Balitopik.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan akan bertemeu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdlatul Ulama (NU) Bali dan tokoh-tokoh lintas agama lainnya untuk membahas insiden Nyepi 2025 di Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu.
“Saya akan bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh-tokoh umat muslim, termasuk juga organisasi lainnya, saya akan mengajak duduk bersama untuk membahas hal-hal seperti itu seperti di Jembrana kemarin,” ujar Koster di Gedung Gajah Jayasabha, Rabu (2/3/2025).
Menurut Koster insiden Nyepi di Loloan Jembrana harus disikapi dengan bijaksana. Karena itu pentingnya dirembuk bersama dengan tokoh-tokoh lintas agama terkait hal tersebut. Dia bilang selesaikan masalah tanpa masalah.
“Tentu kita harus menyikapi dengan cara yang baik biar tidak menimbulkan persoalan, jangan sampai menyelesaikan masalah menimbulkan masalah baru, kita harus menyelesaikan masalah tanpa masalah,” ingatnya.
Untuk diketahui, saat Nyepi tepatnya pada Sabtu (29/3/2025) lalu, masyarakat di Jalan Katu Lampo, Lingkungan Loloan Timur, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali tetap melakukan aktivitas normal.
Hal itu menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jembrana pun telah meminta maaf atas insiden tersebut. (*)