• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Sekretaris daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra saat pimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (15/7/2025). -Humas Pemprov Bali.

Bali Alami Inflasi? Jalan Ambruk Distribusi Logistik jadi Lambat

1 tahun ago
Lima Jurnalis hilang kontak saat akan liputan ke Gunung Anak Krakatau dan saat ini masih dalam pencarian. -ILUSTRASI

Hendak Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Tengah Laut

2 jam ago
Siti Sapurah alias Ipung saat mendampingi KC dan Ibunya. -IST

Dokter Muda di Bali jadi Tersangka, Dituduh Gelapkan Asal Usul Anak Kandung Sendiri

5 jam ago
Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.Sc., Ph.D. -BALITOPIK.COM

Dewa Cipta Pimpin PNB 2026-2030, Fokus Perkuat Vokasi dan Riset Terapan

6 jam ago
Data kunjungan wisatawan ke Bali periode 2025-2026. -IST

Pariwisata Bali Diingatkan dari Sustainable Tourism Menuju Regenerative Tourism

12 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Ketua DPRD bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. -BALITOPIK.COM

Dewa Jack Apresiasi Koster Genjot PAD, Di Sisi Lain APBD Bali Defisit Rp842 Miliar

13 jam ago
Gubernur Bali Wayan Koster. -BALITOPIK.COM

Upah Pariwisata Bali 2027 Dikaji, UMKM Jadi Perhatian

13 jam ago
Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali sekaligus Wakil Ketua Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP), Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok. -IST

Putusan PTUN Kelingking Disorot DPRD Bali, Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

1 hari ago
Kondisi pohon mangrove yang mati karena paparan minyak di Pedungan. -IST

Usai Minta Maaf, Pertamina Diminta Pulihkan Mangrove Pedungan

1 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bali Alami Inflasi? Jalan Ambruk Distribusi Logistik jadi Lambat

Reporter balitopik.com
15 Juli 2025 - 3:32 pm
Sekretaris daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra saat pimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (15/7/2025). -Humas Pemprov Bali.

Sekretaris daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra saat pimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (15/7/2025). -Humas Pemprov Bali.

Balitopik.com, BALI – Pemerintah Provinsi Bali menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (15/7/2025) membahas pengendalian inflasi akibat distribusi barang atau logistik terhambat. Hal ini disebabkan oleh ambruknya jalan nasional di Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan yang menjadi jalur utama logistic selama ini.

Sekretaris daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan langsung bergerak cepat bersama seluruh pihak terkait untuk memastikan jalur tersebut segera dapat difungsikan kembali.

“Pertemuan kita hari ini secara khusus membahas dampak kerusakan jalan nasional di Bajera. Ini satu-satunya jalur nasional yang menghubungkan wilayah timur dan barat Bali serta menjadi rujukan utama pergerakan logistik.”

“Kami sudah menerima laporan dari semua pihak, dan penanganannya berjalan sangat cepat. Harapan kami, minggu ini jalur sudah bisa dibuka kembali untuk operasional,” tegas Dewa Made Indra.

Sekda Bali ini menyebut distribusi BBM, LPG, dan berbagai komoditas lainnya mengalami hambatan. Namun berkat kerja keras dan antisipasi cepat semua stakeholder, distribusi tetap terjaga.

Ia berharap, terkait kenaikan inflasi yang terjadi, dimana mengingat saat ini masih berada di pertengahan bulan Juli, diharapkan angka inflasi di Bali setidaknya dapat setara, atau bahkan lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi nasional.

“Pengendalian inflasi membutuhkan kerja keras kita semua. Kuncinya terletak pada sinergi. Jalan boleh rusak, tetapi sistem dan kerja kita tidak boleh berhenti. Kita buktikan bahwa Bali tetap mampu menjaga stabilitas distribusi dan harga melalui kerja sama,” pungkasnya.

Sementara, Kasatker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Bali, I Nyoman Jasmara, melaporkan bahwa amblesnya jalan di KM 38+725 disebabkan oleh runtuhnya struktur cross drain lama di bawah badan jalan akibat derasnya aliran air.

Saat ini penanganan dilakukan secara intensif sejak hari kejadian, dengan mengganti cross drain menggunakan box culvert berukuran 2 x 2 meter, disertai perkuatan struktur, timbunan material granular, pemasangan geotekstil, dan pengecoran beton. Hingga 14 Juli 2025, progres pekerjaan bahkan telah melampaui target harian.

“Dengan dukungan penuh seluruh stakeholder, termasuk pengaturan lalu lintas yang baik, kami berharap jalur ini sudah bisa dilewati paling lambat minggu depan, bahkan bisa lebih cepat,” ujar Jasmara.

Dari sisi distribusi energi, Sales Branch Manager Rayon III Bali Pertamina, Made Bulan Asasia Binov, memastikan tidak terjadi kekosongan pasokan BBM maupun LPG. Meskipun terjadi pengalihan jalur pengiriman ke arah utara, Depot Manggis dan Sanggaran tetap siaga, termasuk pada hari libur, untuk memastikan distribusi tetap lancar ke wilayah terdampak.

“Hari pertama kejadian kami langsung menindaklanjuti. Tidak ada kekosongan di SPBU. Operasional tetap kami buka khusus untuk wilayah terdampak,” terang perwakilan Pertamina.

Kondisi serupa juga disampaikan terkait distribusi pangan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, menyebutkan bahwa pasokan pangan secara umum masih bisa dijaga.

Kenaikan harga komoditas seperti bawang merah, telur, dan cabai besar masih dalam kisaran wajar dan terkendali. Program pembagian bibit cabai juga tetap berjalan sebagai upaya memperkuat produksi lokal.

Menyambung dari itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, R. Erwin Soeriaatmadja, menyampaikan bahwa inflasi Bali secara bulanan (Juni 2025) tercatat sebesar 0,44% (mtm), lebih tinggi dari angka nasional (0,19% mtm), dengan penyumbang utama dari komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat.

Secara tahunan, inflasi Bali berada pada angka 2,94% (yoy), masih dalam sasaran inflasi nasional (2,5 ±1%), namun tetap memiliki potensi risiko ke depan yang perlu diantisipasi.

“Salah satu risiko utama ke depan adalah kelancaran distribusi, terutama terkait kondisi infrastruktur. Selain itu, kenaikan biaya pendidikan, harga emas, dan faktor cuaca juga menjadi perhatian,” ungkap Kepala BI Bali.

Meski demikian, menurut BI, terdapat juga sisi positif atau downside risk yang dapat membantu menahan tekanan inflasi, seperti panen bawang merah di NTB dan Bali, serta penyaluran Minyakita dan beras SPHP oleh pemerintah. (*)

Tags: Bali InflasiCegah InflasiDewa Made IndraInflasiJalan AmbrukSekda Bali
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Hendak Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Tengah Laut
  • Dokter Muda di Bali jadi Tersangka, Dituduh Gelapkan Asal Usul Anak Kandung Sendiri
  • Dewa Cipta Pimpin PNB 2026-2030, Fokus Perkuat Vokasi dan Riset Terapan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?