• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Korlap aksi Ambros Boli Berani saat membacakan tuntutan sikap Aliansi Masyarakat Bali Tolak RUU Penyiaran.

AMB Tolak RUU Penyiaran, Dinilai Rebut Mahkota Jurnalis

2 tahun ago
Rapat persiapan Jatiluwih Fun Run 2026 dipimpin Gubernur Bali di Denpasar

Momen Satu Abad Pariwisata Bali Akan Diawali dengan Jatiluwih Fun Run 2026

10 jam ago
Sekretaris DPD Advokasi Rakyat Untuk Nusantara Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan. -IST/BALITOPIK.COM

Kasus LPD Mambal Berlarut, ARUN Bali Minta Pemerintah Turun Tangan

11 jam ago
Pelantikan Kajati Bali Setiawan Budi Cahyono oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin

Resmi Dilantik! Setiawan Budi Cahyono jadi Kajati Bali

11 jam ago
Proyek Marina dan pemadatan jalan yang disegel oleh Satpol PP Provinsi Bali di Kawasan Kura-Kura Bali. -BALITOPIK.COM

Satpol PP Line Tak Berarti untuk BTID, Pansus TRAP: Ini Menampar Wajah Pemerintah Bali

1 hari ago
Tim Pansus TRAP DPRD Bali melakukan inspeksi di kawasan vila dekat mangrove di Buleleng.

Geger! Pansus TRAP Temukan 5 Villa Mewah di Kawasan Konservasi Mangrove Buleleng

1 hari ago
Peserta pelatihan mekanik sepeda motor Disperinaker Badung mengikuti praktik otomotif di ruang pelatihan.

Badung Cetak Mekanik Andal Siap Kerja Melalui Pelatihan 40 Hari

1 hari ago
Ilustrasi

Belum Selesai Urus Sampah di Bali, Hanif Digeser ke Pangan, Menteri LH Diganti Teman Rocky Gerung

2 hari ago
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri HUT ke-20 SMKN 1 Petang. -BALITOPIK.COM

Giri Prasta Dorong Anak Muda Bali Harus Berani Jadi Petani

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

AMB Tolak RUU Penyiaran, Dinilai Rebut Mahkota Jurnalis

Reporter balitopik.com
28 Mei 2024 - 3:34 pm
Korlap aksi Ambros Boli Berani saat membacakan tuntutan sikap Aliansi Masyarakat Bali Tolak RUU Penyiaran.

Korlap aksi Ambros Boli Berani saat membacakan tuntutan sikap Aliansi Masyarakat Bali Tolak RUU Penyiaran.

Balitopik.com – Revisi Undang-Uundang (RUU) Penyiaran yang sedang digodok oleh DPR RI menimbulkan perlawanan banyak pihak. Terutama dari kalangan wartawan dan organisasi media.

Salah satu perlawanan datang dari Aliansi Masyarakat Bali (AMB) Tolak RUU Penyiaran dengan melakukan aksi di Kantor DPRD Bali, Selasa (27/5/2024) dan mendesak agar pasal-pasal bermasalah di dalam RUU Penyiaran dihapus.

Koordinator Aksi, Ambros Boli Berani mengatakan pasal-pasal dalam RUU Penyiaran sangat bermasalah dan mengekang kebebasan pers. Salah satu yang paling ditentang adalah pasal 50 b ayat 2 c yang melarang penayangan eksklusif jurnalistik investigasi.

“Kita tolak itu karena membungkam kerja jurnalis terlebih misalnya di Pasal 50 b ayat 2 huruf c yang melarang penayangan eksklusif jurnalistik investigasi, itu mahkotanya jurnalis. Nah kalau mahkota kita ini dirontokan hak publik untuk mengakses informasi juga udah gak ada,” kata Ambros.

Padahal menurut Sekretaris IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Pengda Bali itu, investigasi jurnalis merupakan bentuk pengontrolan pers terhadap kinerja pemerintah atau penguasa. Jika itu dihilangkan maka penguasa akan semena-mena. 

“Oleh karena itu pasal-pasal yang menurut kita mengekang kebebasan pers ini kita tolak,” tegas Ambros.

Sementara Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, Yoyo Raharyo mengatakan larangan terhadap jurnalisme investigatif adalah cara berpikir yang keliru.

Sebab, jurnalisme investigatif adalah bagian inti dari jurnalisme itu sendiri yang merupakan salah satu teknik dalam membuat karya jurnalistik.

“Jadi ini sudah kesalahan berpikir, kalau kita lihat DPR RI tidak memahami apa itu fungsi jurnalis,” ucap Yoyo.

Selain itu, menurut Yoyo, terdapat beberapa pasal dalam draft RUU Penyiaran yang berindikasi akan terjadi monopoli pers dan pembungkaman kebebasan berekspresi.

Seperti pada pasal 34 f ayat 2 yang mengatur bahwa penyelenggara platform digital penyiaran dan atau platform teknologi penyiaran lainnya wajib melakukan verifikasi konten siaran ke KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Isi Siaran (SIS).

Menurut Yoyo hal itu merupakan tanda-tanda negara membungkam kebebasan berekspresi bagi para konten kreator. UU ITE dirasanya sudah cukup dipakai sebagai payung hukum untuk karya konten kreator.

“Sudah ada undang-undang ITE. Kan gak mungkin semuanya harus lapor dulu kita mau bikin siaran, harus mendaftarkan siarannya, isinya apa saja, itu kan terlalu mengekang,” tutup Yoyo. (*)

Tags: Dewan PersDPR RIDPRD BaliJurnalisTolak RUU PenyiaranWartawan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Momen Satu Abad Pariwisata Bali Akan Diawali dengan Jatiluwih Fun Run 2026
  • Kasus LPD Mambal Berlarut, ARUN Bali Minta Pemerintah Turun Tangan
  • Resmi Dilantik! Setiawan Budi Cahyono jadi Kajati Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?