• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Alexandro Rolandi. -BALITOPIK.COM

Memeriksa Kebutuhan PMKRI, Membaca Sosok Alexandro Rolandi

2 bulan ago
Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung

1 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association. -IST

Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya

2 jam ago
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. -IST

Adi Arnawa Tegaskan Semua Event di Badung Wajib Patuhi Aturan

3 jam ago
Event lari Bali Silent Disco yang diselenggarakan oleh Entourage Bali di Bali (23/7/2026)(DOKUMEN INSTAGRAM ENTOURAGE BALI)

Dirjen Imigrasi Sebut Event Bali Silent Disco Seperti “Negara Dalam Negara” Penyelenggara Sudah Kabur ke Luar Negeri

12 jam ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Nyoman Parta Apresiasi Pelantikan Jampidsus Baru, Harus Pulihkan Kepercayaan Publik

13 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. -IST

Koster Apresiasi Ratu Speed Panjat Tebing Dunia Desak Rita

13 jam ago
Presiden AREA Indonesia periode 2026–2031, Indra Utama. -IST

Indra Utama Terpilih Aklamasi Pimpin AREA Indonesia 2026-2031

13 jam ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menerima Forum GenRe Indonesia Provinsi Bali. -IST

Wagub Bali Dukung Penuh ADUJAK 2026, Duta GenRe Disiapkan Jadi Agen Perubahan

13 jam ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Memeriksa Kebutuhan PMKRI, Membaca Sosok Alexandro Rolandi

Reporter balitopik.com
3 Juni 2026 - 5:50 pm
Alexandro Rolandi. -BALITOPIK.COM

Alexandro Rolandi. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM – Di setiap fase lintas era, terutama menjelang Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA), satu tradisi yang hampir selalu muncul di tubuh PMKRI adalah perbincangan tentang siapa figur kuat yang akan memimpin Pengurus Pusat periode berikutnya.

Seperti sekarang ini, nama-nama mulai diperbincangkan, dukungan bermunculan, dan berbagai kalkulasi politik organisasi mulai bergerak menyongsong Kongres dan MPA 2026 di Ruteng, Nusa Tenggara Timur.

Namun sebelum berbicara tentang siapa yang layak memimpin, ada satu pertanyaan yang lebih penting untuk dijawab: kepemimpinan seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan PMKRI hari ini?

Jika kebutuhan organisasi mampu dibaca dengan jernih, maka figur yang tepat akan lebih mudah ditemukan.

PMKRI saat ini bukan lagi organisasi kecil. Dengan 88 cabang dan tiga calon cabang yang tersebar dari Nias hingga Merauke, perhimpunan ini tumbuh menjadi rumah besar dengan keragaman latar belakang, budaya, pengalaman, dan dinamika yang sangat luas.

Karena itu, tantangan utama PMKRI bukan lagi sekadar memperluas rumah, melainkan memastikan rumah besar tersebut tetap utuh, solid, dan memiliki arah perjuangan yang sama. Tugas itu tentu tidak mudah.

Dalam konteks tersebut, PMKRI membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu memenangkan kontestasi, tetapi juga memiliki kapasitas sebagai pengayom. Sosok yang mampu merawat persatuan di tengah keberagaman, menjaga ekosistem kaderisasi, sekaligus menjadi penjaga arah perjuangan organisasi.

Jika kebutuhan itu dijadikan ukuran, maka pertanyaan berikutnya menjadi lebih sederhana: siapa figur yang paling mendekati kebutuhan tersebut?

Dalam konteks itulah saya membaca sosok Alexandro Rolandi, nama yang belakangan cukup sering muncul dalam berbagai diskursus menjelang Kongres dan MPA PMKRI 2026.

Yang menarik dari Alexandro bukan semata-mata rekam jejak organisasinya, melainkan adanya keterhubungan yang cukup utuh antara latar belakang dirinya, pilihan hidup yang diambil, serta gagasan yang ia tawarkan.

Ia tumbuh dalam kultur Papua, memiliki akar keluarga dari Nusa Tenggara Timur, dan menjalani proses kaderisasi PMKRI di Bali. Perjalanan itu membentuk pengalaman lintas identitas yang tidak sederhana.

Di tengah sensitivitas politik identitas yang kerap muncul dalam berbagai ruang sosial, latar belakang tersebut justru memperlihatkan pengalaman hidup yang bertumpu pada semangat persatuan.

Setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya di PMKRI Denpasar, Rolan tidak memilih tetap berada di pusat-pusat aktivitas organisasi atau mencari panggung yang lebih besar. Ia justru kembali ke Sorong Selatan, Papua Barat Daya, untuk mengabdi sebagai guru dan membangun komunitas pendidikan bagi anak-anak di daerahnya.

Bagi saya, pilihan semacam ini jauh lebih bermakna daripada sekadar pidato tentang pengabdian. Banyak orang berbicara tentang pengabdian ketika berada dalam jabatan, tetapi tidak semua tetap memilih mengabdi setelah jabatan itu berakhir.

Pada saat yang sama, saya juga melihat adanya keterhubungan antara kebutuhan organisasi dengan gagasan yang ia usung. Tema yang ia tawarkan, yakni Meneguhkan Nilai, Menguatkan Kaderisasi, dan Memperbarui Perjuangan, terasa cukup relevan dengan tantangan yang sedang dihadapi PMKRI saat ini.

Bagaimana menjaga nilai-nilai dasar organisasi tanpa terjebak dalam romantisme masa lalu. Bagaimana memperkuat kaderisasi tanpa menjadikannya sekadar rutinitas seremonial. Dan bagaimana memastikan perjuangan PMKRI tetap relevan terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan identitasnya sebagai organisasi kader.

Kerangka berpikir yang ia tawarkan melalui gagasan kesadaran juga menarik untuk dicermati. Kesadaran untuk membaca realitas secara jujur, menjaga nilai-nilai organisasi, memahami perubahan zaman, lalu menerjemahkannya menjadi tindakan nyata.

Di titik ini terlihat adanya resonansi antara kebutuhan organisasi dengan gagasan yang ditawarkan.

Memang benar, gagasan yang baik tidak otomatis melahirkan kepemimpinan yang baik. Namun hampir semua kepemimpinan yang baik selalu berangkat dari fondasi gagasan yang utuh.

Karena itu, Kongres dan MPA di Ruteng nantinya bukan semata-mata menjadi ruang memilih figur, melainkan ruang menentukan arah kepemimpinan yang paling sesuai dengan kebutuhan PMKRI hari ini.

Kepemimpinan yang mampu mengubah keragaman menjadi kekuatan kolektif. Kepemimpinan yang mampu menjaga persatuan tanpa mematikan perbedaan. Kepemimpinan yang mampu merawat kaderisasi sekaligus memastikan organisasi tetap relevan menghadapi perubahan zaman.

Jika ukuran tersebut yang digunakan, maka Rolan adalah salah satu figur yang layak dipertimbangkan.

Ia telah membuktikan kemampuannya memimpin di tingkat cabang. Pengalaman itu ibarat aliran sungai yang menempa dirinya memahami dinamika organisasi dan manusia.

Namun menjadi Ketua Pengurus Pusat PMKRI adalah lautan yang jauh lebih luas. Di sanalah kemampuan seorang pemimpin diuji, bukan hanya untuk memimpin organisasi, tetapi juga memimpin perbedaan.

Oleh: Valerian Libert Wangge (*)

Tags: Alexandro RolandiAlexandro Rolandi PapuaAlumni PMKRIGenerasi Muda Katolikkader PMKRIKaderisasi PMKRIKepemimpinan PMKRIKetua PP PMKRIKongres PMKRI 2026Kongres PMKRI RutengMPA PMKRIorganisasi mahasiswa KatolikPerhimpunan Mahasiswa Katolik Republik IndonesiaPMKRIPMKRI DenpasarPolitik OrganisasiRolan PMKRI
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Adi Arnawa Sebut Bongkasa Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Badung
  • Badung dan Fujisawa Jepang Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya
  • Adi Arnawa Tegaskan Semua Event di Badung Wajib Patuhi Aturan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?