Balitopik.com, BALI – Pertamina dan Indonesia Power akan menanam ulang ratusan pohon mangrove yang mati di kawasan Pelindo Benoa.
Sikap ini dihasilkan dalam rapat Pelindo Benoa dengan stakeholder terkait yaitu Pertamina, Indonesia Power, Dinas Lingkungan Hidup, LNG, Tahura KSOP Benoa dan perwakilan dari pegiat mangrove yaitu Mangrove Ranger, Sabtu (21/2/2026).
General Manager Pelabuhan Benoa, Anak Agung Gede Agung Mataram mengatakan disepakati pihak Pertamina dan Indonesia Power yang akan bertanggung jawab untuk menanam ulang ratusan mangrove yang mati tersebut.
Ha ini karena di jalur tersebut terdapat pipa-pipa BBM milik Pertamina dan Indonesia Power.
Agung Mataram menegaskan, telah dilakukan koordinasi antara stakeholder di Pelabuhan Benoa guna dilakukan upaya2 untuk menjaga kelestarian mangrove di benoa.
Setidaknya ada 2 poin kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat tersebut diantaranya;
“Upaya tersebut (penanaman ulang mangrove) akan dilaksanakan dan menjadi tanggung jawab pemilik aset pipa BBM.
Pelindo dan pihak-pihak terkait lainnya akan mendukung upaya yang akan dilaksanakan pemilik pipa guna keberlanjutan ekosistem mangrove di Benoa,” begitu bunyi kesepakatanya.
WADUH! Ratusan Pohon Mangrove Mati Mendadak di Benoa, Ditinjau Nyoman Parta, Diduga Pipa BBM Bocor
Dijelaskan, soal penyebab matinya ratusan mangrove tersebut sedang dilakukan kajian, yang jelas proses penanaman ulang atau rehabilitasi mangrove akan dilaksanakan segera terhitung dari rapat koordinasi yang dilakukan hari ini.
Untuk diketahui, ratusan mangrove tersebut menjadi viral usai disidak Anggota DPR RI Komisi III, I Nyoman Parta, kemarin.
Nyoman Parta kemudian meminta pihak-pihak terkait untuk bertanggung jawab atas ratusan mangrove yang mati tersebut. (*)

















