BALITOPIK.COM, BADUNG — Mengurus layanan keimigrasian di Bali kini tidak harus selalu dilakukan di kantor imigrasi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menghadirkan Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, sebuah unit layanan yang ditempatkan langsung di pusat aktivitas masyarakat dan kawasan pariwisata.
Fasilitas tersebut mulai beroperasi pada Kamis, 27 Agustus 2026. Immigration Lounge Discovery Mall Bali menyediakan layanan penerbitan Paspor Republik Indonesia serta berbagai layanan izin tinggal keimigrasian.
Kehadiran layanan di pusat perbelanjaan ini menjadi bagian dari upaya Imigrasi mengubah pola pelayanan agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Bukan hanya memindahkan lokasi pelayanan, konsepnya juga diarahkan untuk membuat proses pengurusan dokumen keimigrasian lebih fleksibel dan nyaman.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan pelayanan publik harus mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat.
“Pelayanan publik harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.”
Menurut Hendarsam, penempatan Immigration Lounge di pusat perbelanjaan merupakan salah satu bentuk inovasi untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.
“Kehadiran Immigration Lounge di pusat perbelanjaan merupakan salah satu bentuk inovasi untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat, dengan menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, nyaman, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan publik,” ujar Hendarsam.
Berapa kuota layanan paspor?
Immigration Lounge Discovery Mall Bali berlokasi di First Floor Discovery Mall Bali, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Kabupaten Badung.
Unit ini beroperasi Senin hingga Jumat pukul 10.00–17.00 WITA. Untuk layanan paspor, tersedia 40 kuota pelayanan setiap hari.
Sementara untuk layanan keimigrasian lainnya, khususnya perpanjangan izin tinggal, Immigration Lounge tersebut melayani lebih dari 150 permohonan.
Angka tersebut menjadi salah satu hal penting bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan di lokasi baru tersebut. Dengan jam pelayanan yang berada di tengah aktivitas pusat perbelanjaan, masyarakat memiliki alternatif lokasi untuk mengakses layanan keimigrasian tanpa harus datang ke kantor imigrasi.
Pertama di Bali yang Berada di Dalam Mall
Immigration Lounge Discovery Mall Bali merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan Discovery Mall Bali.
Menurut informasi Kantor Imigrasi Ngurah Rai, unit tersebut menjadi layanan keimigrasian pertama yang beroperasi di dalam pusat perbelanjaan di Bali.
Konsep ini sekaligus menempatkan pelayanan keimigrasian di lokasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat dan wisatawan. Discovery Mall Bali berada di kawasan Pantai Kuta, salah satu kawasan yang memiliki aktivitas pariwisata tinggi.
Dengan model tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap layanan imigrasi ditempatkan lebih dekat dengan ruang aktivitas sehari-hari, bukan hanya di lingkungan kantor pemerintahan.
Imigrasi Dorong Layanan yang Lebih Dekat
Hendarsam menilai kolaborasi dengan sektor swasta dapat menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pelayanan publik.
Ia mengatakan kerja sama antara Imigrasi dan Discovery Mall Bali menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor, dengan tetap menjaga standar pelayanan, keamanan, serta kepentingan masyarakat.
“Sinergi seperti ini menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor, selama tetap mengedepankan standar pelayanan, keamanan, dan kepentingan masyarakat,” kata Hendarsam.
Bagi Bali sebagai destinasi pariwisata internasional, pendekatan tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan terhadap layanan keimigrasian yang mudah dijangkau.
Hendarsam mengatakan pengembangan Immigration Lounge merupakan bagian dari komitmen Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan karakteristik Bali.
“Melalui pengembangan layanan yang semakin mudah dijangkau, kami berupaya memastikan pelayanan keimigrasian dapat hadir di tengah aktivitas masyarakat sekaligus memberikan pengalaman layanan yang profesional, nyaman, dan berkualitas,” pungkasnya. (*)









