• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

WADUH! Spanduk Misterius Muncul di Lokasi Kematian Ratusan Mangrove di Benoa, Berisi Pesan Sindiran Menohok

2 bulan ago
PERADI PASNI dan Polres Salatiga Kompak Wujudkan Hukum Humanis

PERADI PASNI dan Polres Salatiga Kompak Wujudkan Hukum Humanis

8 jam ago
Nutrifood bersama Guru Belajar Foundation menggelar workshop tahap lanjutan bertajuk “Desain & Implementasi Pembelajaran PJOK Bermakna: Upaya Membangun Budaya Hidup Sehat di Sekolah” bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Denpasar.

Guru PJOK Didorong Jadi Pemimpin Budaya Hidup Sehat di Sekolah Lewat Program NPET 2026

14 jam ago
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana membersihkan sampah plastik di kawasan Pantai Jerman Kuta. -IST/BALITOPIK.COM

Mahasiswa Hukum UNUD Turun ke Pantai Jerman, Soroti Darurat Sampah Plastik di Kawasan Pesisir

1 hari ago
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang dikelola PT BTID -IST/BALITOPIK.COM

Panggilan Kedua untuk BTID, Harap Hadir dan Bawa Dokumen

1 hari ago
Ketua Panitia sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa saat menyampaikan laporan. -IST/BALITOPIK.COM

Soekarno Cup III 2026, Wadah Talenta Muda Bali Menuju Prestasi, Sportif dan Nasionalis

2 hari ago
Gubernur bali Wayan Koster saat menemui para bhikkhu peserta Indonesia Walk For Peace 2026 di Brahma Vihara Arama, Kabupaten Buleleng. -IST/BALITOPIK.COM

Indonesia Walk For Peace, 50 Bhikkhu se-Asia Tenggara Jalan Kaki dari Bali menuju Candi Borobudur

2 hari ago
Potret para perempuan pelaku usaha berkelanjutan dari berbagai daerah di Indonesia. IST/BALITOPIK.COM

Women Ecopreneurs Market Day, Ruang Baru Perempuan Pelaku Bisnis Hijau Tembus Pasar Lebih Luas

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama jajaran OPD meninjau pengelolaan sampah dan sektor horeka di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). -BALITOPIK.COM

Bupati Badung Sidak Sampah Horeka di Kuta

3 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

WADUH! Spanduk Misterius Muncul di Lokasi Kematian Ratusan Mangrove di Benoa, Berisi Pesan Sindiran Menohok

Reporter balitopik.com
11 Maret 2026 - 2:40 am
Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, BALI – Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan hutan mangrove, Jalan Bypass Ngurah Rai, Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (11/3/2026). Sejumlah spanduk misterius terpasang di pagar pembatas jalan, tepat di titik di mana ratusan pohon mangrove mati mengering secara mendadak.

Spanduk-spanduk itu berisi tulisan tangan memuat pesan bernada sindiran dan tuntutan keadilan bagi lingkungan. Keberadaannya pun menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas di area tersebut. Tidak diketahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa
Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa

Salah satu spanduk besar bertuliskan pesan sarkasme mengenai gangguan kenyamanan akibat rusaknya ekosistem: “MOHON MAAF PERJALANAN TERGANGGU, ADA MANGROVE MATI”.

Sementara itu, spanduk lainnya secara terang-terangan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang diduga menyebabkan rusaknya paru-paru kota tersebut: “DITUNGGU TANGGUNG JAWABNYA!!! #SAVEMANGROVE”.

Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa
Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa

Pemasangan spanduk ini diduga merupakan bentuk aksi protes warga atau aktivis lingkungan yang merasa geram dengan lambatnya penanganan dan tidak adanya kejelasan mengenai penyebab kematian massal pohon pelindung pesisir tersebut.

Kasus kematian ratusan mangrove di kawasan Benoa ini memang tengah menjadi sorotan publik. Kematian mangrove dalam skala besar ini dinilai sangat merugikan, mengingat fungsinya yang vital sebagai penahan abrasi dan habitat berbagai biota laut.

Munculnya spanduk-spanduk ini perlu dianggap sebagai pengingat keras bagi pemerintah dan instansi terkait agar tidak tutup mata. Pesan yang disampaikan sudah cukup jelas: publik sedang mengawasi dan menanti jawaban atas rusaknya ekosistem di Benoa. (*)

Tags: aktivis lingkungan BaliBerita Balidenpasar selatanekosistem pesisir Balihutan mangrove balikasus mangrove balikerusakan mangrove benoalingkungan Balimangrove BaliMangrove Benoamangrove bypass ngurah raimangrove denpasar selatanmangrove mati benoasave mangrove balispanduk misterius mangrove
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • PERADI PASNI dan Polres Salatiga Kompak Wujudkan Hukum Humanis
  • Guru PJOK Didorong Jadi Pemimpin Budaya Hidup Sehat di Sekolah Lewat Program NPET 2026
  • Mahasiswa Hukum UNUD Turun ke Pantai Jerman, Soroti Darurat Sampah Plastik di Kawasan Pesisir
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?