 2000 hingga 2025 ada sekitar 500 hotel/ dtw yang menerima awards. “Bila saja, penerapan K3 menjadi bagian rutin bagi pekerja hotel, maka dipastikan kita akan aman dan nyaman berlibur di Bali,” katanya. (*/r)















