• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Putri Koster saat monitoring Gerakan Kulkul PKK di Desa Penglumbaran, Bangli, menekankan pentingnya disiplin individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. -BALITOPIK.COM

Bunyi Kulkul Tandai Kesadaran Warga Bangli soal Pilah Sampah

19 detik ago
Penyerahan SK DPC PERADI PASNI Denpasar oleh Kornelis Ratu kepada Endang Hastuty Bunga.

Endang Hastuty Bunga Pimpin PERADI PASNI Denpasar

2 jam ago
Siti Sapurah (Ipung) -BALITOPIK.COM

Mengurai KEK Kura Kura Bali: Sejarah, Izin, Kontroversi dan Dugaan Pelanggaran Hukum

11 jam ago
Petugas Imigrasi Ngurah Rai mengamankan tiga WN Tiongkok yang diduga terlibat kasus pencurian di Bogor saat hendak kabur ke Malaysia. -BALITOPIK.COM

Topeng Pesepakbola Tak Menolong, 3 WN Tiongkok DPO Bogor Dicegat di Bali

11 jam ago
Pengurus Harian Cabang (PHC) PMKRI Cabang Denpasar Sanctus Paulus Periode 2026-2027. -BALITOPIK.COM

Resmi Dilantik! Ini Susunan Pengurus PMKRI Denpasar 2026-2027

1 hari ago
Akademisi Hindu dari Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, I Dewa Gede Darma Permana

Hardiknas 2026, Akademisi Hindu Soroti Kualitas Widyalaya

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster saat memulai restorasi kawasan Parahyangan di Pura Agung Besakih, Karangasem. -BALITOPIK.COM

SAKRAL! Restorasi Besakih Dimulai, Proyek Rp1 Triliun Kembalikan Kesucian Parahyangan

2 hari ago
Ilustrasi Bali Topik

NOW or NEVER: Jaga Mangrove, Jaga Moral, Jaga Budaya

2 hari ago
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri perayaan Hari Buruh 2026 di Denpasar

Koster Temui Para Buruh, May Day 2026 Tak Ada Aksi Tegang, Semua Penuh Dialog

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bunyi Kulkul Tandai Kesadaran Warga Bangli soal Pilah Sampah

Reporter balitopik.com
3 Mei 2026 - 3:42 pm
Putri Koster saat monitoring Gerakan Kulkul PKK di Desa Penglumbaran, Bangli, menekankan pentingnya disiplin individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. -BALITOPIK.COM

Putri Koster saat monitoring Gerakan Kulkul PKK di Desa Penglumbaran, Bangli, menekankan pentingnya disiplin individu dalam menjaga kebersihan lingkungan. -BALITOPIK.COM

BALITOPIK.COM, BANGLI – Bunyi kulkul yang menggema di Banjar Tiga Kawan, Desa Penglumbaran, Minggu (3/5/2026), bukan sekadar penanda aktivitas gotong royong. Di balik dentangnya, tersimpan pesan kuat tentang kebangkitan kesadaran kolektif: kebersihan Bali dimulai dari rumah masing-masing.

Momentum itu dimanfaatkan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, untuk menegaskan arah Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), ia hadir bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai penggerak nilai yang menanamkan disiplin berbasis tanggung jawab individu.

Setibanya di lokasi, ia mengapresiasi kondisi Banjar Tiga Kawan yang tertata rapi. Telajakan bersih, taman tertata, lingkungan asri, hingga sistem penampungan sampah yang tersedia di tiap rumah menjadi indikator keberhasilan awal gerakan tersebut.

“Sudah bagus ini, patut dicontoh dan ditiru masyarakat lainnya,” ujarnya.

Namun, apresiasi itu disertai penegasan mendasar. Ia menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih massal, melainkan upaya menghidupkan kembali kearifan lokal Bali yang berakar pada gotong royong berbasis kesadaran pribadi.

“Begitu ada kulkul, laksanakan pembersihan di telajakan dan lingkungan rumah. Tidak harus kumpul di satu tempat. Kuncinya ada pada disiplin masing-masing,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi inti perubahan: transformasi lingkungan tidak harus dimulai dari gerakan besar, tetapi dari konsistensi kecil di setiap rumah. Jika setiap keluarga menjaga ruangnya, maka desa akan bersih secara alami.

Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga mendorong solusi konkret untuk persoalan sampah residu. Ia mengajak sinergi antara desa adat dan desa dinas untuk membangun fasilitas pengelolaan seperti TPS3R dan TPST dengan memanfaatkan lahan adat.

Pendekatan yang ia lakukan pun terasa membumi. Ia berinteraksi langsung dengan warga, bahkan membagikan tips sederhana seperti memanfaatkan air cucian beras untuk mempercepat penguraian sampah organik.

Tak hanya soal kebersihan, ia juga mengajak warga memperkuat identitas lokal melalui penanaman bunga pucuk bang di telajakan. Ajakan tersebut tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal dengan melibatkan produsen tanaman setempat.

Komitmen itu dibuktikan dengan kunjungan langsung ke produsen lokal, memastikan bahwa gerakan ini berdampak nyata pada masyarakat.

Dalam aspek sosial, ia juga menyerahkan bantuan 100 kilogram beras kepada pemerintah desa untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan, menegaskan bahwa kebersihan dan kesejahteraan harus berjalan beriringan.

Kegiatan tersebut juga menampilkan wajah ketekunan masyarakat lokal, salah satunya melalui kunjungan ke usaha rumahan milik Ni Komang Srinadi, produsen kue bolu yang telah menembus pasar Denpasar.

Perbekel Desa Penglumbaran, I Wayan Artawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Dengan 76 warga aktif di Banjar Tiga Kawan dan total 350 jiwa, ia memastikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan gerakan Kulkul Posyandu.

Sementara itu, Bendesa Adat Bebalang, Nyoman Karsana, menilai gerakan ini efektif jika ditekankan pada tanggung jawab individu.

“Jika setiap orang bertanggung jawab terhadap rumah dan telajakannya, tidak akan ada rasa terpaksa,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Camat Bangli, Sang Made Agus Dwipayana. Menurutnya, konsep gerakan ini sederhana namun berdampak luas.

“Jika setiap orang membersihkan telajakan di rumahnya masing-masing, maka desa akan bersih dengan sendirinya,” jelasnya.

Meski implementasi di lapangan masih perlu diperkuat, seluruh pihak sepakat bahwa Gerakan Kulkul PKK adalah langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan berbasis budaya.

Gerakan ini bukan sekadar program kebersihan, melainkan upaya menata ulang cara pandang masyarakat terhadap lingkungan bahwa Bali yang bersih dan lestari dibangun dari disiplin setiap individu menjaga ruang kecilnya sendiri.

 

Tags: Bangli Balidesa bersih BaliGerakan Kulkul PKKgotong royong Balikebersihan lingkungan BaliPosyandu BaliPutri KostertelajakanTPS3RTPST
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Twitter

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Bunyi Kulkul Tandai Kesadaran Warga Bangli soal Pilah Sampah
  • Endang Hastuty Bunga Pimpin PERADI PASNI Denpasar
  • Mengurai KEK Kura Kura Bali: Sejarah, Izin, Kontroversi dan Dugaan Pelanggaran Hukum
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?