• Box Redaksi
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Undang-Undang Pers
Bali Topik
  • Home
  • Bali
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
    Promotion CS Manager Sun Star Motor Bali Group, M. Shalahuddin Jamil. -Balitopik.com

    Sun Star Motor Gelar Special Test Drive Jagoan Anyar Mitsubishi Destinator Premium Family SUV di Denpasar

    Kristiana Aurel Alua

    Luka Diam Perempuan Timur

    Country Manager Ford RMA Indonesia Toto Suharto saat melepas tim ekspedisi Wonderland Indonesia. -IST

    Ford RMA Dukung Ekspedisi Wonderland, Bakal Tempuh Jarak Ribuan KM di Indonesia Timur

    Sapardi Djoko Damono

    Sebelum Berakhir, Kenanglah Sapardi dan Bulan Juni

    Wamen Ekraf Kagum Lihat Langsung Ratusan Animator Indonesia di Studio BBF Bali

    Wamen Ekraf Dorong BBF Bali Ciptakan Animasi Budaya Indonesia untuk Dunia, Belajar Dari Jumbo

    Trending Tags

    • Pandemic
  • Nasional
  • Hukum
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Bali
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
    Promotion CS Manager Sun Star Motor Bali Group, M. Shalahuddin Jamil. -Balitopik.com

    Sun Star Motor Gelar Special Test Drive Jagoan Anyar Mitsubishi Destinator Premium Family SUV di Denpasar

    Kristiana Aurel Alua

    Luka Diam Perempuan Timur

    Country Manager Ford RMA Indonesia Toto Suharto saat melepas tim ekspedisi Wonderland Indonesia. -IST

    Ford RMA Dukung Ekspedisi Wonderland, Bakal Tempuh Jarak Ribuan KM di Indonesia Timur

    Sapardi Djoko Damono

    Sebelum Berakhir, Kenanglah Sapardi dan Bulan Juni

    Wamen Ekraf Kagum Lihat Langsung Ratusan Animator Indonesia di Studio BBF Bali

    Wamen Ekraf Dorong BBF Bali Ciptakan Animasi Budaya Indonesia untuk Dunia, Belajar Dari Jumbo

    Trending Tags

    • Pandemic
  • Nasional
  • Hukum
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bali Topik
No Result
View All Result

Bali di Persimpangan Energi: LNG Jadi Solusi di Tengah Tingginya Emisi Karbon

Reporter balitopik.com
15 August 2025 - 4:12 pm
in Bali
0
Bali di Persimpangan Energi: LNG Jadi Solusi Di Tengah Tingginya Emisi Karbon. -IST/Balitopik.com

Bali di Persimpangan Energi: LNG Jadi Solusi Di Tengah Tingginya Emisi Karbon. -IST/Balitopik.com

Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

Balitopik.com, BALI – Isu mendesak mengenai kebutuhan energi bersih di Bali menjadi fokus utama dalam Pekan Iklim Bali Tahun 2025 yang akan berlangsung pada 25-30 Agustus 2025. Acara besar ini akan diadakan untuk pertama kali di Indonesia, Pekan Iklim Bali 2025 hadir untuk mempertemukan pemimpin daerah, pegiat iklim, organisasi non pemerintah, pendana dan investor, serta publik untuk bersama mendorong aksi iklim yang kolaboratif, inovatif, dan berdampak.

Kali ini, berfokus untuk mendukung dan menyuarakan peran kunci dari pemimpin iklim daerah dalam menjembatani ambisi global menjadi aksi lokal yang nyata dan tepat guna. Dimana akan menghadirkan sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono, Bima Arya Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur Bali Wayan Koster, serta Gubernur Sumatera Barat Mahieldy Ansharullah.

Salah satu topik yang paling mencuat adalah kebutuhan mendesak Bali terhadap energi berbasis Liquid Natural Gas (LNG) sebagai bagian dari transisi energi menuju sistem kelistrikan rendah emisi.

Menurut Prof. Ida Ayu Dwi Giriantari, Ketua CORE Universitas Udayana mengatakan, Bali saat ini hanya membutuhkan tenaga pembangkit listrik dari gas atau LNG. Ia menyebutkan beberapa alasan kenapa Bali sangat membutuhkan pembangkit dari gas. Pertama, saat ini Bali memproduksi lebih dari 3 juta ton karbon CO2 atau bahkan sampai puluhan juta gas karbon yang mencemari Bali.

Jumlah emisi ini dihasilkan terbesar dari pembangkit listrik tenaga fosil yang ada di Celukanbawang, Pemaron, Indonesia Power di Pesanggaran Denpasar dan beberapa pembangkit listik kecil lainnya.

Produksi emisi di Bali terbanyak kedua berasal dari transportasi. Kedua, energi baru dan terbarukan yang lainnya seperti tenaga surya, tenaga air, tenaga angin tidak begitu optimal di Bali karena beberapa faktor penyebab antara lain luasan lahan yang diperlukan dan pembangunan infrastruktur lainnya yang tidak menunjang.

“Saat ini yang paling dibutuhkan di Bali adalah energi yang berasal dari gas atau LNG. Gas itu rendah emisinya, perputaran lebih cepat sehingga lebih efisien dan rendah emisi. Kalau dengan fosil maka pembakarannya menghasilkan emisi yang tinggi,” ujarnya.

Bali saat ini membutuhkan pembangkit listrik yang besar karena kebutuhan listrik terus meningkat. Dan kalau untuk transisi energi yang paling efektif adalah gas atau LNG, setelah itu baru hidrogen. Hanya hidrogen yang bisa menggantikan LNG namun prosesnya masih panjang. Sementara yang dibutuhkan Bali dan mendesak adalah LNG. Bali belum punya bahan baku lain untuk kebutuhan listrik.

Saat ini Bali harus membangun pasokan listrik 1250 MW sampai tahun 2030. Dan sumber ini masih disiapkan dari PLTG atau LNG.

“Kalau di Sumatera dan Kalimantan mereka fokus ke Batubara karena mereka memiliki sumber daya alam Batubara. Sementara Bali memang difokuskan untuk PLTG atau LNG. Itulah sebabnya, Pemprov Bali diminta untuk mendorong pusat agar membuat kebijakan energi listrik yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Pertumbuhan listrik itu adalah cerminan dari pertumbuhan ekonomi. Kalau pertumbuhan ekonomi naik maka kebutuhan listrik naik dan sebaliknya,” ujarnya.

Dalam konteks Bali, kebutuhan PLTG atau gas sangat dibutuhkan untuk masa transisi energi listrik saat ini. Kedepannya mungkin akan beralih lagi ke energi yang lebih Green seperti nitrogen tadi. Saat ini karena kebutuhan mendesak, dan tuntutan untuk dibangun secara cepat adalah gas atau LNG. Supplier gas di Indonesia sangat cukup mulai dari Papua hingga Bontang.

“Hanya ada satu kata, dimasa transisi energi listrik untuk konteks Bali yang paling dibutuhkan saat ini adalah gas atau LNG,” ujarnya.

Kepala Seksi Humas dan Publikasi Provinsi Bali Made Dwi mengatakan, Pemprov Bali dengan regulasinya sangat mendukung pembangunan energi baru dan terbarukan.

“Terkait dengan energi bersih ini semua ada kewenangannya. Pemprov Bali sendiri sudah memiliki standar regulasi mulai dari Perda, Pergub yang ingin agar Bali ini menggunakan energi bersih,” ujarnya. Bali memiliki komitmen yang kuat terhadap pemanfaatan energi bersih.

Terkait dengan penolakan LNG, ia menegaskan jika semua kebijakan ada dinamikanya. Ada yang menolak dan ada yang mendukung. Ada banyak tahapan dan prosedur yang harus dilalui. Faktanya memang kebijakan itu ada yang menolak dan harus dipelajari lebih dalam. Namun Pemprov akan terus berkoordinasi agar energi bersih di Bali bisa direalisasikan.

Sementara Country Director WRI Indonesia dan Komite Pengarah Koalisi Bali Emisi Nol, Nirarta Samadi mengatakan, Bali harus menjadi inspirasi bagi daerah lainnya di Indonesia untuk pembangunan yang nol emisi.

Pekan Iklim Bali 2025 difokuskan pada penguatan aksi nyata menghadapi krisis iklim. Selama tujuh hari, peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan seperti diskusi panel, lokakarya, pameran inovasi hijau, hingga aksi tanam pohon dan bersih pantai. “Akan hadir para pembicara mulai dari akademisi, menteri, aktifis lingkungan hidup yang membahas tentang pembangunan yang rendah emisi,” ujarnya.

Ia menegaskan, Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen secara mandiri dan hingga 43,2 persen dengan dukungan internasional. Pekan Iklim ini adalah momentum penting untuk memperkuat kerja sama lintas sektor.

Zaman ini tidak ada lagi pekerjaan yang hanya dilakukan oleh segelintir orang, sekelompok orang. Semuanya harus kolaborasi. Melalui Pekan Iklim Bali Tahun 2025 ini bisa membangun ekosistem Bali yang rendah emisi. Kenapa Bali bisa menjadi inspirasi bagi daerah lainnya di Indonesia.

Sebab, Bali tengah berada di garis depan dalam upaya transisi menuju energi bersih dan pelestarian lingkungan. Ia menyampaikan sejumlah program Bali yang telah berjalan, seperti pelarangan plastik sekali pakai, pengembangan kendaraan listrik, serta pelestarian subak sebagai warisan budaya dunia yang berperan dalam penyerapan karbon.

Dengan posisi strategisnya dan potensi untuk menjadi model pembangunan rendah emisi di Indonesia, Bali saat ini berada pada titik kritis dalam menentukan arah kebijakan energinya. LNG dinilai sebagai solusi transisi paling tepat, cepat, dan realistis untuk saat ini hingga teknologi energi terbarukan lainnya dapat sepenuhnya dikembangkan. (*)

Tags: Bali Energi BersihEmisi KarbonLNGLNG Sidakarya
Previous Post

Pekan Iklim Bali Jadi Inspirasi Gerakan Emisi Nol Bersih Indonesia

Next Post

Koster Revisi Perda 6 Tahun 2023 Akibat Pungutan Wisatawan Asing Melorot dari Harapan

Related Posts

Bali

Forum Investasi Pekan Iklim Bali 2025, Skema Pembiayaan Menuju Emisi Nol Bersih

Reporter balitopik.com
28 August 2025 - 8:24 am
0

Balitopik.com, DENPASAR – Koalisi Bali Emisi Nol Bersih bersama Pemerintah Provinsi Bali menyelenggarakan Forum Investasi Iklim sebagai bagian dari Pekan...

Read moreDetails

Enam Perda Baru Rampung Tahun Ini, Termasuk Nominee

28 August 2025 - 6:45 am

Ping Ping, Alumni ISI Bali Telah Kembali

28 August 2025 - 2:36 am

Konsisten Jaga Budaya, Pemprov Bali Hibah Tanah untuk ISI Bali

27 August 2025 - 9:59 am

Ibu Putri Koster Ajak Kader Gianyar Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK

27 August 2025 - 1:42 am
Next Post
Gubernur Bali Wayan Koster. -IST/Balitopik.com

Koster Revisi Perda 6 Tahun 2023 Akibat Pungutan Wisatawan Asing Melorot dari Harapan

Gubernur Bali, Wayan Koster. -IST/Balitopik.com

Anti Kasino, Gubernur Bali Tolak Godaan Investor Senilai Rp100 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Premium Content

Rayakan Rahina Tumpek Krulut, Pemprov Bali Hadirkan Lolot dkk di Ardha Candra. -IST

Rayakan Rahina Tumpek Krulut, Pemprov Bali Hadirkan Lolot dkk di Ardha Candra

6 June 2025 - 12:46 pm
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer saat ditetapkan jadi tersangka. -IST/Balitopik.com

Prabowo Resmi Pecat Wamenaker Immanuel Ebenezer

22 August 2025 - 5:41 pm

Komunitas Sunda Kecil Desak Negara Ungkap Dalang Pembubaran PWF

26 May 2024 - 2:24 pm

Browse by Category

  • Bali
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Browse by Tags

Adi Arnawa (16) Agus Dei (14) Badung (13) Bali (69) Bali Topik (60) Bro Shalah (14) Buleleng (20) Bupati Badung (15) De Gadjah (149) De Gadjah For Bali (20) DPRD Bali (23) DPR RI (14) Flobamora Bali (19) Gerindra (47) Gerindra Bali (50) Giri Prasta (61) Google (105) Gubernur Bali (79) Gubernur Koster (17) Imigrasi Ngurah Rai (14) I Wayan Adi Arnawa (16) Kanwil Kemenkumham Bali (14) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali (22) Koster-Giri (48) KPU Bali (14) Kriminal (14) Kura-Kura Bali (20) Mulia-PAS (72) Nangun Sat Kerthi Loka Bali (20) Pantai Serangan (17) PDIP Bali (17) PDI Perjuangan (33) Pemkab Badung (15) Pilgub Bali (137) Pilkada 2024 (15) Pilkada Bali (76) PMKRI Denpasar (18) Polda Bali (29) Prabowo-Gibran (19) Prabowo Subianto (33) PT Bali Turtle Island Development (BTID) (20) PT BTID (32) Pulau Serangan (34) Wayan Koster (231) WNA (25)
Bali Topik

Website ini berhubungan dengan berita, diskusi, atau informasi berbagai topik di Bali. Ini dapat berfungsi sebagai platform bagi orang-orang untuk mengeksplorasi dan terlibat dalam diskusi tentang budaya Bali, pariwisata, politik gaya hidup, dan peristiwa terkini.

Learn more

Categories

TOPIK MEDIA GROUP

  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Recent Posts

  • Forum Investasi Pekan Iklim Bali 2025, Skema Pembiayaan Menuju Emisi Nol Bersih
  • Enam Perda Baru Rampung Tahun Ini, Termasuk Nominee
  • Ping Ping, Alumni ISI Bali Telah Kembali

© 2023-2024 - Balitopik

No Result
View All Result
  • Home
  • Bali Topik
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Entertainment
  • Hukum

© 2023-2024 - Balitopik

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?