• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali, Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Simak Kisah Di Balik Koster Masuk 100 Terbaik dari 120 Ribu Lebih Alumni ITB

3 bulan ago
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat menyerahkan pandangan fraksi kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. -IST

Setujui Empat Raperda, DPRD Badung Soroti Air Bersih hingga Kemacetan

10 jam ago
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti. -BALITOPIK.COM

Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih

14 jam ago
Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung Tahun 2026

Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari

15 jam ago
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). -IST

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan

2 hari ago
ILUSTRASI

Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat

2 hari ago
Anggota Komisi III dan Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -IST

Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi

2 hari ago
ILUSTRASI

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Irjen Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung lokasi proyek. -IST

Sidak Proyek di Badung Selatan, Adi Arnawa Target Pelebaran Simpang Rampung Desember

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Simak Kisah Di Balik Koster Masuk 100 Terbaik dari 120 Ribu Lebih Alumni ITB

Reporter balitopik.com
7 Agustus 2026 - 3:28 pm
Gubernur Bali, Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Gubernur Bali, Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dari lebih dari 120.000 alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah dilahirkan sejak kampus tersebut berdiri lebih dari satu abad lalu, nama Wayan Koster resmi masuk dalam publikasi bergengsi “100 Alumni ITB Kebanggaan Almamater”.

Publikasi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada alumni yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa melalui kepemimpinan, inovasi, karya, serta pengabdian di berbagai bidang. Dari lebih dari 120 ribu alumni ITB yang tersebar di berbagai sektor strategis, hanya 100 tokoh yang dipilih karena dinilai memiliki rekam jejak dan kontribusi yang berdampak nyata bagi Indonesia.

Institut Teknologi Bandung sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi teknik, sains, seni, dan bisnis terbaik di Indonesia. Berdiri sejak awal abad ke-20, tepatnya pada 3 Juli 1920, ITB telah melahirkan ratusan ribu pemimpin yang kini berkiprah di berbagai bidang strategis, mulai dari pemerintahan, pendidikan, teknologi, industri, energi, riset, dunia usaha, hingga sektor publik.

Masuknya nama Wayan Koster menempatkannya di kelompok sekitar 0,08 persen alumni terbaik ITB. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa kiprahnya tidak hanya mendapat apresiasi di Bali, tetapi juga diakui oleh almamater yang telah melahirkan banyak pemimpin nasional, ilmuwan, akademisi, teknokrat, pengusaha, dan tokoh publik.

Dalam publikasi tersebut, Wayan Koster berada sejajar dengan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jamhur Hidayat, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Hatta Rajasa, Basuki Hadimuljono, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Zulfan Zain, hingga sejumlah direktur utama BUMN dan perusahaan nasional.

Perjalanan Wayan Koster di ITB dimulai pada Agustus 1981 ketika diterima sebagai mahasiswa Jurusan Matematika. Selama menempuh pendidikan, Koster dikenal sebagai mahasiswa yang aktif, tidak hanya dalam kegiatan akademik tetapi juga organisasi kemahasiswaan.

Ia menjalani pendidikan di ITB sekitar 5,5 tahun. Namun secara efektif, masa kuliahnya hanya lima tahun karena selama satu semester pada 1984 ia memutuskan tidak mengambil mata kuliah. Waktu tersebut sepenuhnya dicurahkan untuk menyusun secara tuntas konsep organisasi kemahasiswaan yang kemudian dikenal sebagai Senat Mahasiswa.

Saat itu, Koster menjadi salah satu mahasiswa yang ikut merancang perubahan sistem organisasi kemahasiswaan dari Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK) menuju sistem Senat Mahasiswa. Perubahan tersebut kemudian menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah kehidupan kemahasiswaan di ITB.

“Saat itu saya merancang perubahan. Saya menjadi pelaku sejarahnya dan untuk melakukan itu saya mengorbankan satu semester tidak kuliah pada 1984,” kenang Wayan Koster dalam suatu kesempatan.

