• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Seniman kontemporer asal Gianyar Bali, Made Bayak. -Dokumen pribadi

Bali “SOLD” Kritik Sosial Sang Seniman Made Bayak

2 tahun ago
Ariawan Surya Librata, S.H., C.P.L.M (Kiri). -BALITOPIK.COM

Investasi di Bali Tak Cukup Andalkan Modal, Ariawan Surya Librata Tekankan Kepastian Hukum

17 jam ago
Nyoman Parta saat bersalaman dengan Suyudi Ario Seto. -BALITOPIK.COM

Bagian 1 dari 5 Tulisan Tentang Pembenahan Polri: Mendengar Suara Rakyat, Membenahi Bayangkara Negara

18 jam ago
Tim PH I Made Daging. -BALITOPIK.COM

Made Daging Ditahan di Tahti Polda Bali, Hakim Minta Hadir di Sidang Praperadilan Jumat

22 jam ago
Tim kuasa hukum I Made Daging. -BALITOPIK.COM

PH Made Daging Bingung Ada Istilah Pemalsuan Intelektual: Alam Pikir Kita Pun Bisa Dipidana

22 jam ago
I Made Somya Putra, S.H., M.H. -BALITOPIK.COM

Panggung Moral, Politik, dan Hukum dalam Permohonan tentang Ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi

23 jam ago
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna. -BALITOPIK.COM

Respons AWK soal ‘Boikot Bali’: Silakan, Warga Bali Tak Terlalu Antusias dengan Artis

23 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima penghargaan. -BALITOPIK.COM

Bali Dapat Penghargaan dari KPK soal SPI Pendidikan

2 hari ago
Kepala Dishub Badung Anak Agung Gde Rahmadi

Dishub Badung Perluas Penerangan, 2.365 Lampu Jalan Siap Dipasang

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bali “SOLD” Kritik Sosial Sang Seniman Made Bayak

Reporter balitopik.com
14 Januari 2025 - 8:46 am
Seniman kontemporer asal Gianyar Bali, Made Bayak. -Dokumen pribadi

Seniman kontemporer asal Gianyar Bali, Made Bayak. -Dokumen pribadi

Balitopik.com – Baru-baru ini viral sebuah kalimat “Bali Sold Out” meramaikan tayangan media sosial masyarakat dunia maya. Hal itu merujuk pada kondisi Bali saat ini yang hampir habis dikeruk investor.

Katakan saja, seperti reklamasi Teluk Benoa, penguasaan Pulau Serangan oleh PT BTID, tebing-tebing suci di Nusa Dua yang kini masif dikeruk investor, Galian C di Karangasem dan masih banyak lagi.

Terhadap situasi Bali kini, sang seniman Made Bayak pernah melukis. Seniman kontemporer kelahiran Gianyar 27 Juni 1980 itu melukis Pulau Bali dengan dipenuhi kata SOLD atau terjual.

Lukisan lama itu seolah hidup kembali, memiliki roh dan berbicara mewakili leluhur dan tulang-tulang yang terkubur di bawah beton.

Bali Sold – Lukisan Made Bayak tahun 2013

Kepada Bali Topik, Selasa (14/1/2025), Made Bayak menjelaskan perjalanan karya itu. Bahwa lukisan itu dibuat pada tahun 2013 dalam sebuah pertunjukan seni di Ubud. Namun ia sengaja memostingnya kembali di instagram di awal tahun tepat 1 Januari 2025.

“Karya ini dibuat tahun 2013 lalu, saya repost ulang saat tahun baru kemarin di IG saya, ternyata responnya banyak sekali, banyak DM masuk ke saya mereka merasa terwakili dengan karya ini, bagaimana situasi Bali hari ini yang semakin krodit dan masifnya pembangunan yang merampas ruang hijau dan tidak peduli dengan alam dan lingkungan,” ujar Made Bayak.

Pada lukisan yang diposting di instagram @madebayak tepat 1 Januari 2025 itu, dia memberi keterangan sarkastik. Pesan yang menampar para pemangku kebijakan yang dalam kebijakannya lebih pro terhadap kapitalis, tanpa memperhatikan keberlanjutan alam Bali.

“Happy fckin new year folks, enjoy, obey the rules and regulations (Selamat tahun baru kawan, nikmati, patuhi peraturan dan ketentuan, Red),” begitu tulisnya.

Sekilas tentang Made Bayak

Made Bayak adalah seorang seniman kontemporer dari Bali yang lahir pada tanggal 27 Juni 1980 di Gianyar. Dia dikenal karena karyanya yang mengkritik konsumerisme dan pariwisata di Bali yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

Made Bayak menggunakan sampah plastik sebagai bahan untuk membuat lukisannya, yang kemudian ia sebut sebagai “Plasticology”.

Karyanya yang paling terkenal adalah seri “Monster Plastik” yang menggambarkan betapa rusaknya lingkungan Bali akibat sampah plastik. Melalui karyanya, Made Bayak ingin menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik. (*)

Tags: Bali SoldBali Sold OutMade Bayak
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Investasi di Bali Tak Cukup Andalkan Modal, Ariawan Surya Librata Tekankan Kepastian Hukum
  • Bagian 1 dari 5 Tulisan Tentang Pembenahan Polri: Mendengar Suara Rakyat, Membenahi Bayangkara Negara
  • Made Daging Ditahan di Tahti Polda Bali, Hakim Minta Hadir di Sidang Praperadilan Jumat
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist