BALITOPIK.COM, DENPASAR – Lomba Paduan Suara Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dan peserta. Digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (2/7/2026), perlombaan ini menjadi salah satu upaya nyata menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap lagu-lagu daerah Bali sekaligus melestarikan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.
Sejak perlombaan dimulai, suasana Gedung Ksirarnawa dipenuhi semangat para pendukung dari masing-masing kabupaten/kota. Sorak-sorai dan tepuk tangan bergema setiap kali peserta tampil membawakan lagu wajib maupun lagu pilihan. Banyak masyarakat yang juga memadati lokasi untuk menyaksikan perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.
Lomba Paduan Suara ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Bali. Berbeda dari lomba pada umumnya, peserta yang tampil merupakan siswa-siswi SMA/SMK dari seluruh kabupaten/kota di Bali sebagai representasi generasi muda.
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, kreativitas, dan pelestarian budaya Bali.
“Maksud dan tujuan pelaksanaan perlombaan ini adalah untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kreativitas generasi muda sejak dini dalam menerapkan pola hidup sehat, keterampilan hidup (life skills), serta pengembangan seni budaya yang sejalan dengan nilai-nilai Gerakan PKK,” ujar Putri Koster.
Selain lomba paduan suara, TP PKK Provinsi Bali juga menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Lomba Memasak Olahan Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya.
Dalam perlombaan paduan suara, setiap TP PKK kabupaten/kota mengirimkan satu tim beranggotakan 31 siswa dari satu SMA. Masing-masing tim diberi waktu maksimal 18 menit untuk membawakan dua lagu wajib, yakni Mars PKK dan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta satu lagu pilihan yang terdiri atas Bungan Sandat, Don Dapdape, atau Mayadenawa.
Menurut Putri Koster, pemilihan lagu-lagu tersebut memiliki tujuan khusus agar generasi muda semakin mengenal, mencintai, sekaligus bangga terhadap kekayaan seni musik daerah Bali.
“Lomba paduan suara dilaksanakan sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan lagu-lagu daerah Bali kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap warisan budaya daerahnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai ruang belajar dan mempererat persaudaraan antardaerah dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Berkompetisilah secara sehat, saling menghargai, dan tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga semangat kebersamaan,” pesannya.
Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli 2026.
Melalui perlombaan ini, TP PKK Provinsi Bali berharap generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan bernyanyi, tetapi juga menjadi generasi yang terus menjaga, mencintai, dan melestarikan identitas budaya Bali melalui karya seni yang diwariskan para leluhur. (*)









