• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gede Harja Astawa saat membacakan pandangan fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali. -BALITOPIK.COM

Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Kritik Raperda Pariwisata dan Retribusi

7 jam ago
Audiensi Polda Bali dan DPRD Bali membahas tata ruang dan pengawasan perizinan

Polda-DPRD Bali Sepakat Awasi Perizinan, Tata Ruang dan Ancaman Nominee

2 menit ago
Penandatanganan kerja sama proyek PSEL Denpasar Raya oleh kepala daerah di Bali

Era Baru Solusi Sampah, Proyek PSEL Denpasar Raya Segera Groundbreaking

3 jam ago
Ketua DPW NasDem Bali I Nengah Senantara saat memberikan pernyataan terkait isu merger

Bantah Keras Isu Merger, NasDem Bali Sebut Tempo Tak Akurat

4 jam ago
Suasana sidang Paripurna ke-33 DPRD Bali, Selasa (14/4/2026). -BALITOPIK.COM

Demokrat-Nasdem Dukung Raperda Pariwisata Bali, Tekankan Kajian Kuota dan Keadilan Tarif Retribusi

7 jam ago
Putu Diah Pradnya Maharani saat membacakan pandangan fraksi PDI Perjuangan. -BALITOPIK.COM

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Tekankan Pariwisata Berkualitas Berbasis Budaya dan Keadilan

8 jam ago
Kegiatan Beat Diabetes 2026 di RSUD Bali Mandara Denpasar dengan peserta mengikuti cek gula darah dan edukasi kesehatan.

Beat Diabetes 2026 di Denpasar: Tropicana Slim Kampanyekan Remisi Diabetes Lewat Gaya Hidup Sehat

8 jam ago
Pertemuan DPRD Bali dengan Pangdam IX Udayana membahas tata ruang Bali

Bali di Titik Kritis! DPRD dan Kodam Udayana Perketat Pengawasan Tata Ruang

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan anggota DPR RI di Jaya Sabha Denpasar

Bali “Dikepung” Ancaman Narkoba, Koster Dorong Pararem di Desa Adat

1 hari ago
BALI TOPIK
Selasa, April 14, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Kritik Raperda Pariwisata dan Retribusi

Reporter balitopik.com
14 April 2026 - 10:41 am
0 0
Gede Harja Astawa saat membacakan pandangan fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali. -BALITOPIK.COM

Gede Harja Astawa saat membacakan pandangan fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali. -BALITOPIK.COM

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Fraksi Partai Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna ke-33 DPRD Bali, Selasa (14/4/2026). Pandangan umum tersebut dibacakan oleh Gede Harja Astawa.

Dalam penyampaiannya, Gede Harja Astawa mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dalam menyusun Raperda Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas, namun mempertanyakan penggunaan istilah dalam judul.

“Apakah penggunaan kata ‘berkualitas’ dalam judul Raperda merupakan bentuk pengakuan bahwa selama ini tata kelola usaha pariwisata di Bali tidak atau kurang berkualitas? Pikiran dikotomis ini mesti dihindari agar tidak menimbulkan perdebatan berkepanjangan di ruang publik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Fraksi Gerindra-PSI lebih cenderung menggunakan pendekatan pariwisata berkelanjutan.

“Fraksi Gerindra-PSI cenderung memilih kata ‘berkelanjutan’, karena usaha pariwisata berkelanjutan mesti dengan prasyarat berkualitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengkritisi cara pandang terhadap sektor pariwisata.

“Penggunaan kalimat usaha pariwisata sebagai konsep industri memberi kesan bahwa pariwisata adalah kumpulan usaha. Pola pikir seperti ini mesti mulai ditinggalkan dan mulai memandang pariwisata sebagai satu ekosistem,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menyesuaikan Raperda dengan kebijakan nasional.

“Penyelenggaraan kepariwisataan tidak hanya bersifat berkualitas, tetapi juga mesti inklusif, adaptif, inovatif, sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan, dan keterbaruan,” ujarnya.

Terkait substansi, ia mempertanyakan tidak dicantumkannya asas kepastian hukum dan keadilan dalam Raperda.

“Kenapa Raperda tidak menggunakan asas kepastian hukum dan asas keadilan, apakah kedua asas ini dipandang tidak relevan?” katanya.

Ia juga menyoroti belum diaturnya sektor sport tourism dan wisata spiritual sebagai bagian penting penggerak ekonomi pariwisata.

Selain itu, ia mengkritisi definisi wisatawan berkualitas dalam Raperda.

“Rumusan wisatawan berkualitas bersifat alternatif, artinya satu ciri saja terpenuhi sudah dapat disebut berkualitas. Seharusnya bersifat kumulatif sehingga benar-benar mencerminkan kualitas wisatawan,” ujarnya.

Dalam aspek hukum, ia juga menyoroti pengaturan sanksi.

“Memasukkan ketentuan sanksi adat dalam Raperda mesti dilakukan secara hati-hati dan tidak serta merta dirumuskan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, ia menilai perlu adanya fleksibilitas dalam pengaturan tarif layanan, khususnya bagi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Ia juga mengkritisi inkonsistensi dalam regulasi.

“Raperda ini inkonsistensi dalam penormaan karena pada satu sisi mengatur perubahan, namun di sisi lain mencabut Peraturan Gubernur,” katanya.

Di luar itu, ia menyoroti sejumlah isu strategis di Bali, mulai dari transparansi pungutan wisatawan asing, pelayanan kesehatan, hingga penanganan bencana.

“Kami mencermati kelambatan dalam merespon penanganan bencana alam, tidak jelasnya penetapan status darurat bencana, serta perlunya transparansi anggaran,” ujarnya.

Ia juga menyinggung persoalan lingkungan dan sosial.

“Provinsi Bali memiliki citra baik, tetapi secara implementasi terdapat permasalahan ekologis, abrasi, kerusakan pesisir, peningkatan sampah, dan meningkatnya kasus bunuh diri,” katanya.

Gede Harja Astawa menekankan pentingnya pembangunan yang seimbang.

“Pertumbuhan jumlah wisatawan harus diimbangi dengan penguatan lingkungan, penataan ruang, dan pelestarian budaya Bali. Pemerintah perlu fokus pada pembangunan kualitas nyata, bukan sekadar citra di permukaan,” pungkasnya. (*)

Tags: DPRD BaliFraksi Gerindra-PSIGerindra BaliPSI Bali
SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Polda-DPRD Bali Sepakat Awasi Perizinan, Tata Ruang dan Ancaman Nominee
  • Era Baru Solusi Sampah, Proyek PSEL Denpasar Raya Segera Groundbreaking
  • Bantah Keras Isu Merger, NasDem Bali Sebut Tempo Tak Akurat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?