BALITOPIK.COM, DENPASAR – Kampanye kesehatan bertajuk Beat Diabetes 2026 kembali digelar oleh Tropicana Slim dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia, Minggu (12/4/2026). Program ini mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran tentang diabetes sekaligus membuka peluang remisi melalui perubahan gaya hidup sehat.
Kegiatan ini berlangsung serentak di 35 kota di Indonesia. Di Bali, acara dipusatkan di RSUD Bali Mandara dengan melibatkan masyarakat umum dan komunitas kesehatan.
Beragam aktivitas digelar, mulai dari cek gula darah gratis, olahraga bersama, edukasi kesehatan bersama dokter, hingga peluncuran produk terbaru Tropicana Slim Diabtx Milk.
Mengusung tema “Beat Diabetes, Kejar Remisi”, kampanye ini menekankan bahwa diabetes bukanlah akhir, melainkan kondisi yang masih bisa dikendalikan bahkan berpeluang mencapai remisi.
Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim, menegaskan bahwa pengelolaan diabetes harus berfokus pada perubahan gaya hidup yang konsisten.
“Dengan pengelolaan yang tepat, khususnya pada diabetes tipe 2, kondisi remisi dapat dicapai, yaitu ketika kadar gula darah kembali normal dan bertahan tanpa obat selama minimal tiga bulan,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Rudy Kurniawan menekankan pentingnya pendekatan nutrisi yang menyeluruh bagi penderita diabetes.
“Pola makan seimbang, tinggi serat, serta didukung mikronutrisi seperti kromium dan biotin dapat membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan efektivitas terapi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa asupan protein penting untuk menjaga massa otot dan membantu pengendalian berat badan, yang menjadi faktor penting dalam remisi diabetes.
Dalam kesempatan tersebut, Tropicana Slim juga memperkenalkan Diabtx Milk, susu tinggi protein dan serat yang diformulasikan untuk membantu mengontrol gula darah. Produk ini dilengkapi kandungan Habbatussauda, kromium, omega-3, serta rendah lemak dan tanpa tambahan gula.
Kisah inspiratif juga datang dari Lilla Syifa, seorang pejuang remisi diabetes yang berbagi pengalaman pribadinya.
“Kunci terbesar adalah sarapan yang tepat. Jika gula darah stabil sejak pagi, kita lebih mudah menghindari godaan makanan manis sepanjang hari,” ungkapnya.
Acara ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan pihak rumah sakit. Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan, Ni Made Parwati, menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bali Mandara, dr. I Ketut Widiyasa, turut menegaskan peran fasilitas kesehatan dalam mendampingi masyarakat mencapai target kesehatan, termasuk remisi diabetes.
Selain itu, kolaborasi dengan Shopee memudahkan masyarakat mendapatkan produk sehat melalui promo dan akses belanja yang praktis.
Menutup kegiatan, Tropicana Slim mengajak masyarakat untuk tetap optimis dalam melawan diabetes.
“Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa dampak besar bagi kesehatan,” tutup Noviana. (*)









