• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Kiri: Fabiola Dianira (DetikBali) dan Rovin Bou (BaliTopik) usai alami intimidasi. -Balitopik.com

IWO Bali Desak Polisi Usut Intimidasi Terhadap Sejumlah Jurnalis Peliput Aksi Demo

6 bulan ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna didampingi Kakanim Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan saat memantau situasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. -IST/BALITOPIK.COM

40 Penerbangan Timur Tengah Batal, Imigrasi Bali Beri Solusi bagi WNA Terdampak

9 jam ago
Suasan kegiatan “Mebanjaraan” yang dilaksanakan oleh Jimbaran Bersatu. -IST/BALITOPIK.COM

“Mebanjaraan” di Jimbaran Perkuat Kebersamaan Warga, Diharapkan Jadi Agenda Tahunan

10 jam ago
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana. -IST/Balitopik.com

Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Juara SMA, SMP, dan SD

10 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -Balitopik.com

CATAT! Batas Waktu Pengiriman Sampah ke TPA Suwung 31 Maret

13 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan arahan. -Balitopik.com

Koster Ancam Tahan BKK bagi Daerah yang Abai Kelola Sampah

13 jam ago
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna. -IST/BALITOPIK.COM

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Akibat Konflik Timur Tengah

13 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memberikan arahan kepada tim. -IST/Balitopik.com

Badung Canangkan Gerakan Serentak Olah Sampah Berbasis Sumber

13 jam ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyerahkan Bantuan Sosial Berupa Uang sebesar Rp. 2 Juta Per KK Menjelang Hari Raya Keagamaan Idul Fitri Secara Simbolis Kepada Masyarakat Di Kabupaten Badung yang beragama Islam, bertempat di Musholla Nurul Hikmah, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Senin (09/03/2026).

Bansos Idul Fitri Cair di Badung, 6.518 KK Muslim Terima Rp2 Juta

14 jam ago
BALI TOPIK
Senin, Maret 9, 2026
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BALI TOPIK
No Result
View All Result

IWO Bali Desak Polisi Usut Intimidasi Terhadap Sejumlah Jurnalis Peliput Aksi Demo

Reporter balitopik.com
31 Agustus 2025 - 12:38 am
0 0
Kiri: Fabiola Dianira (DetikBali) dan Rovin Bou (BaliTopik) usai alami intimidasi. -Balitopik.com

Kiri: Fabiola Dianira (DetikBali) dan Rovin Bou (BaliTopik) usai alami intimidasi. -Balitopik.com

Berbagi artikel balitopikredaksi@gmail.com

Balitopik.com, DENPASAR – Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali mengecam keras tindakan intimidasi oleh sejumlah oknum polisi terhadap dua jurnalis saat meliput aksi demonstrasi di Denpasar pada Sabtu (30/8/2025).

IWO Bali mendesak kepolisian Polda Bali untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Peristiwa ini terjadi di dua lokasi berbeda, pertama di Mako Polda Bali dan di Gedung DPRD Bali. Ini kembali menyoroti lemahnya perlindungan terhadap jurnalis di lapangan serta ancaman terhadap kebebasan pers.

Peristiwa ini dialami oleh Rovin Jurnalis Balitopik.com, yang sedang melakukan siaran langsung melalui akun TikTok. Pengurus IWO Bali ini menceritakan bagaimana dirinya mendapat perlakuan kasar aparat saat mendokumentasikan penangkapan massa aksi di depan Ditkrimsus Polda Bali.

“Tiba-tiba beberapa orang berbadan kekar berpakaian preman mendatangi saya. Saya langsung dipiting, handphone dan tas saya dirampas paksa,” ujarnya.

Ia bahkan sempat digiring ke area parkir belakang Ditkrimsus sambil mendapat tendangan dari belakang, meski rekannya sudah berteriak bahwa ia adalah wartawan. Barang-barang miliknya kemudian dikembalikan tanpa penjelasan.

Jurnalis detikBali Juga Ditekan di DPRD Bali

Kasus serupa juga dialami jurnalis detikBali, Fabiola Dianira (Nia), saat berada di sekitar Gedung DPRD Bali. Ia mengaku hendak mengambil gambar ketika aparat menghentikan sejumlah massa, namun langsung dilarang.

“Aku sudah bilang kalau aku jurnalis, tapi tanganku dipegang erat oleh 3–4 orang aparat dan ponselku dipaksa diperiksa. Meski tidak ada foto yang diambil, aku tetap merasa diintimidasi,” ujar Nia.

Bahkan, menurutnya, ada gestur ancaman pemukulan dari aparat sebelum akhirnya ponselnya dikembalikan.

Ketua IWO Bali Tri Widiyanti yang juga jurnalis Metrobali.co.id juga mengalami pelarangan saat mengambil video di aksi demo di Lapangan Renon.

Ia pun menegaskan bahwa tindakan intimidasi semacam ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, yang menjamin kemerdekaan pers dan melindungi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

“IWO Bali mengecam keras intimidasi yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap rekan-rekan jurnalis. Insiden ini bukan hanya melukai individu wartawan, tetapi juga merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia,” tegasnya, Sabtu (30/8/2025).

IWO Bali mendesak Kapolda Bali untuk mengusut tuntas peristiwa ini, memberikan sanksi kepada aparat yang terlibat, serta menjamin keamanan dan kenyamanan jurnalis dalam bekerja.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Kombes Pol Aria Sandi yang dikonfirmasi mengaku belum menerima informasi terkait intimidasi anak buahnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada pelarangan dalam peliputan aksi demo hari ini

“Kami belum monitor, tidak ada pelarangan wartawan,” ungkapnya dikonfirmasi Sabtu (30/8/2025).

Ia mengaku akan mengecek kebenaran peristiwa pelarangan dan intimidasi terhadap jurnalis peliput aksi demo.

Tri Widiyanti menegaskan bahwa tindakan intimidasi semacam ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, yang menjamin kemerdekaan pers dan melindungi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

“IWO Bali mengecam keras intimidasi yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap rekan-rekan jurnalis. Insiden ini bukan hanya melukai individu wartawan, tetapi juga merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia,” tegasnya.

Kasus intimidasi ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Padahal, kerja jurnalistik dilindungi oleh konstitusi dan menjadi bagian penting dalam mengawal demokrasi.

“IWO Bali mengajak seluruh pihak, khususnya aparat penegak hukum, untuk menghormati kerja-kerja pers. Wartawan bukan musuh, melainkan mitra dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik,” pungkas Tri Widiyanti. (*)

Tags: Demo Polda BaliIntimidasiIWO BaliJurnalis BaliPolda BaliWartawan
SendSendScan

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • 40 Penerbangan Timur Tengah Batal, Imigrasi Bali Beri Solusi bagi WNA Terdampak
  • “Mebanjaraan” di Jimbaran Perkuat Kebersamaan Warga, Diharapkan Jadi Agenda Tahunan
  • Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Juara SMA, SMP, dan SD
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?