• Latest
  • Trending
  • All
  • Pariwisata
  • Uncategorized
  • Nasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Bali
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Travel
  • Hukum
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Edukasi
Suasana Sidang Praperadilan Perkara nomor 1 yang melibatkan tersangka Made Dharma, di PN Denpasar, Jum'at (14/2/2025). -Balitopik.com

Menuju Final Kasus Dugaan Pemalsuan Silsilah Keluarga oleh Made Dharma Cs

2 tahun ago
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti. -BALITOPIK.COM

Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih

3 jam ago
Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung Tahun 2026

Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari

4 jam ago
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). -IST

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan

1 hari ago
ILUSTRASI

Zaman Yesus: Sigit ini seperti Yudas, ketika orang terdekat justru berkhianat

1 hari ago
Anggota Komisi III dan Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta. -IST

Edan, Bukannya Lindungi Presiden Malah Disadap, Polri Harus Direformasi

1 hari ago
ILUSTRASI

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Irjen Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

2 hari ago
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung lokasi proyek. -IST

Sidak Proyek di Badung Selatan, Adi Arnawa Target Pelebaran Simpang Rampung Desember

2 hari ago
Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana. -BALITOPIK.COM

Badung Kurang 340 Guru, Komisi IV Dorong Optimalkan Mahasiswa Magang

2 hari ago
  • Home
  • Bali
    • Peristiwa
    • Travel
  • Nasional
    • Politik
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Entertainment
  • World
No Result
View All Result
  • Login
Login Sign Up
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Menuju Final Kasus Dugaan Pemalsuan Silsilah Keluarga oleh Made Dharma Cs

Reporter balitopik.com
14 Februari 2025 - 2:50 pm
Suasana Sidang Praperadilan Perkara nomor 1 yang melibatkan tersangka Made Dharma, di PN Denpasar, Jum'at (14/2/2025). -Balitopik.com

Suasana Sidang Praperadilan Perkara nomor 1 yang melibatkan tersangka Made Dharma, di PN Denpasar, Jum'at (14/2/2025). -Balitopik.com

Balitopik.com – Kasus dugaan pemalsuan silsilah keluarga oleh Made Dharma dan 17 tersangka lainnya alias Cs hampir menemui titik akhir. Sebab, dalam sidang perkara praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat 14/2/2025 dengan agenda keterangan saksi ahli sepertinya membuat hakim kepala merasa cukup.

Hakim kepala memutuskan sidang akan dilanjutkan pada Senin 17 Februari 2025 mendatang dengan agenda pembacaan putusan perkara. Tiga saksi yang dihadirkan yaitu Ahli Hukum Adat Ketut Sudanta, Ahli Hukum Pidana Dr. Dewi Bunga, dan saksi korban, Kepala Lurah Jimbaran Wayan Kardiasa.

Dalam keterangannya para saksi ahli memberikan keterangan yang mengarah pada silsilah keluarga yang dibuat oleh Made Dharma Cs itu palsu.

Harmaini Idris Hasibuan, pengacara pelapor I Made Tarip Widarta, menjelaskan bahwa perkara ini berawal dari dugaan pemalsuan silsilah yang dilakukan oleh Made Dharma dan 17 orang lainnya.

“Perkara ini berawal dari pemalsuan silsilah, yang diduga dilakukan oleh Made Dharma dan 17 orang lainnya. Mereka memalsukan surat keterangan waris dari kepala lurah Jimbaran,” ujar Harmaini Idris Hasibuan.

Lebih lanjut, Harmaini Idris menerangkan bahwa ketiga saksi yang memberikan keterangan dalam persidangan tersebut semua membuktikan bahwa benar bahwa surat silsilah keterangan waris itu terbukti palsu.

Dia bilang kalau dari hukum adat apa buktinya bahwa surat itu palsu bahwa saksi Ahli mengatakan nyentana itu tidak mungkin terjadi, kalau ada saudara perempuan itu punya saudara laki-laki dan tidak mungkin terjadi kalau laki-laki punya istri tiga dan kejadiannya pun sudah dari 200 tahun yang lalu dan tidak ada bukti.

Selain itu kata dia, dari ahli hukum pidana menjelaskan teori tentang 263 KUHP itu terdiri dari ayat 1 ayat 2. Ayat 1 membuat surat palsu sedangkan ayat 2 memalsukan surat.

“Nah kalau membuat surat palsu itu dari awal tidak ada, terus dia ada-adain contohnya kayak surat keterangan itu, awalnya itu tidak ada, tidak ada itu apa buktinya?di kantor lurah tanggal itu nggak ada mengeluarkan surat itu kosong, tapi kalau sudah kosong berarti kan apalagi kan gitu ya,” ungkapnya

Ahli hukum pidana itu juga mengatakan bahwa surat-surat palsu itu kalau yang di poin pentingnya adalah tentang isi materinya tidak perlu untuk di forensik dan tidak perlu pembanding atau apapun kecuali pembanding nya itu keterangan yang berbeda dengan materi surat tersebut.

“Jadi kalau ini dia bilang benar surat ini tidak benar. Nah itu perlu membandingkan jadi 263 itu terdiri dari dua ayat itu tadi dijelaskan oleh ahli,” tutupnya. (*)

Tags: Harmaini Idris HasibuanMade DharmaPemalsuan silsilah keluargaPN Denpasar
SendShareShareSend

Media Social

Facebook Instagram TikTok YouTube Chat WhatsApp

TOPIK MEDIA GROUP

  • Blog
  • Box Redaksi
  • Elementor #10692
  • Home
  • kebijakan privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan ketentuan

Recent Posts

  • Krisis Air Bersih, DPRD Badung Ingin Air Laut Diolah Jadi Air Bersih
  • Setelah Dua Tahun Vakum, Badung Kembali Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari
  • SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita, Segala Cara Dihalalkan Demi Kekuasaan
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Bali
  • Opini
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Internasional

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist