Balitopik.com, BADUNG – Bendesa Adat Ungasan, I Wayan Disel Astawa mengatakan masyarakat yang selama ini terisolasi merasa senang akhirnya tembok pembatas di Garuda Wisnu Kencana (GWK) sudah dibongkar kemarin, Rabu (1/10).
“Masyarakat berterima kasih, masyarakat senang akan tetapi belum sepenuhnya, baru bongkar separo yang kita lihat per hari ini,” kata Disel saat dihubungi Bali Topik, Kamis (2/10/2025).
Bendesa Adat Ungasan yang juga adalah Wakil Ketua 1 DPRD Bali ini menerangkan, berdasarkan pantauan masyarakat setempat, baru sebagian tembok pembatas yang dibongkar.
Ia mengaku tidak tahu keputusan seperti apa yang disepakati oleh pihak GWK saat bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Apakah tembok itu akan dibongkar semuanya ataukah hanya sebagian saja.
“Belum tau saya, semua keputusan ada di Gubernur. Rekomendasikan sudah dikirim permintaan masyarakat tembok yang sekarang dibongkar dipindah ke sisi timur dan sisi utara,” ucapnya.
Untuk diketahui, sebelumnya pihak GWK dipanggil oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung pada Senin malam, 30 September 2025 pukul 22.30 Wita, di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali.
Pemanggilan itu menyikapi surat rekomendasi DPRD Bali yang ditujukan kepada Gubernur Bali dan jajaran eksekutif. DPRD Bali meminta Gubernur Bali bersama jajaran OPD terkait untuk segera membongkar pagar GWK yang menutup akses warga.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung I Wayan adi Arnawa meminta manajemen GWK segera membongkar tembok yang menghalangi akses warga, sesuai tuntutan masyarakat dan rekomendasi DPRD Bali. (*)









