• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Gubernur Bali Wayan Koster

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

1 bulan ago
Pengurus PMKRI Cabang Denpasar. -BALITOPIK.COM

Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal

31 menit ago
Piagam penghargaan untuk BPD Bali kategori kinerja pembayaran pensiunan. -IST

Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN

2 jam ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring

3 jam ago
Direktur YLPK Bali I Putu Armaya

Antrean BBM di Bali Berlarut, YLPK Usulkan Sistem Ganjil-Genap Jika Kondisi Darurat Berlanjut

12 jam ago
Antrean di salah satu pertamina di Singaraja. -BALITOPIK.COM

KMHDI Buleleng Desak Pemerintah Bertindak Tegas Atasi Gangguan Pasokan BBM di Bali

15 jam ago
Dr. Efatha Filomeno Borromeu Duarte, Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana

Kisah Jangkar dan Antrean SPBU yang Mengular

1 hari ago
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. -BALITOPIK.COM

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan 439 Rumah dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas

1 hari ago
Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

Jamsostek Award 2026, Adi Arnawa Paparkan Perlindungan Pekerja Rentan di Badung

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Manakala AI Merajalela, Koster: Tak Boleh Gantikan Budaya

Reporter balitopik.com
5 September 2026 - 9:45 am
Gubernur Bali Wayan Koster

Gubernur Bali Wayan Koster

BALITOPIK.COM, DENPASAR – Ketika kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berkembang semakin cepat, Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan satu hal, teknologi tidak boleh sampai menggeser kecerdasan budaya.

Koster menegaskan AI harus ditempatkan sebagai alat untuk memperkuat kemampuan manusia dan kebudayaan, bukan menggantikannya.

“Kecerdasan buatan tidak boleh menggantikan kecerdasan budaya. Justru kecerdasan buatan harus ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat kecerdasan manusia dan kecerdasan budaya,” tegas Koster saat menjadi pembicara utama Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (TI IPLBI) ke-14 di Universitas Udayana, Denpasar, Jumat (4/9/2026).

Menurut Koster, prinsip tersebut penting ketika teknologi mulai semakin banyak digunakan dalam merancang dan membangun lingkungan tempat manusia hidup. Bali, kata dia, tidak boleh sekadar mengejar modernisasi tanpa memperhitungkan identitas, tradisi, karakter masyarakat, serta hubungan manusia dengan alam.

Arah pembangunan Bali juga harus tetap berpijak pada Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125 yang menempatkan Alam Bali, Manusia Bali, dan Kebudayaan Bali sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

Nilai Sad Kerthi turut ditekankan sebagai landasan etis dan ekologis. Dengan demikian, kemajuan pembangunan tidak hanya dilihat dari kecanggihan teknologi atau perubahan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan alam, manusia, dan kebudayaan.

Koster mendorong perguruan tinggi dan peneliti mengembangkan pengetahuan lokal Bali, termasuk Arsitektur Tradisional Bali dan Subak, dengan dukungan riset dan teknologi modern.

“Modernisasi berbasis kebudayaan bukan kembali ke masa lalu, tetapi membawa nilai-nilai terbaik masa lalu untuk menjawab tantangan masa depan,” ujarnya.

Ia juga meminta hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Riset harus bisa diterjemahkan menjadi desain, prototipe, standar, kebijakan, teknologi, hingga model pembangunan yang benar-benar dapat diterapkan masyarakat.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk membangun lingkungan yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim dan bencana, sekaligus hijau, rendah karbon, dan berkelanjutan.

Koster bahkan mendorong Bali menjadi laboratorium pengembangan lingkungan binaan masa depan. Teknologi dan AI dipertemukan dengan budaya, pengetahuan lokal, serta prinsip keberlanjutan.

“Bali 100 Tahun bukan hanya proyek pembangunan. Bali 100 Tahun adalah proyek peradaban,” tegasnya. (*)

Tags: AIarsitektur BaliBali 100 TahunBali TopikBudaya BaliKecerdasan BuatanKosterlingkungan binaanPembangunan BerkelanjutanSubakTeknologiWayan Koster
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Masuk Hari Keempat Warga Ngantri Bensin Sampai Pingsan, PMKRI Denpasar Minta Pertamina Segera Lakukan 4 Hal
  • Bank BPD Bali Raih Penghargaan Terbaik II Kinerja Pembayaran Pensiun dari TASPEN
  • Bali WFH 3 Hari Akibat BBM Langka, Sekolah dan Kampus Belajar Daring
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist