Balitopik.com, BALI – Sikap politik yang diambil oleh Ketua DPD II Golkar Kabupaten Badung periode 2020-2025, I Wayan Suyasa ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ternyata memiliki resiko. Suyasa langsung didapuk jadi Ketua DPW PSI Bali.
Menanggapi itu, Ketua DPD I Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer angkat bicara. Bahwa memang Partai Golkar legowo dengan perpindahan tersebut, namun secara aturan internal partai ada yang perlu dibicarakan di pusat.
Mengingat anak sulung Suyasa yaitu I Putu Sika Adi Putra saat ini tercatat sebagai anggota fraksi partai Golkar di DPRD Badung. Nah ini, kata Demer secara aturan partai dilarang satu keluarga beda partai dalam 1 dapil.
“Aturan partai itu satu dapil (daerah pemilihan) gak boleh, kalau beda dapil gak masalah. Misalnya saya di Bali anak saya dapilnya di Lombok dari partai lain, itu gak masalah,” ucap Demer dihubungi Bali Topik, Kamis (22/1/2026).
Demer mengatakan kasus seperti ini baru pertama kali dihadapi Golkar Bali. Karena itu ia akan melaporkannya ke pusat. Nanti pusat yang akan menentukan seperti apa nasib I Putu Sika Adi Putra, putera sulung Suyasa tersebut.
Namun sebelum dibawa ke pusat, Demer akan meminta internal Golkar Badung untuk memanggil Sika Adi Putra. Setelahnya akan dibahas di pusat apakah akan dipecat atau seperti apa akan dikonsolidasikan di pusat.
“Kita panggil dulu, setelah itu kita akan laporkan ke pusat, saya belum tahu akan seperti apa di pusat karena hal ini baru pertama kali kita alami di Bali,” tandas anggota DPR RI tersebut. (*)

















