• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Seniman kontemporer asal Gianyar Bali, Made Bayak. -Dokumen pribadi

Bali “SOLD” Kritik Sosial Sang Seniman Made Bayak

2 tahun ago
I Nyoman Parta. -BALITOPIK.COM

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 2026, Parta Ungkap Tiga Fokus Utama

4 jam ago
Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta. Dok/pribadi-Balitopik.com

Nyoman Parta Soroti Isu Rivalitas Kejaksaan Agung dan Polri

5 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri). -BALITOPIK.COM

Kunjungan Wisatawan Bali Tembus 16,3 Juta pada 2025, Bahaya Kalau Pusat “Tutup Mata”

5 jam ago
Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. -Balitopik.com

Pimpinan DPRD Bali Akan Mediasi Fraksi Golkar dan Pansus TRAP

5 jam ago
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). -BALITOPIK.COM

Menko AHY Soroti Kemacetan, Tata Ruang hingga Tol Gilimanuk-Mengwi, Pemerintah Siapkan Sejumlah Solusi untuk Bali

6 jam ago
Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack (tengah). -BALITOPIK.COM

Tanggapan Resmi DPRD Bali soal Golkar Keluar dari Pansus TRAP, Dewa Jack Sebut Tak Ganggu Kinerja Pansus

11 jam ago
Bupati dan Ketua K3s Badung sambangi warga disabilitas di Abianbase. -IST

Bantuan Sosial Pemkab Badung untuk Warga Disabilitas

1 hari ago
Bupati dan Wakil Bupati Badung meninjau proyek jalan lingkar Badung Selatan. -IST

Badung Genjot Pembangunan Jalan Lingkar Barat, Solusi Atasi Kemacetan Badung Selatan

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bali “SOLD” Kritik Sosial Sang Seniman Made Bayak

Reporter balitopik.com
14 Januari 2025 - 8:46 am
Seniman kontemporer asal Gianyar Bali, Made Bayak. -Dokumen pribadi

Seniman kontemporer asal Gianyar Bali, Made Bayak. -Dokumen pribadi

Balitopik.com – Baru-baru ini viral sebuah kalimat “Bali Sold Out” meramaikan tayangan media sosial masyarakat dunia maya. Hal itu merujuk pada kondisi Bali saat ini yang hampir habis dikeruk investor.

Katakan saja, seperti reklamasi Teluk Benoa, penguasaan Pulau Serangan oleh PT BTID, tebing-tebing suci di Nusa Dua yang kini masif dikeruk investor, Galian C di Karangasem dan masih banyak lagi.

Terhadap situasi Bali kini, sang seniman Made Bayak pernah melukis. Seniman kontemporer kelahiran Gianyar 27 Juni 1980 itu melukis Pulau Bali dengan dipenuhi kata SOLD atau terjual.

Lukisan lama itu seolah hidup kembali, memiliki roh dan berbicara mewakili leluhur dan tulang-tulang yang terkubur di bawah beton.

Bali Sold – Lukisan Made Bayak tahun 2013

Kepada Bali Topik, Selasa (14/1/2025), Made Bayak menjelaskan perjalanan karya itu. Bahwa lukisan itu dibuat pada tahun 2013 dalam sebuah pertunjukan seni di Ubud. Namun ia sengaja memostingnya kembali di instagram di awal tahun tepat 1 Januari 2025.

“Karya ini dibuat tahun 2013 lalu, saya repost ulang saat tahun baru kemarin di IG saya, ternyata responnya banyak sekali, banyak DM masuk ke saya mereka merasa terwakili dengan karya ini, bagaimana situasi Bali hari ini yang semakin krodit dan masifnya pembangunan yang merampas ruang hijau dan tidak peduli dengan alam dan lingkungan,” ujar Made Bayak.

Pada lukisan yang diposting di instagram @madebayak tepat 1 Januari 2025 itu, dia memberi keterangan sarkastik. Pesan yang menampar para pemangku kebijakan yang dalam kebijakannya lebih pro terhadap kapitalis, tanpa memperhatikan keberlanjutan alam Bali.

“Happy fckin new year folks, enjoy, obey the rules and regulations (Selamat tahun baru kawan, nikmati, patuhi peraturan dan ketentuan, Red),” begitu tulisnya.

Sekilas tentang Made Bayak

Made Bayak adalah seorang seniman kontemporer dari Bali yang lahir pada tanggal 27 Juni 1980 di Gianyar. Dia dikenal karena karyanya yang mengkritik konsumerisme dan pariwisata di Bali yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

Made Bayak menggunakan sampah plastik sebagai bahan untuk membuat lukisannya, yang kemudian ia sebut sebagai “Plasticology”.

Karyanya yang paling terkenal adalah seri “Monster Plastik” yang menggambarkan betapa rusaknya lingkungan Bali akibat sampah plastik. Melalui karyanya, Made Bayak ingin menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik. (*)

Tags: Bali SoldBali Sold OutMade Bayak
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 2026, Parta Ungkap Tiga Fokus Utama
  • Nyoman Parta Soroti Isu Rivalitas Kejaksaan Agung dan Polri
  • Kunjungan Wisatawan Bali Tembus 16,3 Juta pada 2025, Bahaya Kalau Pusat “Tutup Mata”
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?