BALITOPIK.COM, BADUNG – Menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE, Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan komitmennya dalam menjaga toleransi dan memperkuat solidaritas sosial antarumat beragama.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta turun langsung menyerahkan bantuan sosial (bansos) hari raya sebesar Rp2 juta per kepala keluarga (KK) kepada umat Buddha ber-KTP Badung.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Balai Serba Guna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kelurahan Kuta, Kamis (28/5/2026).
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati secara bersama-sama dinilai menjadi simbol kuat sinergi pemerintah daerah dalam merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan program bantuan sosial keagamaan tersebut lahir dari realitas masyarakat Badung yang heterogen sebagai daerah pariwisata internasional.
Karena itu, menurutnya, bantuan hari raya diberikan kepada seluruh umat beragama yang diakui negara sebagai bentuk keadilan sosial dan penguatan toleransi.
“Semoga bantuan ini juga menjadi perekat toleransi umat beragama di Kabupaten Badung. Kita harus menjadi teladan dalam moderasi beragama,” ujar Adi Arnawa.
Ia juga menilai umat Buddha memiliki nilai luhur yang relevan dalam kehidupan sosial saat ini, terutama prinsip jalan tengah atau Majjhima Patipada yang mengedepankan kedamaian dan keseimbangan.
“Umat Buddha dikenal dengan jalan tengah, tidak memaksakan dan selalu membawa damai. Nilai ini sangat kita butuhkan di tengah dunia yang semakin terbelah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Adi Arnawa juga mengingatkan masyarakat agar bantuan yang diterima digunakan secara bijak untuk kebutuhan hari raya dan bukan untuk hal-hal negatif yang bertentangan dengan norma agama maupun hukum.
“Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung perayaan Hari Raya Waisak, bukan untuk hal-hal yang tidak baik seperti judi online,” tegasnya.
Sementara itu, Kelihan Banjar Dharma Semadi sekaligus Penanggung Jawab Vihara Dharmayana Kuta, Adi Dharmaja Kusuma, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Badung dalam membantu umat Buddha setiap perayaan hari besar keagamaan.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi dan harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.
“Dengan kondisi ekonomi sekarang ini yang serba mahal, bantuan ini sangat membantu sekali. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemkab Badung,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha menjelaskan bantuan sosial menjelang Hari Raya Waisak tahun ini diberikan kepada 210 kepala keluarga umat Buddha di seluruh wilayah Badung.
Adapun rinciannya meliputi Kecamatan Abiansemal sebanyak 11 KK, Kecamatan Kuta 62 KK, Kecamatan Kuta Selatan 45 KK, Kecamatan Kuta Utara 45 KK, Kecamatan Mengwi 40 KK, dan Kecamatan Petang sebanyak 7 KK.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba, kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua TP PKK Badung, unsur Tripika Kecamatan Kuta, hingga para tokoh masyarakat dan umat Buddha di Badung.
Program bansos keagamaan ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Badung. (*)









