• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster. -Balitopik.com

CATAT! Batas Waktu Pengiriman Sampah ke TPA Suwung 31 Maret

6 bulan ago
Harmaini Hasibuan, S.H (depan ketiga dari kiri) dan saat konferensi pers. -IST

Babak Baru Kasus Tanah Pura Dalam Balangan 

13 jam ago
Petugas Imigrasi Ngurah Rai saat mengawal pendeportasian terhadap 12 WNA. -IST

Deportasi Massal WNA Bermasalah di Bali, 12 Orang Diusir dalam 10 Hari

14 jam ago
Para relawan dari Aliansi Bali Peduli Bencana Flores saat membagikan sembako di sejumlah lokasi. -IST

Aliansi Bali Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Flores

14 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti perayaan Tumpek Uye. -IST

Tumpek Uye dan Aksi Serentak Lindungi Satwa

19 jam ago
Ilustrasi. -BALITOPIK.COM

Menggugat Perilaku ‘Mengadatkan’ Sistem Keuangan Kolonial di Bali

21 jam ago
Warga Negara (WN) Australia berinisial MS (59) saat dideportasi. -IST

MS Dideportasi Usai Jalani Hukuman 18 Tahun Penjara

2 hari ago
Perum BULOG Kantor Wilayah Bali saat melakukan pemantauan. -IST

Stok Beras Bali 7.657 Ton, BULOG Perketat Pantauan Harga di Pasar

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

CATAT! Batas Waktu Pengiriman Sampah ke TPA Suwung 31 Maret

Reporter balitopik.com
9 Maret 2026 - 10:31 am
Gubernur Bali Wayan Koster. -Balitopik.com

Gubernur Bali Wayan Koster. -Balitopik.com

BALITOPIK.COM, BALI – Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan langkah konkret yang harus segera dilakukan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani persoalan sampah di Bali yang kini menjadi perhatian serius.

Sebagai destinasi wisata dunia, Bali dinilai tidak bisa lagi menunda pembenahan sistem pengelolaan sampah. Karena itu, Koster meminta seluruh pihak bergerak cepat menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. Edukasi ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Langkah kedua adalah mewajibkan masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Sampah organik dan anorganik harus dipisahkan sejak awal agar proses pengolahan menjadi lebih efektif.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan batas waktu tegas terkait pengiriman sampah ke TPA Suwung.

“Kita berikan batas waktu sampai 31 Maret. Setelah 31 Maret tidak boleh lagi membawa sampah organik ke TPA Suwung. Mulai 31 Juli hanya boleh sampah residu,” tegas Koster saat memberikan pengarahan kepada kepala desa dan lurah se-Kota Denpasar di Gedung Sewaka Darma, Senin (9/3/2026).

Ia juga menegaskan bahwa sampah yang masih tercampur hanya diperbolehkan hingga 31 Maret 2026.

“Campur hanya boleh sampai 31 Maret. Mau tidak mau harus dikerjakan. Tidak ada lagi titik balik. 31 Maret adalah batas terakhir,” ujarnya.

Koster juga mengungkapkan bahwa persoalan pengelolaan TPA Suwung saat ini telah masuk tahap penyidikan oleh aparat penegak hukum. Sejumlah pejabat terkait bahkan telah dimintai keterangan dalam proses tersebut.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah mempercepat langkah konkret untuk menurunkan volume sampah yang masuk ke TPA Suwung.

Menurut Koster, pemerintah daerah masih memiliki waktu sekitar tiga minggu untuk menunjukkan penurunan volume sampah secara bertahap.

“Sekarang tanggal 9, berarti punya waktu sekitar 21 hari. Mulai dihitung penurunan volume sampah setiap minggu sampai 31 Maret, sehingga sampah organik tidak lagi masuk ke TPA Suwung,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa upaya ini harus dilakukan secara bersama oleh seluruh elemen pemerintah daerah hingga tingkat desa. Bahkan, seluruh perangkat daerah di Kota Denpasar diminta turun langsung membantu percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber di desa dan kelurahan. (*)

Tags: Berita Balidesa dan kelurahan Denpasarkebijakan sampah Balilingkungan Balipemerintah provinsi balipenanganan sampah Balipengelolaan sampah berbasis sumberpengurangan sampahSampah Balisampah DenpasarTPA SuwungWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Babak Baru Kasus Tanah Pura Dalam Balangan 
  • Deportasi Massal WNA Bermasalah di Bali, 12 Orang Diusir dalam 10 Hari
  • Aliansi Bali Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Flores
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?