Balitopik.com – Mantan kader PDIP, Budiman Sudjatmiko membongkar strategi politik PDIP Bali. Hal itu karena kedekatannya dengan kader-kader PDIP Bali. Mulai dari Walikota, Bupati hingga relawan yang merupakan kader PDIP.
Dewan pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu mengaku kader-kader PDIP sangat militan dan tegak lurus terhadap partai berlambang banteng moncong itu.
“Saya tau betul ceruknya politik di sini, kulturnya politik di sini, banyak kawan-kawan saya yang saya kenal dengan segala strategi dan taktik dan militansi yang luar biasa gak main-main,” ucapnya saat menghadiri konsolidasi internal partai Golkar Bali, Minggu (26/11/2023).
Karena itu, pentolan aktivis 98 itu mengakui tidak mudah untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Bali. Terkecuali Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Bali mau melakukan strategi yang sama.
Yakni meningkatkan militansi, intens turun ke masyarakat serta lakukan kampanye-kampanye yang menarik.
“Pertama kita harus lakukan militansi yang sama, turun ke akar rumput, door to door (dari pintu ke pintu), conversing (berbicara dengan masyarakat), di Bali ini kan anak mudanya banyak jadi kita harus kreatif juga dalam berkampanye,” pesannya.
Budiman Sudjatmiko juga mengaku momen kedatangannya di konsolidasi internal partai Golkar tersebut merupakan pertama kali dia ke Bali setelah menjadi mantan kader PDIP.
“Dulu ke Bali untuk urusan politik baju saya merah, dan sekarang untuk pertama kalinya saya ke Bali urusan politik langsung ke Partai Golkar,” kisahnya.
Budiman juga bersedia jika diminta oleh TKD Prabowo-Gibran Bali untuk ikut berkampanye. Katanya jika diminta, dia siap.
“Insyaallah jika diminta saya bersedia ikut turun kampanye di Bali,” tandasnya.
Untuk diketahui Budiman Sudjatmiko dipecat dari PDIP usai menyatakan dukungan terhadap Prabowo Subianto. Dia dipecat oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pada 28 Agustus 2023 lalu.
Setelahnya dipecat dari PDIP, Budiman Sudjatmiko direktur menjadi bagian dari tim nasional pemenangan Prabowo-Gibran. Ia didapuk sebagai dewan pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. ***