• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Prof. Dr. Tri Evi Triandini, S.P., M.Eng (kanan). -IST/Balitopik.com

Profil Prof Evi, Guru Besar Pertama ITB STIKOM Bali

4 bulan ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Gubernur Koster Ajak Keluarga Bali Kembali ke Tradisi 4 Anak

15 jam ago
Dr. Agus Dei. -Balitopik.com

Agus Dei Apresiasi PKB 2026 Disorot Media Internasional

17 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster dan Jendral Maruli saat meninjau pematagangan lokasi PSEL Denpasar Raya di Benoa. -BALITOPIK.COM

Koster: PSEL Denpasar Raya Solusi Atasi Sampah Bali

1 hari ago
KIRI: Bupati Badung, Wali Kota Denpasar, Gubernur Bali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. -IST

PSEL Denpasar Raya Siap Groundbreaking 8 Juli 2026

1 hari ago
Ketua KONI Provinsi Bali, Giri Prasta melantik I Gede Ngurah Patriana Krisna sebagai Ketua KONI Jembrana 2026-2030 di Gedung Kesenian Soekarno. -BALITOPIK.COM

Giri Prasta Lantik Wabup Ngurah Patriana jadi Ketua KONI Jembrana

1 hari ago
Filemon Bram Gunas Junior

PSEL, Ujian Serius Bali Atasi Sampah

1 hari ago
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim bersama Anggota DPD RI Dapil Bali, Dr. Arya Wedakarna. -BALITOPIK.COM

Silmy Karim dan Arya Wedakarna Dorong Kebijakan Imigrasi Khusus untuk Bali

2 hari ago
Petugas Imigrasi Ngurah rai saat interogasi salah satu WNI yang diduga akan mengikuti ibadah haji secara non prosedural. -BALITOPIK.COM

13 Calon Haji Non Prosedural Digagalkan di Bandara Bali

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Profil Prof Evi, Guru Besar Pertama ITB STIKOM Bali

Reporter balitopik.com
8 Februari 2026 - 5:12 am
Prof. Dr. Tri Evi Triandini, S.P., M.Eng (kanan). -IST/Balitopik.com

Prof. Dr. Tri Evi Triandini, S.P., M.Eng (kanan). -IST/Balitopik.com

Balitopik.com, DENPASAR – Prof. Dr. Tri Evi Triandini, S.P., M.Eng., dikukuhkan sebagai guru besar ITB STIKOM Bali pada Sabtu, (7/2/2026). Evi Triandini memiliki kepakaran di bidang analisis perangkat lunak.

Penetapan dilakukan berdasarkan surat keputusan Mendikti Saintek tahun 2025 tentang kenaikan jabatan akademik fungsional dosen pada 16 Desember 2025.

Rekor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, pengukuhan guru besar ini menjadi yang pertama di ITB STIKOM Bali.

“Saat ini momen pecah telur guru besar yang dimiliki kampus ITB STIKOM Bali, kami sangat berbangga atas pencapaian jabatan fungsional tertinggi yang diraih Prof Evi,” kata Dadang Hermawan.

“Sekaligus, menurut pengamatan saya, Prof Evi menjadi Profesor pertama bidang IT di PTS yang ada di Bali,” tambahnya.

Dalam orasi ilmiahnya, Evi Triandini memaparkan, penelitian yang dilakukan menjembatani kebutuhan penyandang disabilitas melalui alat prostetis dan teknologi informasi untuk kemandirian pasien.

Inovasi yang ditawarkan merupakan kerangka telerehabilitasi prostetik yang berkesinambungan. Evi menambahkan, kerangka yang dibangun sebagai arsitektur moduler yang mengintegrasikan ke dalam ekosistem digital.

“Salah satunya memberdayakan pasien melalui edukasi dan pemantauan mandiri sehingga rehabilitasi tidak sepenuhnya bergantung pada kunjungan fisik yang sporadis,” ujar Evi.

Evi juga mendorong dosen tingkat doktoral di ITB STIKOM Bali untuk meraih jabatan fungsional tertinggi jabatan dosen.

Melalui keahliannya di bidang analisis perangkat lunak, Evi akan mengembangkan penelitiannya secara lebih lanjut dimulai dari Denpasar. Saat ini, dia mengatakan, sudah menjalin kerjasama dengan salah satu Rumah Sakit di Thailand dengan tujuan hilirisasi riset.

Dewan Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) Prof. Dr. I Made Bandem menambahkan, sejak awal, ITB STIKOM Bali sudah menerima mahasiswa dengan disabilitas dan penyandang difabel.

“Sekarang bagaimana kita memanusiakan manusia, karena setiap orang yang lahir pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Tugas kampus sekarang harus mampu merealisasikan berbagai aksesibilitas untuk menerima mahasiswa dengan kekurangan fisik,” jelas Made Bandem.

Profil

Prof. Dr. Tri Evi Triandini, S.P., M.Eng, lahir pada 22 April 1970 di Jember, Jawa Timur. Evi tumbuh dalam keluarga sederhana. Suryono, sang ayah bekerja di perkebunan yang menuntut mobilisasi tinggi karena tugas.

Pengalaman berpindah-pindah tempat tinggal sejak kecil membentuk karakter yang tangguh, mandiri, dan mudah beradaptasi. Nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, serta semangat belajar tertanam kuat sejak dini.

Riwayat Pendidikan

Pendidikan Dasar hingga Menengah ditempuh di Surabaya. Perpindahan sekolah baginya bukanlah hambatan, melainkan proses pembelajaran tentang ketekunan dan daya juang.

Pendidikan Sarjana (S1), ditempuh di Program Studi Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya dengan waktu studi 3,5 tahun dengan predikat Cumlaude. Selain prestasi akademik, Evi Triandini juga aktif dalam organisasi, forum ilmiah, kegiatan kemanusiaan, serta menjadi asisten dosen.

Pendidikan Magister (S2) di lanjutkan di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok, Thailand di bidang Information Management. Lingkungan internasional ini memperluas wawasannya, membangun jejaring global, serta memperkaya perspektif dalam pengelolaan ilmu dan teknologi.

Gelar Doktor (S3) diraih dari Program Ilmu Komputer, Fakultas Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Melalui riset dan disertasinya, Evi Triandini memperkuat integrasi antara ilmu komputer, sistem informasi, dan inovasi teknologi.

Karier Akademik dan Kontribusi

Karier akademik dimulai pada tahun 1993 sebagai dosen di Stikom Surabaya. Sejak tahun 2003 hingga saat ini, Evi Triandini mengabdikan diri di ITB STIKOM Bali. Berbagai amanah strategis telah dijalankan, mulai dari dosen, pimpinan pusat pengembangan, hingga Direktur Kerja Sama dan Pengembangan Institusi.

Di tingkat internasional, Prof. Evi Triandini aktif membangun kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi di Thailand dan Filipina. Perannya meliputi, Visiting Professor, Penguji disertasi, Mitra riset.

Pendampingan tesis, disertasi, workshop penulisan ilmiah, dan pengembangan inovasi pembelajaran, khususnya di bidang digitalisasi layanan kesehatan dan teknologi informasi.

Pengabdian Masyarakat

Bagi Prof. Evi Triandini, ilmu pengetahuan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini tercermin dalam keterlibatan aktifnya membangun ekosistem layanan disabilitas melalui kolaborasi lintas institusi, pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Ini adalah wujud pengabdian yang berlandaskan nilai inklusivitas dan kemanusiaan.

“Menjadi profesor bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Ia adalah amanah untuk terus berbagi ilmu, membimbing generasi muda, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat. Karena sejatinya, ilmu akan terus hidup selama ia dibagikan,” ujarnya. (*)

Tags: ITB STIKOM BaliProf. Dr. Tri Evi TriandiniProfesor Evi
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Gubernur Koster Ajak Keluarga Bali Kembali ke Tradisi 4 Anak
  • Agus Dei Apresiasi PKB 2026 Disorot Media Internasional
  • Koster: PSEL Denpasar Raya Solusi Atasi Sampah Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?