BALITOPIK.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus bergerak menata wajah wilayahnya dengan melakukan penertiban jaringan utilitas yang dinilai semrawut, khususnya kabel-kabel provider yang mengganggu estetika kawasan pariwisata.
Kali ini, penertiban difokuskan di wilayah Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, dengan melibatkan Tim Penertiban Utilitas yang dimotori Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta pengamanan dari Satpol PP.
Kabel-kabel yang sebelumnya bergelantungan di sepanjang jalan utama dipotong, diturunkan, dan dibersihkan. Proses ini dilakukan oleh pihak provider dengan pendampingan pemerintah daerah.
Penertiban yang berlangsung pada Jumat (10/04/2026) ini ditandai dengan pemotongan kabel secara simbolis oleh perwakilan pemerintah daerah bersama unsur terkait, termasuk kecamatan dan desa setempat.
Kabid Bina Marga PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah untuk merapikan jaringan utilitas demi menjaga keindahan Badung sebagai destinasi wisata.
Ia menyebutkan, sebelum penertiban dilakukan, pemerintah telah menyiapkan fasilitas penempatan kabel di sisi kanan dan kiri jalan. Bahkan, pihak provider sudah diberikan waktu untuk memindahkan jaringan mereka ke fasilitas tersebut.
“Hari ini kita lakukan penertiban di ruas jalan utama Darmasaba sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer. Kabel yang dipotong ini sebelumnya sudah tidak terpakai atau masuk kategori sampah,” jelasnya.
Penertiban ini juga dilakukan dengan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Badung guna memastikan proses berjalan sesuai aturan.
Ke depan, penataan utilitas akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah menjadwalkan penertiban kabel dilakukan dua kali dalam sebulan di lokasi berbeda yang telah disepakati bersama provider.
Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan estetika kawasan, khususnya di daerah wisata, agar terlihat lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pemerintah juga memastikan bahwa penertiban tidak berhenti di Darmasaba. Wilayah lain seperti Seminyak direncanakan menjadi target berikutnya dalam upaya besar menata infrastruktur utilitas di Badung.









