BALITOPIK.COM, DENPASAR – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Perkumpulan Keluarga Klon Bring Bali, Alor Nusa Tenggara Timur yang dirangkaikan dengan Perayaan Natal dan Halalbihalal di Gedung PWI Denpasar, Minggu (14/6/2026).
Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Membawa Sukacita Merajut Silaturahmi, Kuatkan Persaudaraan Dalam Keberagaman” tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan warga Alor di Bali sekaligus meneguhkan nilai toleransi yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Ketua Panitia, Etho Gilamo menyampaikan bahwa malam kebersamaan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan perayaan atas empat momentum penting yang menyatukan seluruh anggota keluarga besar Klon Bring Bali.
Momentum pertama adalah ungkapan syukur atas perjalanan Perkumpulan Keluarga Klon Bring Bali yang telah memasuki usia ke-23 tahun. Selama lebih dari dua dekade, organisasi ini terus bertahan dan berkembang berkat semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama keluarga besar Klon Bring.
“Dua puluh tiga tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ada banyak suka dan duka yang telah dilalui bersama. Namun hingga hari ini, Klon Bring tetap berdiri kokoh karena kuatnya ikatan kekeluargaan yang terjalin di antara seluruh anggota,” ungkapnya.
Selain perayaan ulang tahun, kegiatan tersebut juga menjadi ajang merayakan sukacita Natal sekaligus mempererat silaturahmi melalui tradisi Halalbihalal. Meski kedua momen tersebut telah berlalu secara kalender, semangat kasih, persaudaraan, dan saling memaafkan dinilai harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Etho Gilamo, masyarakat Alor dikenal memiliki tradisi toleransi yang kuat. Nilai tersebut terus dibawa dan dijaga oleh warga Alor yang merantau di Bali sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah tempat mereka tinggal.
“Kami memegang teguh prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Toleransi dan persaudaraan adalah warisan yang harus terus dirawat,” katanya.
Perkuat Kekompakan Keluarga Besar Klon Bring dan Seluruh Kmoitas Alor di Bali
Sementara salah sati tokoh Klon Bring Bali, H. Bastian Atalang menegaskan, Perayaan HUT ke-23 itu bertujuan memperkuat solidaritas keluarga besar Klon Bring Bali sekaligus menjaga keharmonisan antaranggota lintas generasi dan lintas agama.
Ia berharap, 26 perkumpulan warga Alor di Bali, dapat terkonsolidasikan kembali dalam dalam satu kebersamaan yang utuh.
“Harapan saya semangat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan terus terjaga sehingga organisasi dapat semakin maju, solid, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya,” ungkapnya
“Semoga momentum ini menjadi energi baru bagi keluarga besar Klon Bring Bali untuk terus tumbuh, memperkuat persaudaraan, serta menjaga nilai-nilai keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan kita bersama,” tambah H. Bastian Atalang.
Kegiatan dihadiri oleh keluarga besar Klon Bring Bali, para ketua perkumpulan Alor di Bali, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan. (*)