Setelah kembali mengikuti perkuliahan, Koster berhasil menyelesaikan studinya dengan baik. Ia lulus sidang tugas akhir program sarjana pada Oktober 1986 dan kemudian mengikuti wisuda pada Maret 1987, sehingga resmi menyandang gelar Sarjana Matematika dari Institut Teknologi Bandung.

Usai menyelesaikan pendidikan di ITB, Koster tidak langsung terjun ke dunia politik. Ia memilih mengabdikan diri di bidang pendidikan dan penelitian. Karier profesionalnya dimulai sebagai tenaga peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain menjadi peneliti, Koster juga aktif sebagai dosen di sejumlah perguruan tinggi swasta ternama di Indonesia. Ia mengajar di STIE Perbanas, Universitas Tarumanagara, dan Universitas Pelita Harapan (UPH). Pengalaman sebagai peneliti dan akademisi tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal sistematis, berbasis data, rasional, dan berorientasi pada perencanaan jangka panjang.

Latar belakang akademik itulah yang kemudian menjadi salah satu ciri khas kepemimpinannya ketika memasuki dunia politik dan pemerintahan.

Karier politik Wayan Koster dimulai ketika dipercaya masyarakat Bali menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Ia terpilih selama tiga periode berturut-turut, yakni 2004–2009, 2009–2014, dan 2014–2019.

Selama 15 tahun di Senayan, Koster dikenal aktif memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat Bali, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelestarian budaya, hingga berbagai kebijakan nasional yang berdampak terhadap pembangunan daerah.

Pengalaman panjang sebagai legislator menjadi bekal penting ketika ia memutuskan maju dalam Pemilihan Gubernur Bali.

Pada Pilkada 2018, Wayan Koster terpilih sebagai Gubernur Bali periode 2018–2023. Kepemimpinannya kemudian kembali memperoleh kepercayaan masyarakat sehingga terpilih untuk periode kedua, 2025–2030.

Selama memimpin Bali, Koster dikenal konsisten menjalankan berbagai kebijakan strategis yang berorientasi pada pembangunan jangka panjang. Ia mendorong pembangunan infrastruktur, memperkuat ekonomi berbasis budaya, menjaga kelestarian adat dan lingkungan, mengembangkan energi baru terbarukan, mempercepat penggunaan kendaraan listrik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengembangkan kawasan rendah emisi, hingga menetapkan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun sebagai arah pembangunan berkelanjutan.

Berbagai kebijakan tersebut menjadikan Bali tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi dan pariwisata, tetapi juga semakin dikenal sebagai daerah yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan, pelestarian budaya, serta perlindungan lingkungan.

Publikasi “100 Alumni ITB Kebanggaan Almamater” disusun sebagai bentuk penghormatan kepada alumni yang telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, industri, teknologi, energi, hingga kewirausahaan.

Selain menampilkan profil para alumni terbaik, publikasi tersebut juga mengangkat berbagai gagasan mengenai pembangunan nasional, inovasi teknologi, pengembangan infrastruktur, serta transisi energi berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi alumni ITB bagi kemajuan Indonesia.

Masuknya nama Wayan Koster dalam daftar bergengsi tersebut menjadi pengakuan atas perjalanan panjang yang dimulai dari seorang mahasiswa Matematika ITB, aktivis kampus, peneliti, akademisi, anggota DPR RI selama tiga periode, hingga dua kali dipercaya memimpin Bali sebagai gubernur.

Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan seorang alumni tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari konsistensi dalam berkarya, memimpin, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. (*)

Tags: 100 Alumni ITB Kebanggaan AlmamaterAlumni BerprestasiAlumni ITBBalitbang DepdikbudBerita BaliBKKDPR RIGubernur BaliInstitut Teknologi BandungITBMatematika ITBNKKPendidikanSenat Mahasiswa ITBSTIE PerbanasTokoh NasionalUniversitas Pelita HarapanUniversitas TarumanagaraWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Setujui Empat Raperda, DPRD Badung Soroti Air Bersih hingga Kemacetan
  • Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih
  • Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist