• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

WADUH! Spanduk Misterius Muncul di Lokasi Kematian Ratusan Mangrove di Benoa, Berisi Pesan Sindiran Menohok

7 bulan ago
Pengurus PMKRI Cabang Denpasar. -BALITOPIK.COM

Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal

13 jam ago
Piagam penghargaan untuk BPD Bali kategori kinerja pembayaran pensiunan. -IST

Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN

14 jam ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring

15 jam ago
Direktur YLPK Bali I Putu Armaya

Antrean BBM di Bali Berlarut, YLPK Usulkan Sistem Ganjil-Genap Jika Kondisi Darurat Berlanjut

1 hari ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

KMHDI Buleleng Desak Pemerintah Bertindak Tegas Atasi Gangguan Pasokan BBM di Bali

1 hari ago
Dr. Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana

Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular

2 hari ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. -BALITOPIK.COM

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas

2 hari ago
Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

WADUH! Spanduk Misterius Muncul di Lokasi Kematian Ratusan Mangrove di Benoa, Berisi Pesan Sindiran Menohok

Reporter balitopik.com
11 Maret 2026 - 2:40 am
Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

Spanduk berisi pesan sindiran terhadap matinya mangrove di benoa. -IST/BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, BALI – Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan hutan mangrove, Jalan Bypass Ngurah Rai, Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (11/3/2026). Sejumlah spanduk misterius terpasang di pagar pembatas jalan, tepat di titik di mana ratusan pohon mangrove mati mengering secara mendadak.

Spanduk-spanduk itu berisi tulisan tangan memuat pesan bernada sindiran dan tuntutan keadilan bagi lingkungan. Keberadaannya pun menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas di area tersebut. Tidak diketahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa
Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa

Salah satu spanduk besar bertuliskan pesan sarkasme mengenai gangguan kenyamanan akibat rusaknya ekosistem: “MOHON MAAF PERJALANAN TERGANGGU, ADA MANGROVE MATI”.

Sementara itu, spanduk lainnya secara terang-terangan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang diduga menyebabkan rusaknya paru-paru kota tersebut: “DITUNGGU TANGGUNG JAWABNYA!!! #SAVEMANGROVE”.

Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa
Spanduk sindiran yang terpasang di lokasi ratusan mangrove mati di Benoa

Pemasangan spanduk ini diduga merupakan bentuk aksi protes warga atau aktivis lingkungan yang merasa geram dengan lambatnya penanganan dan tidak adanya kejelasan mengenai penyebab kematian massal pohon pelindung pesisir tersebut.

Kasus kematian ratusan mangrove di kawasan Benoa ini memang tengah menjadi sorotan publik. Kematian mangrove dalam skala besar ini dinilai sangat merugikan, mengingat fungsinya yang vital sebagai penahan abrasi dan habitat berbagai biota laut.

Munculnya spanduk-spanduk ini perlu dianggap sebagai pengingat keras bagi pemerintah dan instansi terkait agar tidak tutup mata. Pesan yang disampaikan sudah cukup jelas: publik sedang mengawasi dan menanti jawaban atas rusaknya ekosistem di Benoa. (*)

Tags: aktivis lingkungan BaliBerita Balidenpasar selatanekosistem pesisir Balihutan mangrove balikasus mangrove balikerusakan mangrove benoalingkungan Balimangrove BaliMangrove Benoamangrove bypass ngurah raimangrove denpasar selatanmangrove mati benoasave mangrove balispanduk misterius mangrove
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal
  • Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN
  • Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist