• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Peta yang membatasi lahan PT BTID dengan lahan masyarakat Kelurahan Serangan.

Data Tunjukan PT BTID Masif Lakukan Invasi di Serangan

1 tahun ago
Pejabat Bali menanam mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai

Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali

6 jam ago
Finalis Jegeg Bagus Badung 2026 saat malam grand final di Badung

Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026

7 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pelantikan KADIN Bali di Art Centre Denpasar

Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali

10 jam ago
Gubernurali Wayan Koster saat pidato satu tahun Koster-Giri. -IST/BALITOPIK.COM

Koster Akan Panggil BTID: Saya Tidak Akan Mundur, Mangrove Harus Kita Bela Bersama

17 jam ago
Koster tanam mangrove di Tanjung Benoa bersama Kejagung

Jadi Tameng Daratan Bali, Koster dan Kejagung Tanam Mangrove

1 hari ago
Foto udara Kura-Kura Bali. -IST/BALITOPIK.COM

Kejati Bali Akan Panggil PT BTID, Bidik Data Tukar Guling Mangrove di Jembrana dan Karangasem

1 hari ago
Kolase: Gubernur Bali Wayan Koster saat mennnam mangrove tadi pagi dan lahan BTID yang disegel karena dugaan pembabatan mangrove. -BALITOPIK.COM

KONTRAS! Koster dan Kejati Tanam Mangrove, BTID Justru Membabat

2 hari ago
Kolase: Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Muhamad Shalahuddin Jamil, S.H (kiri) dan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. -IST/BALITOPIK.COM

Soroti Saluran Air Desa Tarunajaya, Wasekjen ABPEDNAS Apresiasi Bupati Tasikmalaya

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Data Tunjukan PT BTID Masif Lakukan Invasi di Serangan

Reporter balitopik.com
5 Februari 2025 - 5:04 am
Peta yang membatasi lahan PT BTID dengan lahan masyarakat Kelurahan Serangan.

Peta yang membatasi lahan PT BTID dengan lahan masyarakat Kelurahan Serangan.

Balitopik.com – Data yang disajikan Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup (KEKAL), Front Demokrasi Perjuangan Rakyat (FRONTIER) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali mengklaim ada invasi yang masif dilakukan PT BTID di Pulau Serangan.

Mereka mengklaim reklamasi yang dilakukan PT BTID dinilai merampas ruang masyarakat, dibuktikan dengan temuan yang dikutip dari penelitian Parwata, I. W., Darmawan, I. G. Y., & Nurwarsih, N. W. (2015) mengenai Perubahan Tata Ruang Pesisir Pasca Reklamasi di Pulau Serangan.

 Perubahan Tata Ruang dari penelitian Parwata dkk (2015)

Direktur WALHI Bali, Made Krisna Bokis Dinata menjelaskan pasca reklamasi lahan pemukiman penduduk yang sebelumnya seluas 111 hektar berkurang menjadi 46,5 hektar.

Selain itu setelah reklamasi wilayah garis pantai seluas 20 KM yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat hanya sekitar 2,5 KM, 17,5 KM sisanya dicaplok PT BTID.

“Penelitian ini menunjukan bagaimana berkurangnya wilayah pemukiman Kelurahan Serangan serta berkurangnya penguasaan garis pantai yang mana menurut kami merupakan bentuk invasi. Ini menunjukan betapa rakusnya investasi pariwisata yang tak tanggung-tanggung mengorbankan dan merampas wilayah serta ruang hidup masyarakat,” ucap Bokis.

Peta yang membatasi lahan PT BTID dengan lahan masyarakat Kelurahan Serangan.
Peta yang membatasi lahan PT BTID dengan lahan masyarakat Kelurahan Serangan.

Lebih lanjut data pengukuran terakhir dari citra satelit resolusi tinggi tertanggal 20 Juni 2023, panjang kanal lebih dari 1,5 KM yang memotong dan membuat segmentasi lahan warga Serangan dengan lahan Reklamasi milik PT BTID. Kanal itu disebut sebagai batas maut antara investor dan masyarakat di Serangan.

“Mengutip laporan studi Lisa Woinarski tahun 2002, terlihat jika keberadaan kanal pariwisata seakan mensegmentasi lahan dan mengisolasi masyarakat Serangan di pulaunya sendiri” ungkap Bokis.

Peta Indikasi Pengajuan PKKPRL oleh PT BTID
Peta Indikasi Pengajuan PKKPRL oleh PT BTIDitu PT BTID

Selain itu PT BTID juga sedang berupaya mengajukan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut yang masif dilakukan sejak September 2023. Hal ini diklaim untuk pemeliharaan dan pengamanan pantai, sehingga dapat memadukan darat dan laut menjadi satu kesatuan yang kompak untuk kegiatan usaha pariwisata.

“Melihat peta pengajuan yang dilakukan PT BTID untuk mengajukan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kami duga merupakan upaya pemblokiran perairan atau penguasaan perairan Serangan oleh PT BTID,” tudingnya. (*)

Tags: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura BaliKura-Kura BaliPeta kanalisasi Pulau Serangan oleh PT BTIDPT BTIDPulau Serangan
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Kolaborasi Hijau: Wariskan Mangrove untuk Bumi Bali
  • Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026
  • Koster Ajak KADIN Dorong Infrastruktur Bali
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?