• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang? Foto: Rovin Bou

Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang?

3 bulan ago
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat KMHDI, I Nengah Candra Irawana

KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki

6 jam ago
PP KMHDI

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi

9 jam ago
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau langsung jalannya psikotes pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali, di Ruang Sidang FK Unud kampus Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10). -BALITOPIK.COM

Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?

13 jam ago
Prambanan Shiva Festival (PSF) 2027 diluncurkan dalam rangkaian Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10/2026). -IST

Prambanan Shiva Festival 2027 Diluncurkan

1 hari ago
Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE.,MM.

Pemimpin yang Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

1 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. -BALITOPIK.COM

Koster Ingatkan Menteri ESDM dan Pertamina soal BBM: Apa yang Terjadi di Bali Akan Langsung Mendunia

1 hari ago
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan), Menteri ESDM dan Gubernur Bali. -BALITOPIK.COM

Dirut Pertamina Minta Maaf untuk Masyarakat Bali, Janji Tak Akan Ulangi Lagi

2 hari ago
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Bali dan Dirut Pertamina. -BALITOPIK.COM

Menteri ESDM Ungkap Alasan BBM Langka di Bali: “Kesalahan Teknis Pertamina”

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang?

Refleksi dan kontemplatif tentang bentuk Salib oleh Rovin Bou

Reporter balitopik.com
12 Juli 2026 - 5:56 am
Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang? Foto: Rovin Bou

Filosofi Salib: Mengapa Bagian Bawahnya Lebih Panjang? Foto: Rovin Bou

Pernahkah kita benar-benar memperhatikan bentuk salib?

Mengapa bagian vertikal yang mengarah ke bawah dibuat jauh lebih panjang daripada bagian yang mengarah ke atas? Apakah itu hanya persoalan estetika, atau justru menyimpan pelajaran tentang cara manusia menjalani hidup?

Bisa jadi, salib sedang mengajarkan sesuatu yang sederhana tetapi sering kita lupakan.

Di zaman ketika banyak orang ingin menjadi besar, terkenal, bahkan berbicara tentang surga, kita justru kerap lupa memahami tempat kita berpijak. Kita ingin mencapai puncak, tetapi belum selesai membangun fondasi.

Kita ingin menatap langit, tetapi belum mengenal bumi. Pahami dulu bumi, sebelum ingin menjelajahi langit. Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tetapi di sanalah letak kebijaksanaannya. Sebab bumi adalah ruang tempat manusia belajar, manusia hidup dan berinteraksi.

Di sinilah kita ditempa oleh kegagalan, dibentuk oleh penderitaan, diuji dengan berbagai tantangan, diajarkan arti kesabaran, kejujuran, kasih dan pengampunan.

Karena itulah, mungkin bagian bawah salib dibuat lebih panjang agar kita lebih membumi, rendah hati serta menjadi pribadi yang bermakna bagi siapapun, apapun.

Ia menjadi simbol bahwa kehidupan rohani selalu bertumpu pada fondasi yang kuat. Sebelum seseorang berharap mencapai hal-hal yang tinggi, ia harus terlebih dahulu memiliki akar yang menghunjam dalam.

Sebagaimana pohon tidak akan mampu menjulang tanpa akar, manusia pun tidak akan mampu menghadapi kehidupan tanpa karakter yang kokoh.

Maka, bagian bawah salib dapat dimaknai sebagai perjalanan membangun diri. Mengalahkan ego, memperbaiki hati, mengendalikan amarah, belajar rendah hati, dan tetap teguh meski diterpa berbagai persoalan hidup.

Setelah seseorang mampu berdiri kokoh, terbentanglah garis mendatar ke kiri dan ke kanan.

Garis itu seolah mengingatkan bahwa hidup tidak pernah hanya tentang diri sendiri. Ada keluarga yang harus dikasihi, sahabat yang harus dijaga, tetangga yang harus dihormati, mencintai mereka yang tidak beruntung, dan bahkan terhadap orang yang membenci harus tetap diperlakukan dengan kasih.

Kekuatan seseorang bukan hanya diukur dari seberapa tinggi ia berdiri, tetapi juga dari seberapa luas ia mampu merangkul sesamanya.

Lalu mengapa bagian yang mengarah ke atas justru lebih pendek?

Mungkin karena hubungan dengan Tuhan bukanlah sesuatu yang perlu ditunjukkan dengan kemegahan, melainkan buah dari kehidupan yang telah dijalani dengan benar.

Amal, kasih, dan keselamatan bukan sekadar tujuan yang dikejar, tetapi merupakan konsekuensi dari seseorang yang telah berhasil membangun dirinya dan menghadirkan kebaikan bagi sesamanya.

Hubungan dengan Tuhan menjadi puncak dari seluruh perjalanan itu, bukan titik awal yang dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, salib mengajarkan keseimbangan.

Menguatkan diri terlebih dahulu.
Merangkul sesama setelahnya.
Lalu menyerahkan semuanya kepada Tuhan.

Karena mungkin, jalan menuju langit selalu dimulai dari cara kita berpijak di bumi.

 

Disclaimer: Tulisan ini lahir dari refleksi dan kontemplatif pribadi mengenai bentuk salib, bukan penafsiran resmi atau doktrin teologi Kristen. Makna simbol salib dalam tradisi Gereja memiliki penjelasan yang beragam.

Tags: arti salibfilosofi salibhubungan dengan Tuhaninspirasi kehidupankasih kepada sesamakehidupan spiritualkerendahan hatikontemplasimakna salibmembangun karakternilai kehidupanrefleksi imanrefleksi kehidupanrenungan rohanisimbol salib
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • KMHDI ingatkan lahan bekas karhutla jangan jadi perkebunan sawit oligarki
  • Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, PP KMHDI Bentuk Satgas Restorasi
  • Tak sesuai ekspektasi, Koster psikotes seluruh pejabat eselon II Bali, sinyal mutasi?
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist